Kasus Flu di Hong Kong Meroket, 122 Orang Meninggal dalam 4 Minggu

Kamis, 06 Februari 2025 - 15:00 WIB
loading...
Kasus Flu di Hong Kong...
Hong Kong sedang mengalami lonjakan kasus flu yang signifikan, dengan 122 kematian dilaporkan dalam empat minggu pertama musim flu sejak awal Januari. Foto/Getty Images
A A A
HONG KONG - Hong Kong sedang mengalami lonjakan kasus flu yang signifikan, dengan 122 kematian dilaporkan dalam empat minggu pertama musim flu sejak awal Januari. Situasi ini semakin memprihatinkan setelah artis Taiwan, Barbie Hsu, meninggal dunia di Jepang akibat komplikasi flu yang berkembang menjadi pneumonia.

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran luas di kalangan masyarakat. Ketua Komite Ilmiah Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Vaksin Profesor Lau Yu-lung, mengungkapkan bahwa dari jumlah kematian tersebut, 11 di antaranya berasal dari kelompok usia 18 hingga 64 tahun.

Dilansir dari Dimsum Daily, Kamis (6/2/2025), meskipun tingkat kematian lebih tinggi pada lansia, kelompok usia yang lebih muda tetap memiliki risiko komplikasi serius, terutama bagi mereka yang termasuk dalam kategori berisiko tinggi.

Profesor Lau memperingatkan bahwa gejala flu yang berlangsung lebih dari lima hingga enam hari tanpa perbaikan dapat menjadi tanda bahaya. Ia menyarankan agar individu yang ragu untuk divaksinasi mempertimbangkan untuk membawa obat antivirus saat bepergian, yang harus dikonsumsi dalam dua hari pertama setelah timbulnya gejala untuk efektivitas maksimal.

Baca Juga: 10 Kota di Dunia dengan Penularan Flu Tertinggi, Jakarta Posisi Berapa?

Dalam wawancara radio, Profesor Lau juga melaporkan bahwa terdapat 18 kasus flu berat pada individu berusia 18 hingga 49 tahun, dengan 4 di antaranya berujung pada kematian. Sementara itu, pada kelompok usia 50 hingga 64 tahun, tercatat 36 kasus parah dengan 7 kematian.

Ia menekankan bahwa lebih dari 70 persen dari total kematian terjadi pada individu yang belum mendapatkan vaksin flu. Oleh karena itu, ia kembali mengimbau masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin guna mengurangi risiko komplikasi serius.

Selain itu, meningkatnya jumlah warga Hong Kong yang bepergian ke Jepang selama liburan Tahun Baru Imlek turut menjadi perhatian. Profesor Lau menyatakan kekhawatiran bahwa wisatawan yang kembali dari Jepang dapat berkontribusi terhadap lonjakan kasus flu di Hong Kong.

Jepang sendiri sedang mengalami musim flu terparah sejak 1999. Meskipun jumlah kasus di negara tersebut mulai menunjukkan penurunan, tingkat infeksi masih tergolong tinggi.

Baca Juga: Kasus Infeksi Flu dan HMPV Naik, Rumah Sakit di Eropa dan AS Wajib Pakai Masker Lagi

Di sisi lain, Profesor Lau menegaskan bahwa sistem kesehatan di Hong Kong telah berupaya menangani lonjakan kasus ini pasca-liburan Tahun Baru. Ia optimistis bahwa situasi akan mulai membaik seiring dengan berkurangnya pergerakan pelancong.

Namun, ia tetap mencatat adanya peningkatan wabah di panti jompo dan sekolah, yang memerlukan perhatian ekstra dalam pencegahan dan penanganan lebih lanjut.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Dokter Ungkap Penyebab...
Dokter Ungkap Penyebab Bau Kaki yang Sebenarnya, Ternyata Bukan Karena Keringat
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Festival Perahu Naga...
Festival Perahu Naga Bakal Meriahkan Lagi Puncak Liburan Musim Panas di Hong Kong
Peringatan Hari Menstruasi...
Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara: Kolaborasi Lintas Sektor Serukan Dunia yang Ramah Menstruasi
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Rekomendasi
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Berita Terkini
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 3: Mila Makin Yakin Berpisah, Kondisi Efendi Kian memburuk
Dorong Ekosistem Lagu...
Dorong Ekosistem Lagu Anak Berkualitas, KILA 2026 Resmi Dibuka
V+Short Hadirkan Microdrama...
V+Short Hadirkan Microdrama Full Throttle Family, Kisah Mantan Pembalap yang Kembali ke Dunia Lama
Didukung Rieke Diah...
Didukung Rieke Diah Pitaloka, Nikita Mirzani Makin Optimistis Menang di Sidang PK
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved