Yura Yunita Bawa Keajaiban ke Konser Bingah, Ribuan Penggemar Tersihir
Selasa, 04 Februari 2025 - 11:40 WIB
loading...
Yura Yunita sukses menggelar konser megah bertajuk Bingah di Istora Senayan. Konser yang berlangsung Minggu, 2 Februari 2025, ini berhasil menarik perhatian. Foto/Nabila Annafi
A
A
A
JAKARTA - Yura Yunita sukses menggelar konser megah bertajuk Bingah di Istora Senayan, Jakarta Pusat. Konser yang berlangsung pada Minggu, 2 Februari 2025, ini berhasil menarik perhatian 6.500 penggemarnya dan tiketnya ludes terjual.
Mengambil tema Bingah, yang berarti gembira dalam bahasa Sunda, konser ini dipenuhi kejutan spektakuler. Salah satu momen paling mencuri perhatian adalah ketika Yura tampil dengan kebaya hijau dan melayang ke arah panggung menggunakan tali layaknya flying fox.
Ia membuka konser dengan lagu Tenang, yang ia bawakan dengan penuh penghayatan, diiringi para penari latar. "Bingah ini artinya senang, bahagia, bahagia banget. Tapi bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan karena turut berbahagia dari orang-orang di sekitar kita," kata Yura di hadapan penggemarnya.
Setelah membawakan Tenang, Yura melanjutkan konsernya dengan menyuguhkan 27 lagu lainnya dari tiga albumnya, seperti Harus Bahagia, Berawal dari Tatap, Bandung, Tutur Batin, Dunia Tipu-tipu, dan masih banyak lagi. Ribuan suara penonton turut menyanyikan lagu-lagunya, menciptakan atmosfer konser yang luar biasa meriah.
![Yura Yunita Bawa Keajaiban ke Konser Bingah, Ribuan Penggemar Tersihir]()
Foto/Nabila Annafi
Baca Juga: Konser Bingah Yura Yunita Mengangatkan Hati Ribuan Penonton
Panggung Bingah didesain megah dengan visual yang mengagumkan. Saat Yura berganti kostum, layar panggung menampilkan narasi visual yang menyoroti budaya dan tradisi Indonesia. Ia juga tampil menari dalam kebaya, diiringi dua penari latar pria. Narasi Silih Asah Silih Asih Silih Asuh dalam visual tersebut dibacakan oleh legenda musik Indonesia, Iwan Fals, memberikan kejutan emosional bagi para penonton.
Salah satu momen spesial dalam konser ini adalah saat Yura membawakan lagu pertamanya, Berawal dari Tatap, sambil memainkan piano. Lagu ini diciptakannya saat merasakan jatuh cinta pertama kali. Kejutan lain terjadi ketika Yura berdoa agar pria tampan datang menunggang kuda dan tak lama kemudian, suaminya, Donne Maula, hadir di panggung untuk berduet membawakan Bercinta Lewat Kata.
Lagu ini semakin spesial karena mereka menyanyikannya sambil berbagi satu piano. Suasana semakin semarak ketika Yura menyanyikan Bandung dengan iringan suara gendang khas Sunda. Layar panggung menampilkan pesona Bandung, termasuk rumah kayu, Gedung Sate, dan pegunungan.
Yura pun menampilkan tarian khas Sunda, ditemani penari latar, Cepot raksasa, dan dua kuda renggong yang naik ke atas panggung. Momen ini sukses menghidupkan euforia Yura United, sebutan bagi para penggemarnya.
Baca Juga: Harga Tiket Konser Bingah Yura Yunita, Paling Murah Rp375 Ribu
Tak hanya membawakan lagu-lagu hits, Yura juga memperkenalkan lagu terbarunya, Tanda. Lagu ini memiliki lirik yang menyentuh, seperti 'Kasihmu beri ku tanda itu, jika memang benar untukku, maka dekatkanlah denganku'.
"Aku akan bawakan lagu baru, yang belum tahu kapan rilisnya. Tapi lagu ini spesial aku nyanyiin untuk teman-teman di perayaan Bingah kali ini," jelasnya.
Kejutan lainnya terjadi ketika Yura membawakan Tutur Batin bersama enam penyanyi wanita berbakat yakni Salma Salsabil, Fanny Soegi, Miselia, Feby Putri, Gita, dan Fathia Izzati. Lagu ini dinyanyikan secara bergilir dengan aransemen berbeda, dan saat bagian reff, mereka menyanyikannya bersama, menciptakan harmoni yang begitu menyentuh. Tangisan haru pecah di tengah penonton.
Konser Bingah juga menghadirkan momen inspiratif saat Yura menyanyikan Merakit bersama penyanyi disabilitas. Suara emas mereka membuat penonton terharu dan memberikan tepuk tangan meriah.
Baca Juga: Yura Yunita Gelar Konser Tunggal Bingah Februari 2025, Catat Lokasinya
Dari segi penampilan, setiap detail konser ini terasa seperti keajaiban, mulai dari aransemen musik, visual, hingga outfit yang dikenakan Yura. Konser ditutup dengan penuh kehangatan dan kebahagiaan, meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar yang hadir di perayaan Bingah.
