Bisakah Belalang dan Jangkrik Mengganti Daging Sapi sebagai Makanan Bergizi?

Selasa, 28 Januari 2025 - 12:00 WIB
loading...
A A A
Peter Alexander, seorang peneliti senior dalam ketahanan pangan global di University of Edinburgh di Inggris, memperkirakan mengurangi emisi karbon dari makan belalang dengan mengganti daging sapi sebagai sumber utama protein.

"Apa yang kita pilih untuk makan benar-benar penting untuk emisi yang terkait dengan diet kita," ucapnya.

Mengganti setengah dari daging yang dimakan di seluruh dunia dengan ulat dan jangkrik bisa mengurangi penggunaan lahan pertanian sebesar sepertiga, membebaskan 1.680 juta hektare, setara dengan sekira 70 kali wilayah Inggris dan mengurangi emisi global. Hal ini menurut sebuah studi oleh Alexander dan peneliti lain di University of Edinburgh.

Serangga juga memiliki tinggi Tingkat konversi makanan. Jangkrik misalnya, membutuhkan pakan enam kali lebih sedikit daripada ternak, empat kali lebih sedikit dari domba dan dua kali lebih sedikit daripada babi dan ayam untuk menghasilkan jumlah protein yang sama.

Menumbuhkan serangga menghasilkan secara signifikan lebih sedikit gas rumah kaca daripada produksi ternak – terutama ketika Anda mempertimbangkan pengangkutan ternak dan pakan yang menyumbang 18% dari emisi tersebut.

Sementara, jangkrik menghasilkan hingga 80% lebih sedikit metana daripada sapi dan 8-12 kali lebih sedikit amonia daripada babi. Studi oleh para peneliti di University of Wageningen di Belanda. Metana adalah gas yang sangat kuat dengan dampak pemanasan global. 84 kali lebih tinggi dari CO2 selama periode 20 tahun dan polusi amonia telah dikaitkan dengan pengamanan tanah, polusi air tanah dan kerusakan ekosistem.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Bulan MBG 9 Ribu Anak...
9 Bulan MBG 9 Ribu Anak Keracunan, Forum RCCE Desak BGN Segera Lakukan Perbaikan!
IDAI Kirim Surat Terbuka...
IDAI Kirim Surat Terbuka ke BGN Buntut Keracunan Massal MBG, Begini Isinya
6.000 Kasus Keracunan...
6.000 Kasus Keracunan Makanan Akibat MBG, Begini Cara Deteksi Dini Menurut Dokter Anak
Chef Arnold Kritik Program...
Chef Arnold Kritik Program MBG, Soroti Eksekusi yang Lemah
YIPB, OVO, dan Grab...
YIPB, OVO, dan Grab Luncurkan Uji Coba MBG di Sekolah Khusus Tangerang Raya
Program Makan Bergizi...
Program Makan Bergizi untuk SKH di Tangerang, Kolaborasi YIPB, Grab, dan OVO
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Rekomendasi
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
Berita Terkini
Dirjen Imigrasi Ungkap...
Dirjen Imigrasi Ungkap Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia
5 Artis Indonesia yang...
5 Artis Indonesia yang Bermasalah Soal Hak Asuh Anak usai Bercerai
ARMY Syok! Harga Hotel...
ARMY Syok! Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS
Perjuangan Ayu Ting...
Perjuangan Ayu Ting Ting Demi War Tiket BTS, Sampai Buka Dua HP Bareng Vicky Shu
Sandy Tumiwa Ungkap...
Sandy Tumiwa Ungkap Alasan Unggah Foto Tessa kaunang Berhijab, Kangen!
Anwar BAB Serahkan Seluruh...
Anwar BAB Serahkan Seluruh Uang Saku ke Polisi Usai Diperiksa dalam Kasus Hanania Group
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved