Sosialisasi Nutrisi Seimbang, Anak Sekolah Diajarkan Pentingnya Protein Hewani
Selasa, 04 Februari 2025 - 17:00 WIB
loading...
So Nice menggelar program Zona Main So Nice-Jagoannya Jajanan Protein di 380 Sekolah di Jawa dan Bali. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - So Nice, salah satu brand dari Japfa Food, entitas bisnis hilir dari JAPFA, perusahaan agri-food penyedia protein hewani berkualitas dan terjangkau, menggelar program Zona Main So Nice-Jagoannya Jajanan Protein di 380 Sekolah di Jawa dan Bali. Program ini diselenggarakan sebagai wujud komitmen Japfa Fooduntuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengonsumsi protein hewani bagi anak-anak melalui jajanan berprotein hewani. Program ini akan digelar di semester 1 tahun 2025.
Saat ini Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang signifikan yakni rendahnya asupan protein hewani di kalangan anak-anak. Berdasarkan data, lebih dari 80% anak dan remaja Indonesia mengalami defisit protein hewani. Oleh karena itu, diperlukan inisiasi gerakan edukasi sejak dini yang melibatkan anak, orang tua dan guru di sekolah. Mengingat pentingnya konsumsi protein hewani untuk tumbuh kembang dan mendukung aktivitas sehari-hari mereka, kegiatan edukasi ini perlu dilakukan secara berkesinambungan.
Prof. Dr. Ir. Epi Taufik, S.Pt, MVPH, MSi, IPM, Tim Dewan Pakar Badan Gizi Nasional menjelaskan, “Protein hewani berperan penting dalam menjaga fungsi kekebalan tubuh, struktur sel dan proses tumbuh kembang anak. Selain memiliki komposisi asam amino esensial yang lebih lengkap, protein hewani memiliki biological value dan net protein utilization (NPU) yang jauh lebih tinggi dibandingkan protein nabati, sehingga jumlah protein yang diserap dan dipergunakan oleh tubuh untuk pemeliharaan sel-sel dan pertumbuhan juga lebih tinggi. Kekurangan protein hewani dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan (stunting), lemahnya sistem imun, dan rendahnya konsentrasi belajar.”
“Edukasi tentang pentingnya protein hewani dapat membantu mencegah malnutrisi dan meningkatkan kualitas kesehatan anak. Orang tua dan guru dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung konsumsi makanan sehat di rumah dan sekolah. Termasuk di dalamnya mengenai pemilihan makanan dan jajanan yang mengandung protein hewani,” tambah Prof. Dr. Ir. Epi Taufik, S.Pt, MVPH, MSi, IPM
Baca Juga: Raja Charles III Hancurkan Impian Meghan Markle, Kini Jadi Rival
Memahami besarnya tantangan dalam mengedukasi pentingnya memilih jajanan berprotein hewani, PT So Good Food berkomitmen untuk menggelar edukasi di tingkat sekolah dasar, dan melibatkan guru serta orang tua untuk berperan aktif dalam memberikan pengetahuan kepada anak-anak mengenai pentingnya mengonsumsi protein hewani.
Pritha, Chief Marketing Officer PT So Good Food menyampaikan, “Kami menyadari saat ini Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi, khususnya kekurangan asupan protein hewani pada anak-anak, dimana salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang hal tersebut. Untuk itu, tahun ini kami menghadirkan “ZONA MAIN SO NICE–JAGOANNYA JAJANAN PROTEIN” yang mengedukasi anak-anak dengan cara seru, sehingga dapat dipahami dengan baik oleh anak-anak. Secara holistik fun education ini akan melibatkan guru dan orang tua, sehingga tidak hanya anak yang mengerti tentang pentingnya protein hewani namun juga didukung oleh orang tua dan gurunya.”
Saat ini Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang signifikan yakni rendahnya asupan protein hewani di kalangan anak-anak. Berdasarkan data, lebih dari 80% anak dan remaja Indonesia mengalami defisit protein hewani. Oleh karena itu, diperlukan inisiasi gerakan edukasi sejak dini yang melibatkan anak, orang tua dan guru di sekolah. Mengingat pentingnya konsumsi protein hewani untuk tumbuh kembang dan mendukung aktivitas sehari-hari mereka, kegiatan edukasi ini perlu dilakukan secara berkesinambungan.
Prof. Dr. Ir. Epi Taufik, S.Pt, MVPH, MSi, IPM, Tim Dewan Pakar Badan Gizi Nasional menjelaskan, “Protein hewani berperan penting dalam menjaga fungsi kekebalan tubuh, struktur sel dan proses tumbuh kembang anak. Selain memiliki komposisi asam amino esensial yang lebih lengkap, protein hewani memiliki biological value dan net protein utilization (NPU) yang jauh lebih tinggi dibandingkan protein nabati, sehingga jumlah protein yang diserap dan dipergunakan oleh tubuh untuk pemeliharaan sel-sel dan pertumbuhan juga lebih tinggi. Kekurangan protein hewani dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan (stunting), lemahnya sistem imun, dan rendahnya konsentrasi belajar.”
“Edukasi tentang pentingnya protein hewani dapat membantu mencegah malnutrisi dan meningkatkan kualitas kesehatan anak. Orang tua dan guru dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung konsumsi makanan sehat di rumah dan sekolah. Termasuk di dalamnya mengenai pemilihan makanan dan jajanan yang mengandung protein hewani,” tambah Prof. Dr. Ir. Epi Taufik, S.Pt, MVPH, MSi, IPM
Baca Juga: Raja Charles III Hancurkan Impian Meghan Markle, Kini Jadi Rival
Memahami besarnya tantangan dalam mengedukasi pentingnya memilih jajanan berprotein hewani, PT So Good Food berkomitmen untuk menggelar edukasi di tingkat sekolah dasar, dan melibatkan guru serta orang tua untuk berperan aktif dalam memberikan pengetahuan kepada anak-anak mengenai pentingnya mengonsumsi protein hewani.
Pritha, Chief Marketing Officer PT So Good Food menyampaikan, “Kami menyadari saat ini Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi, khususnya kekurangan asupan protein hewani pada anak-anak, dimana salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang hal tersebut. Untuk itu, tahun ini kami menghadirkan “ZONA MAIN SO NICE–JAGOANNYA JAJANAN PROTEIN” yang mengedukasi anak-anak dengan cara seru, sehingga dapat dipahami dengan baik oleh anak-anak. Secara holistik fun education ini akan melibatkan guru dan orang tua, sehingga tidak hanya anak yang mengerti tentang pentingnya protein hewani namun juga didukung oleh orang tua dan gurunya.”
Lihat Juga :