Muncul Video Percobaan Pembunuhan Raja Charles, Mirip Peristiwa Donald Trump
Senin, 27 Januari 2025 - 10:20 WIB
loading...
Sama seperti Donald Trump, Raja Charles juga pernah merasakan percobaan pembunuhan pada tiga dekade lalu. Foto/ AFP
A
A
A
JAKARTA - Suara tembakan terdengar di pidato Donald Trump di Pennsylvania pada 13 Juli tahun lalu. Banyak orang di kerumunan mengira itu adalah suara mobil yang meledak. Namun. agen Dinas Rahasia bergerap cepat melindungi Trump di panggung. Masyarakat pun tercengang menyadari bahwa mereka baru saja menyaksikan percobaan pembunuhan Tump secara langsung di televisi.
Namun dari semua orang yang menonton, seperti dikutip Daily Mail, mungkin Raja Charles yang paling tahu apa yang dirasakannya saat itu – karena tiga dekade sebelumnya, sang bangsawan juga selamat dari percobaan pembunuhan.
Baca Juga: Sarah Ferguson Samakan Diagnosis Kanker dengan Bom yang Meledak dalam Hidup: Itu Sulit
Sama seperti Trump, Charles memberikan pidato, tetapi dia berada di Tumbalong Park di Sydney, 31 tahun yang lalu untuk merayakan Hari Australia. Raja, yang saat itu masih seorang Pangeran, ditembak dengan peluru hampa, meskipun tidak seorang pun tahu saat itu dan itu dilakukan mahasiswa 23 tahun bernama David Kang.
![Muncul Video Percobaan Pembunuhan Raja Charles, Mirip Peristiwa Donald Trump]()
Charles, yang saat itu berusia 45 tahun, mendapat pujian atas responsnya saat dia difilmkan dengan tenang membetulkan kancing mansetnya saat pengawalnya bergulat dengan Kang hingga terjatuh ke tanah.
Kang kemudian mengatakan bahwa dia melakukan aksi tersebut untuk menyoroti penderitaan para pencari suaka Kamboja yang ditahan di kamp-kamp penahanan di Australia.
Ia ditangkap sebelum dinyatakan bersalah karena mengancam akan melakukan kekerasan yang melanggar hukum dan dijatuhi hukuman 500 jam pelayanan masyarakat.
Rekaman insiden tersebut menunjukkan Charles bereaksi terhadap tembakan tersebut sebelum Kang - yang mengenakan kaus putih dan celana jins - menyerbu ke atas panggung sementara anak-anak sekolah dan hadirin lainnya yang ketakutan menyaksikannya.
Namun dari semua orang yang menonton, seperti dikutip Daily Mail, mungkin Raja Charles yang paling tahu apa yang dirasakannya saat itu – karena tiga dekade sebelumnya, sang bangsawan juga selamat dari percobaan pembunuhan.
Baca Juga: Sarah Ferguson Samakan Diagnosis Kanker dengan Bom yang Meledak dalam Hidup: Itu Sulit
Sama seperti Trump, Charles memberikan pidato, tetapi dia berada di Tumbalong Park di Sydney, 31 tahun yang lalu untuk merayakan Hari Australia. Raja, yang saat itu masih seorang Pangeran, ditembak dengan peluru hampa, meskipun tidak seorang pun tahu saat itu dan itu dilakukan mahasiswa 23 tahun bernama David Kang.

Charles, yang saat itu berusia 45 tahun, mendapat pujian atas responsnya saat dia difilmkan dengan tenang membetulkan kancing mansetnya saat pengawalnya bergulat dengan Kang hingga terjatuh ke tanah.
Kang kemudian mengatakan bahwa dia melakukan aksi tersebut untuk menyoroti penderitaan para pencari suaka Kamboja yang ditahan di kamp-kamp penahanan di Australia.
Ia ditangkap sebelum dinyatakan bersalah karena mengancam akan melakukan kekerasan yang melanggar hukum dan dijatuhi hukuman 500 jam pelayanan masyarakat.
Rekaman insiden tersebut menunjukkan Charles bereaksi terhadap tembakan tersebut sebelum Kang - yang mengenakan kaus putih dan celana jins - menyerbu ke atas panggung sementara anak-anak sekolah dan hadirin lainnya yang ketakutan menyaksikannya.
Lihat Juga :