Yura Yunita kembali membuktikan bahwa setiap panggungnya bukan sekadar pertunjukan, melainkan sebuah pengalaman emosional yang tak terlupakan.
MG/Nabila Annafi
Mengambil tema Bingah, yang berarti gembira dalam bahasa Sunda, konser ini dipenuhi kejutan spektakuler. Salah satu momen paling mencuri perhatian adalah ketika Yura tampil dengan kebaya hijau dan melayang ke arah panggung menggunakan tali layaknya flying fox.
Ia membuka konser dengan lagu Tenang, yang ia bawakan dengan penuh penghayatan, diiringi para penari latar. "Bingah ini artinya senang, bahagia, bahagia banget. Tapi bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan karena turut berbahagia dari orang-orang di sekitar kita," kata Yura di hadapan penggemarnya.
Setelah membawakan Tenang, Yura melanjutkan konsernya dengan menyuguhkan 27 lagu lainnya dari tiga albumnya, seperti Harus Bahagia, Berawal dari Tatap, Bandung, Tutur Batin, Dunia Tipu-tipu, dan masih banyak lagi. Ribuan suara penonton turut menyanyikan lagu-lagunya, menciptakan atmosfer konser yang luar biasa meriah.

Foto/Nabila Annafi
Baca Juga: Konser Bingah Yura Yunita Mengangatkan Hati Ribuan Penonton
Panggung Bingah didesain megah dengan visual yang mengagumkan. Saat Yura berganti kostum, layar panggung menampilkan narasi visual yang menyoroti budaya dan tradisi Indonesia. Ia juga tampil menari dalam kebaya, diiringi dua penari latar pria. Narasi Silih Asah Silih Asih Silih Asuh dalam visual tersebut dibacakan oleh legenda musik Indonesia, Iwan Fals, memberikan kejutan emosional bagi para penonton.
Salah satu momen spesial dalam konser ini adalah saat Yura membawakan lagu pertamanya, Berawal dari Tatap, sambil memainkan piano. Lagu ini diciptakannya saat merasakan jatuh cinta pertama kali. Kejutan lain terjadi ketika Yura berdoa agar pria tampan datang menunggang kuda dan tak lama kemudian, suaminya, Donne Maula, hadir di panggung untuk berduet membawakan Bercinta Lewat Kata.
Lagu ini semakin spesial karena mereka menyanyikannya sambil berbagi satu piano. Suasana semakin semarak ketika Yura menyanyikan Bandung dengan iringan suara gendang khas Sunda. Layar panggung menampilkan pesona Bandung, termasuk rumah kayu, Gedung Sate, dan pegunungan.
Yura pun menampilkan tarian khas Sunda, ditemani penari latar, Cepot raksasa, dan dua kuda renggong yang naik ke atas panggung. Momen ini sukses menghidupkan euforia Yura United, sebutan bagi para penggemarnya.
Baca Juga: Harga Tiket Konser Bingah Yura Yunita, Paling Murah Rp375 Ribu
Tak hanya membawakan lagu-lagu hits, Yura juga memperkenalkan lagu terbarunya, Tanda. Lagu ini memiliki lirik yang menyentuh, seperti 'Kasihmu beri ku tanda itu, jika memang benar untukku, maka dekatkanlah denganku'.
"Aku akan bawakan lagu baru, yang belum tahu kapan rilisnya. Tapi lagu ini spesial aku nyanyiin untuk teman-teman di perayaan Bingah kali ini," jelasnya.
Kejutan lainnya terjadi ketika Yura membawakan Tutur Batin bersama enam penyanyi wanita berbakat yakni Salma Salsabil, Fanny Soegi, Miselia, Feby Putri, Gita, dan Fathia Izzati. Lagu ini dinyanyikan secara bergilir dengan aransemen berbeda, dan saat bagian reff, mereka menyanyikannya bersama, menciptakan harmoni yang begitu menyentuh. Tangisan haru pecah di tengah penonton.
Konser Bingah juga menghadirkan momen inspiratif saat Yura menyanyikan Merakit bersama penyanyi disabilitas. Suara emas mereka membuat penonton terharu dan memberikan tepuk tangan meriah.
Baca Juga: Yura Yunita Gelar Konser Tunggal Bingah Februari 2025, Catat Lokasinya
Dari segi penampilan, setiap detail konser ini terasa seperti keajaiban, mulai dari aransemen musik, visual, hingga outfit yang dikenakan Yura. Konser ditutup dengan penuh kehangatan dan kebahagiaan, meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar yang hadir di perayaan Bingah.
Yura Yunita kembali membuktikan bahwa setiap panggungnya bukan sekadar pertunjukan, melainkan sebuah pengalaman emosional yang tak terlupakan.
MG/Nabila Annafi
(dra)
Lihat Juga :