Kesadaran Olahraga Meningkat, Masyarakat Harus Paham Penanganan Cedera

Sabtu, 25 Januari 2025 - 19:39 WIB
loading...
Kesadaran Olahraga Meningkat,...
Pemahaman penanganan cedera olahraga menjadi sangat penting di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat berolahraga. Foto/ Masdarul Kh
A A A
BEKASI-Pemahaman tentang penanganan cedera olahraga menjadi sangat penting di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat berolahraga. Penyebab cedera bisa bervariasi seperti teknik yang salah, kelelahan otot, atau kurangnya pemanasan.

Langkah-langkah yang diambil setelah cedera dapat sangat mempengaruhi proses pemulihan sehingga mereka dapat kembali beraktivitas dengan aman dan optimal.

Terkait hal ini, NK Health sebagai klinik yang berfokus pada pelayanan kesehatan utama seperti fisioterapi, umum dan gigi menekankan pentingnya peran pendekatan fisioterapi dalam proses rehabilitas seseorang agar terhindar dari gangguan nyeri tubuh atau cedera pada fungsi gerak tubuh, melalui serangkaian penilaian diagnosis, dan tindakan pencegahan.

Direktur NK Health , drg. AS Dwiyogo mengatakan, fisioterapi tidak sekedar alat, dan bukan tukang urut, melainkan tentang pemeriksaan mendetail fungsi dan gerak tubuh. Serta membantu pasien yang telah mengalami kompensasi fungsi gerak, menghilangkan rasa sakit menahun dan pemberian program Latihan sebagai obat untuk menguatkan fungsi geraknya.

Kesit Ivanali sebagai Kepala Fisioterapi NK Health Clinic mengungkapkan, peran fisioterapi saat ini menjadi semakin penting dalam kehidupan masyarakat modern.

"Tidak hanya terbatas pada proses rehabilitasi setelah penyakit atau cedera, fisioterapi kini berkontribusi besar dalam meningkatkan kualitas hidup, menjaga kesehatan, dan mencegah berbagai masalah yang dapat mengganggu aktivitas di masa depan. Dengan pendekatan holistik dan ilmu yang terus berkembang, fisioterapi hadir sebagai solusi nyata untuk mendukung kesehatan masyarakat secara menyeluruh," jelasnya

Untuk memastikan setiap masyarakat memiliki kemudahan dalam berkonsultasi dengan fisioterapis setelah mengalami cedera olahraga ringan hingga serius, NK Health membuka fasilitas terbarunya di Pekayon, Bekasi yang terletak di Jalan Raya Pekayon, RT.003/RW.004, Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan.

NK Health Klinik Pekayon merupakan fasilitas ke-7 selain di Kebon Jeruk, Duritol, Kelapa Gading, Cikarang, Gading Serpong serta Pantai Indah Kapuk (PIK).

Hadirnya NK Health Pekayon, membuat masyarakat sekitar tidak perlu khawatir mengenai kendala kesehatan yang dialami. Dengan layanan utama fisioterapi, banyak treatment fisioterapi yang bisa membantu untuk mengurangi dan menyembuhkan keluhan mulai dari saraf kejepit, sakit bokong, stroke, cedera olahraga pasca operasi dan lain-lain.

Dengan memiliki Head Fisioterapi International Doctor (Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons) – (Head Physiotherapist) di NK Health, semua fisioterapis dibekali dengan kemampuan untuk melakukan pemeriksaan yang komprehensif dan menyeluruh sebelum memberikan penilaian yang tepat sesuai dengan kondisi pasien.

“Kami juga terus mengembangkan keterampilan fisioterapi melalui program pelatihan yang berkualitas baik di dalam maupun luar negeri”, ungkapnya.

Fisioterapi merupakan sebuah Teknik yang digunakan fisioterapi adalah penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis) pelatihan fungsi, komunikasi. Disisi lain, fisioterapi memiliki peran penting untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Menu Sarapan Terbaik...
Ini Menu Sarapan Terbaik sebelum Olahraga, Pisang dan Ubi Cilembu Juaranya
Ini Olahraga Terbaik...
Ini Olahraga Terbaik untuk Meningkatkan Hormon Testosteron Pria
Pound Fit X MusicZone...
Pound Fit X MusicZone Sukses Digelar, Ratusan Ibu-Ibu Kompak Olahraga Sambil Menabuh Ripstix
Cedera Berat pada Lansia,...
Cedera Berat pada Lansia, Penanganan Tepat dan Cepat Kunci Keberhasilan Pengobatan
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Benarkah Olahraga Malam...
Benarkah Olahraga Malam Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Rekomendasi
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Berita Terkini
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
Sudah Diet Tapi Berat...
Sudah Diet Tapi Berat Badan Kembali Naik? Ini Penjelasan Dokter
Infografis
Kaleidoskop 2025: 5...
Kaleidoskop 2025: 5 Peristiwa Olahraga Bersejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved