Pangeran Harry dan Meghan Markle Kecam Mark Zuckerberg, Sebut Meta Bikin Krisis Kesehatan Mental Global

Rabu, 22 Januari 2025 - 21:00 WIB
loading...
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle mengecam Mark Zuckerberg karena berkontribusi pada krisis kesehatan mental global. Foto/ page six
A A A
JAKARTA - Pangeran Harry dan Meghan Markle mengecam Mark Zuckerberg karena berkontribusi pada krisis kesehatan mental global setelah Meta menghapus pemeriksaan fakta dan pembatasan kebebasan berbicara.

Seminggu setelah Mark Zuckerberg mengumumkan Facebook akan kembali ke fokus awalnya pada kebebasan berbicara, Duke dan Duchess of Sussex merilis pernyataan di situs web Archewell Foundation mereka yang mengecam keputusan tersebut.

Baca Juga: Pangeran Harry Khawatir Acara Masak Meghan Markle Memperburuk Hubungan dengan Raja Charles III

“Tidak masalah apakah pandangan Anda kiri, kanan, atau di antara keduanya — berita terbaru dari Meta tentang perubahan kebijakan mereka secara langsung merusak kebebasan berbicara,” kata Harry dan Markle.

“Ini seharusnya sangat memprihatinkan kita semua,” tuturnya lagi.

Pangeran Harry dan Markle merinci bahwa inisiatif baru ini akan memungkinkan “lebih banyak pelecehan” dan menormalkan “ujaran kebencian” yang akan berfungsi untuk membungkam ucapan dan ekspresi, bukan mendorongnya. Dengan menunjukkan bahwa menyingkirkan pemeriksaan fakta "tidak diragukan lagi" merupakan respons terhadap "angin politik," merujuk pada kemenangan Donald J. Trump dalam pemilihan presiden 2024, Meta telah mengabaikan keselamatan publik demi keuntungan, kekacauan, dan kendali.

Mereka juga mengklaim bahwa Meta sekarang memprioritaskan mereka yang menggunakan platform untuk menyebarkan kebencian, kebohongan dan perpecahan dengan mengorbankan orang lain.

Para bangsawan — yang mengadvokasi akuntabilitas, menjaga integritas informasi, dan melindungi semua komunitas di era digital mengklaim bahwa Meta mengabaikan tanggung jawab apa pun untuk memastikan bahwa kekuasaan tidak disalahgunakan dan sebaliknya membiarkan ego atau keuntungan, kemungkinan keduanya untuk memandu keputusan yang memengaruhi miliaran pengguna.

"Kami sangat khawatir dengan rencana untuk mengabaikan komitmen terhadap keberagaman dan kesetaraan, ditambah dengan perubahan kebijakan internal yang melemahkan perlindungan bagi komunitas yang terpinggirkan," ujarnya.

“Keputusan ini menggemakan apa yang telah disampaikan oleh para ahli, whistleblower, dan keluarga dalam sidang tentang bahaya daring, khususnya terkait keselamatan anak-anak: desain platform, yang ditentukan oleh kebijakan internal, secara langsung menentukan pengalaman daring kita. Mengabaikan hal ini berarti secara sadar menempatkan semua orang dalam bahaya dan berkontribusi terhadap krisis kesehatan mental global,” kata dia lagi.

Menurut Harry dan aktris “Suits”, Meta yang mengubah kebijakannya mendorong lingkungan tempat pelecehan dan ujaran kebencian membungkam dan mengancam suara seluruh komunitas yang membentuk demokrasi yang sehat.Pasangan itu kemudian mendesak Meta untuk mempertimbangkan kembali dan memberlakukan kembali kebijakan untuk melindungi semua penggunaan dan menyerukan para pemimpin untuk menegakkan komitmen mereka terhadap integritas dan keselamatan publik di ruang daring, sambil memuji mereka yang menolak untuk tunduk pada perundungan.

“Kami merasa tidak ada pembenaran mengapa industri ini berperilaku seolah-olah mereka dibebaskan dari standar etika dan moral yang dipatuhi semua orang,” ujar Harry dan Markle.

Pada 7 Januari, Zuckerberg merilis video yang mengklaim bahwa Facebook telah melakukan terlalu banyak penyensoran dan sebagai hasilnya akan menghapus pemeriksaan fakta dan pembatasan kebebasan berbicara.

CEO Meta mengatakan mereka secara khusus akan menyingkirkan "pembatasan pada topik-topik seperti imigrasi dan gender yang tidak sesuai dengan wacana arus utama.

Baca Juga: 6 Fakta Mengejutkan Pangeran Harry dan Meghan Meghan, Viral Dicap Buruk Mantan Staf

"Apa yang dimulai sebagai gerakan untuk menjadi lebih inklusif semakin banyak digunakan untuk menutup opini dan menyingkirkan orang-orang dengan ide yang berbeda. Ini sudah keterlaluan," ucapnya.

Sejak pengumumannya, Zuckerberg telah dikritik atas keputusannya dengan pejabat Meta mengatakan dia menyerah pada tekanan politik sebelum Trump menjabat pada 20 Januari. Pengusaha 40 tahun itu terlihat makan malam dengan presiden terpilih di Mar-a-Lago pada November 2023.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Rekomendasi
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
2 Kuda Hitam Curi Panggung,...
2 Kuda Hitam Curi Panggung, Piala Dunia 2026 Hadirkan Era Baru?
Nasaruddin Umar Usul...
Nasaruddin Umar Usul 18.000 Guru Agama Honorer Diprioritaskan Diangkat ASN
Berita Terkini
Wardatina Mawa Akan...
Wardatina Mawa Akan Pakai Baju Putih saat Sidang Putusan Cerai, Simbol Akhir Pernikahan dengan Insanul Fahmi
Telepon dari Customer...
Telepon dari Customer Bikin Syok! Siapa Sosok yang Sebenarnya Dibonceng Ojol Ini?
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Mengenal Penyakit Lyme,...
Mengenal Penyakit Lyme, Infeksi yang Diidap Bella Hadid hingga Sebabkan Gejala Kronis
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan...
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan Jadi Artis K-Pop dengan Wajah Tercantik, Aksi Donasinya Ikut Disorot
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Infografis
Manfaat Musik untuk...
Manfaat Musik untuk Kesehatan Mental dan Psikologi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved