Armand Maulana Soroti Kasus Royalti Agnez Mo vs Ari Bias, Khawatir Picu Permusuhan
Rabu, 05 Februari 2025 - 15:40 WIB
loading...
Armand Maulana menyoroti kasus royalti antara Agnez Mo dan Ari Bias yang tengah menjadi sorotan publik. Vokalis Gigi itu mengungkapkan kekhawatirannya. Foto/Instagram Armand Maulana
A
A
A
JAKARTA - Armand Maulana menyoroti kasus royalti antara Agnez Mo dan Ari Bias yang tengah menjadi sorotan publik. Vokalis Gigi itu mengungkapkan kekhawatirannya bahwa perselisihan semacam ini dapat memicu permusuhan di industri musik.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Armand Maulana mengaku prihatin terhadap situasi ini. Ia merasa miris melihat hubungan antara penyanyi dan pencipta lagu yang seharusnya bersinergi malah berujung di pengadilan.
"Menanggapi permasalahan Agnez Mo & Ari Bias, saya jadi bingung. Penyanyi dan pencipta lagu dari dulu adalah teman, sahabat, saudara yang bersinergi menciptakan karya terbaik," tulis Armand dikutip dari Instagram @armandmaulana04, Rabu (5/2/2025).
"Tapi sekarang malah berseberangan hingga sampai di pengadilan. Buat saya ini sangat memprihatinkan," sambungnya.
![Armand Maulana Soroti Kasus Royalti Agnez Mo vs Ari Bias, Khawatir Picu Permusuhan]()
Foto/Instagram Armand Maulana
Baca Juga: Tok! Agnez Mo Harus Bayar Rp1,5 Miliar pada Ari Bias, Langgar Hak Cipta Lagu Bilang Saja
Menurutnya, konflik ini tidak hanya berdampak pada kedua pihak yang bersengketa. Tetapi juga dapat merusak ekosistem musik Indonesia secara keseluruhan.
"Saya bukan hanya menyoroti Agnez Mo & Ari Bias, tetapi lebih kepada dampak yang ditimbulkan. Ini bisa memicu permusuhan dan persaingan tidak sehat di kalangan insan musik," jelasnya.
Suami Dewi Gita itu juga menyoroti bahwa ekosistem musik di Indonesia yang tengah berbenah bisa terganggu akibat konflik semacam ini. Ia mengingatkan agar tidak kembali ke era 70-80an, di mana banyak musisi dirugikan dalam hal hak cipta dan royalti.
"Ekosistem musik yang baru mulai dibangun menjadi lebih baik bisa hancur karena kasus ini. Dulu, musisi sering dirugikan dan tidak mendapatkan haknya. Jangan sampai kita kembali ke masa itu," ujarnya.
Baca Juga: Armand Maulana Kena Tipu saat Ingin Nonton Konser di London
Vokalis 53 tahun ini pun mengajak seluruh pelaku industri musik, termasuk pemerintah, untuk duduk bersama dan mencari solusi terbaik demi perbaikan ekosistem musik Tanah Air.
"Untuk seluruh insan musik, mari kita berdiskusi bersama dengan niat memperbaiki ekosistem musik Indonesia. Ini bukan hanya urusan penyanyi dan pencipta lagu, tapi juga promotor, EO, LMKN, dan pemerintah," ungkapnya.
Pemilik nama asli Tubagus Armand Maulana ini juga menyoroti adanya oknum yang mungkin mengambil keuntungan dari situasi seperti ini dan merusak industri musik demi kepentingan pribadi.
"Saya paling benci ada orang atau kelompok yang merusak ekosistem demi kepentingan sendiri. Inilah yang membuat Indonesia sulit maju di berbagai bidang. Mari kita jaga dan cintai musik Indonesia," tandasnya.
Baca Juga: Armand Maulana Lebaran di London, Susul Anak yang sedang Sekolah
Seperti diberitakan sebelumnya, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menyatakan Agnez Mo terbukti melakukan pelanggaran hak cipta atas lagu Bilang Saja yang diciptakan oleh Ari Bias. Akibat pelanggaran tersebut, Agnez Mo diwajibkan membayar ganti rugi sebesar Rp1,5 miliar kepada Ari Bias.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Armand Maulana mengaku prihatin terhadap situasi ini. Ia merasa miris melihat hubungan antara penyanyi dan pencipta lagu yang seharusnya bersinergi malah berujung di pengadilan.
"Menanggapi permasalahan Agnez Mo & Ari Bias, saya jadi bingung. Penyanyi dan pencipta lagu dari dulu adalah teman, sahabat, saudara yang bersinergi menciptakan karya terbaik," tulis Armand dikutip dari Instagram @armandmaulana04, Rabu (5/2/2025).
"Tapi sekarang malah berseberangan hingga sampai di pengadilan. Buat saya ini sangat memprihatinkan," sambungnya.

Foto/Instagram Armand Maulana
Baca Juga: Tok! Agnez Mo Harus Bayar Rp1,5 Miliar pada Ari Bias, Langgar Hak Cipta Lagu Bilang Saja
Menurutnya, konflik ini tidak hanya berdampak pada kedua pihak yang bersengketa. Tetapi juga dapat merusak ekosistem musik Indonesia secara keseluruhan.
"Saya bukan hanya menyoroti Agnez Mo & Ari Bias, tetapi lebih kepada dampak yang ditimbulkan. Ini bisa memicu permusuhan dan persaingan tidak sehat di kalangan insan musik," jelasnya.
Suami Dewi Gita itu juga menyoroti bahwa ekosistem musik di Indonesia yang tengah berbenah bisa terganggu akibat konflik semacam ini. Ia mengingatkan agar tidak kembali ke era 70-80an, di mana banyak musisi dirugikan dalam hal hak cipta dan royalti.
"Ekosistem musik yang baru mulai dibangun menjadi lebih baik bisa hancur karena kasus ini. Dulu, musisi sering dirugikan dan tidak mendapatkan haknya. Jangan sampai kita kembali ke masa itu," ujarnya.
Baca Juga: Armand Maulana Kena Tipu saat Ingin Nonton Konser di London
Vokalis 53 tahun ini pun mengajak seluruh pelaku industri musik, termasuk pemerintah, untuk duduk bersama dan mencari solusi terbaik demi perbaikan ekosistem musik Tanah Air.
"Untuk seluruh insan musik, mari kita berdiskusi bersama dengan niat memperbaiki ekosistem musik Indonesia. Ini bukan hanya urusan penyanyi dan pencipta lagu, tapi juga promotor, EO, LMKN, dan pemerintah," ungkapnya.
Pemilik nama asli Tubagus Armand Maulana ini juga menyoroti adanya oknum yang mungkin mengambil keuntungan dari situasi seperti ini dan merusak industri musik demi kepentingan pribadi.
"Saya paling benci ada orang atau kelompok yang merusak ekosistem demi kepentingan sendiri. Inilah yang membuat Indonesia sulit maju di berbagai bidang. Mari kita jaga dan cintai musik Indonesia," tandasnya.
Baca Juga: Armand Maulana Lebaran di London, Susul Anak yang sedang Sekolah
Seperti diberitakan sebelumnya, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menyatakan Agnez Mo terbukti melakukan pelanggaran hak cipta atas lagu Bilang Saja yang diciptakan oleh Ari Bias. Akibat pelanggaran tersebut, Agnez Mo diwajibkan membayar ganti rugi sebesar Rp1,5 miliar kepada Ari Bias.
(dra)
Lihat Juga :