Rencana Berani Kate Middleton Picu Kekacauan di dalam Istana
Minggu, 02 Februari 2025 - 14:00 WIB
loading...
Kate Middleton, yang kini menjadi salah satu tokoh paling populer di Keluarga Kerajaan, dikabarkan menimbulkan kekacauan di dalam lingkungan istana. Foto/Getty Images
A
A
A
INGGRIS - Kate Middleton , yang kini menjadi salah satu tokoh paling populer di Keluarga Kerajaan, dikabarkan menimbulkan kekacauan di dalam lingkungan istana. Kate diam-diam mempersiapkan diri untuk memainkan peran lebih besar bersama Pangeran William.
Dilansir dari The News, Minggu (2/2/2025), terutama karena Raja Charles III tengah menjalani pengobatan kanker sambil tetap menjalankan tugas publiknya.
Setelah sembilan bulan menghadapi kanker dan perlahan kembali ke perannya sebagai bangsawan senior, Kate tampaknya semakin siap untuk mengambil alih tugas kerajaan yang lebih besar.
Saat Charles mulai mendelegasikan lebih banyak tugas kepada William dan Kate, sang Putri mulai mendorong perubahan besar dalam tradisi kerajaan yang sudah berlangsung selama ribuan tahun.
![Rencana Berani Kate Middleton Picu Kekacauan di dalam Istana]()
Foto/Getty Images
Baca Juga: Pangeran William Diduga Suka Nonton Film Porno, Kate Middleton Merasa Malu
Putri Wales dilaporkan mengusulkan untuk mengurangi kemewahan di lingkungan kerajaan, termasuk menunda proyek renovasi besar yang direncanakan untuk beberapa tahun ke depan. Keputusan ini muncul di tengah kritik publik terhadap pengeluaran kerajaan, terutama dalam situasi ekonomi yang sulit.
Graham Smith, CEO kelompok lobi anti-monarki Republic, mengkritik keras pengeluaran kerajaan yang dinilainya tidak berperasaan. “Semua uang itu berasal dari pemerintah, di saat pemerintah tidak mampu mendanai sekolah, rumah sakit, dan polisi dengan baik. Itu memalukan,” kata Smith dalam wawancaranya dengan Town & Country.
Sumber dari dalam istana mengungkapkan bahwa sebagian besar dana pemerintah direncanakan untuk merenovasi Istana Buckingham. Namun, ibu tiga anak itu disebut telah mengambil langkah serius untuk mendorong keluarganya agar lebih rendah hati dan menahan pengeluaran yang tidak perlu.
Ibu tiga anak itu dikabarkan menginginkan Keluarga Kerajaan untuk lebih sederhana dan terbuka kepada publik. “Dia ingin keluarga itu mengencangkan ikat pinggang dan menunjukkan sikap yang lebih rendah hati,” ungkap seorang sumber istana.
Baca Juga: Kate Middleton Diminta Tidak Ikut Campur Masalah Pangeran William dan Harry
Kakak ipar Pangeran Harry ini juga ingin bangsawan kerajaan menjadi lebih mudah didekati dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Langkah Kate ini mencerminkan perubahan besar dalam pendekatan kerajaan, yang selama ini dikenal menjaga jarak dengan publik. Salah satu contohnya adalah ketika Kate merilis video intim keluarganya pada September tahun lalu, yang memberikan kabar terbaru tentang kesehatannya.
Video itu memicu perdebatan di media sosial. Di mana beberapa memuji keintiman tersebut, sementara yang lain menganggapnya sebagai pelanggaran privasi tradisional Keluarga Kerajaan.
Meski ada pihak yang kurang senang dengan ide keterbukaan tersebut, Charles disebut mendukung langkah-langkah Kate. Sebagai raja yang juga telah melakukan perubahan signifikan di dalam Istana, raja 76 tahun itu tampaknya memberikan lampu hijau untuk rencana Kate yang bertujuan memperbarui reputasi kerajaan.
Baca Juga: Kate Middleton Pakai Aksesori Rp80 Juta yang Identik dengan Nazi
Dilansir dari The News, Minggu (2/2/2025), terutama karena Raja Charles III tengah menjalani pengobatan kanker sambil tetap menjalankan tugas publiknya.
Setelah sembilan bulan menghadapi kanker dan perlahan kembali ke perannya sebagai bangsawan senior, Kate tampaknya semakin siap untuk mengambil alih tugas kerajaan yang lebih besar.
Saat Charles mulai mendelegasikan lebih banyak tugas kepada William dan Kate, sang Putri mulai mendorong perubahan besar dalam tradisi kerajaan yang sudah berlangsung selama ribuan tahun.

Foto/Getty Images
Baca Juga: Pangeran William Diduga Suka Nonton Film Porno, Kate Middleton Merasa Malu
Putri Wales dilaporkan mengusulkan untuk mengurangi kemewahan di lingkungan kerajaan, termasuk menunda proyek renovasi besar yang direncanakan untuk beberapa tahun ke depan. Keputusan ini muncul di tengah kritik publik terhadap pengeluaran kerajaan, terutama dalam situasi ekonomi yang sulit.
Graham Smith, CEO kelompok lobi anti-monarki Republic, mengkritik keras pengeluaran kerajaan yang dinilainya tidak berperasaan. “Semua uang itu berasal dari pemerintah, di saat pemerintah tidak mampu mendanai sekolah, rumah sakit, dan polisi dengan baik. Itu memalukan,” kata Smith dalam wawancaranya dengan Town & Country.
Sumber dari dalam istana mengungkapkan bahwa sebagian besar dana pemerintah direncanakan untuk merenovasi Istana Buckingham. Namun, ibu tiga anak itu disebut telah mengambil langkah serius untuk mendorong keluarganya agar lebih rendah hati dan menahan pengeluaran yang tidak perlu.
Ibu tiga anak itu dikabarkan menginginkan Keluarga Kerajaan untuk lebih sederhana dan terbuka kepada publik. “Dia ingin keluarga itu mengencangkan ikat pinggang dan menunjukkan sikap yang lebih rendah hati,” ungkap seorang sumber istana.
Baca Juga: Kate Middleton Diminta Tidak Ikut Campur Masalah Pangeran William dan Harry
Kakak ipar Pangeran Harry ini juga ingin bangsawan kerajaan menjadi lebih mudah didekati dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Langkah Kate ini mencerminkan perubahan besar dalam pendekatan kerajaan, yang selama ini dikenal menjaga jarak dengan publik. Salah satu contohnya adalah ketika Kate merilis video intim keluarganya pada September tahun lalu, yang memberikan kabar terbaru tentang kesehatannya.
Video itu memicu perdebatan di media sosial. Di mana beberapa memuji keintiman tersebut, sementara yang lain menganggapnya sebagai pelanggaran privasi tradisional Keluarga Kerajaan.
Meski ada pihak yang kurang senang dengan ide keterbukaan tersebut, Charles disebut mendukung langkah-langkah Kate. Sebagai raja yang juga telah melakukan perubahan signifikan di dalam Istana, raja 76 tahun itu tampaknya memberikan lampu hijau untuk rencana Kate yang bertujuan memperbarui reputasi kerajaan.
Baca Juga: Kate Middleton Pakai Aksesori Rp80 Juta yang Identik dengan Nazi
(dra)
Lihat Juga :