5 Hidangan Imlek yang Bisa Bawa Keberuntungan selama 2025
Selasa, 28 Januari 2025 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Ayam ini biasanya direbus atau dipanggang untuk hidangan reuni dengan bahan-bahan sederhana seperti jahe atau kedelai. Secara tradisional, ayam utuh pertama-tama dipersembahkan kepada leluhur dan dewa untuk mendapatkan berkat dan perlindungan.
Dalam pikiran orang Tionghoa, ini berarti semakin tinggi Anda, semakin makmur bisnis Anda, yang merupakan peningkatan umum dalam kehidupan. Bahan utama niangao adalah beras ketan, gula, kastanye, kurma Tiongkok, dan daun teratai.
Baca Juga: 5 Tradisi Unik Imlek di China, Salah Satunya Tidak Membalik Ikan saat Dimakan
Lumpia adalah hidangan dim sum Kanton berupa gulungan berbentuk panjang yang diisi dengan sayuran, daging, atau sesuatu yang manis. Isinya dibungkus dengan adonan tipis, lalu digoreng, saat lumpia diberi warna kuning keemasan.
Lumpia dianggap sebagai simbol yang bisa membawa kekayaan hingga disebut ‘Satu ton emas'. Ini karena lumpia goreng terlihat seperti emas batangan dan jadi sebuah harapan untuk kemakmuran.
4. Kue Beras Ketan (Penghasilan atau Jabatan yang Lebih Tinggi)
Kue beras ketan adalah makanan keberuntungan yang dimakan pada Malam Tahun Baru Imlek. Dalam bahasa Mandarin, kue beras ketan memiliki arti ‘semakin tinggi dari tahun ke tahun’.Dalam pikiran orang Tionghoa, ini berarti semakin tinggi Anda, semakin makmur bisnis Anda, yang merupakan peningkatan umum dalam kehidupan. Bahan utama niangao adalah beras ketan, gula, kastanye, kurma Tiongkok, dan daun teratai.
5. Lumpia (Kekayaan)
lumpia secara tradisional dimakan selama Festival Musim Semi. Lumpia adalah hidangan Tahun Baru Imlek yang sangat populer di Tiongkok Timur: Jiangxi, Jiangsu, Shanghai, Fujian, Guangzhou, Shenzhen, hingga Hong Kong.Baca Juga: 5 Tradisi Unik Imlek di China, Salah Satunya Tidak Membalik Ikan saat Dimakan
Lumpia adalah hidangan dim sum Kanton berupa gulungan berbentuk panjang yang diisi dengan sayuran, daging, atau sesuatu yang manis. Isinya dibungkus dengan adonan tipis, lalu digoreng, saat lumpia diberi warna kuning keemasan.
Lumpia dianggap sebagai simbol yang bisa membawa kekayaan hingga disebut ‘Satu ton emas'. Ini karena lumpia goreng terlihat seperti emas batangan dan jadi sebuah harapan untuk kemakmuran.
(tdy)
Lihat Juga :