Raja Charles Beri Gelar Yang Mulia pada Aga Khan V, Pangeran William Tinggalkan Istana
Rabu, 12 Februari 2025 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
Pakar kerajaan Rebecca English menulis di X dan membagikan pengumuman Istana Kensington itu, di mana Pangeran William memilih untuk mengunjungi banyak acara saat Raja Charles mengumumkan memberi gelar Yang Mulia kepada Aga Khan.
“Pangeran Wales akan mengunjungi London Screen Academy pada hari Rabu untuk menyoroti generasi pembuat film dan profesional kreatif Inggris berikutnya. Ia tidak akan menghadiri BAFTAS akhir pekan ini, tetapi akan muncul sebagai bagian dari paket video,” tulis Rebbeca English di X.
Dikutip royal.uk, gelar ini awalnya diberikan kepada Aga Khan I sebagai pengakuan atas perannya sebagai pemimpin spiritual komunitas Ismailiyah dan sebagai pemimpin agama yang penting di dunia. Banyak komunitas Ismailiyah juga tinggal di negara-negara Persemakmuran.
Tradisi ini berlanjut dan kini juga mengakui karya para Imam Ismailiyah di bidang dialog antaragama, pendidikan, perawatan kesehatan, dan bentuk-bentuk pembangunan sosial-ekonomi lainnya yang memberikan kontribusi yang sangat positif bagi masyarakat di seluruh dunia.
Gelar ‘Yang Mulia’ telah diberikan oleh Raja Inggris kepada para Imam Ismailiyah sejak Aga Khan pertama, yang bermukim di India dan berlanjut hingga hari ini, dan ditegaskan kembali setelah setiap pergantian.
“Pangeran Wales akan mengunjungi London Screen Academy pada hari Rabu untuk menyoroti generasi pembuat film dan profesional kreatif Inggris berikutnya. Ia tidak akan menghadiri BAFTAS akhir pekan ini, tetapi akan muncul sebagai bagian dari paket video,” tulis Rebbeca English di X.
Tradisi Pemberian Gelar
Untuk menandai naik takhtanya Pangeran Rahim Al-Hussaini Aga Khan sebagai Imam turun-temurun kelima puluh dari komunitas Muslim Syiah Ismailiyah dan sesuai dengan tradisi yang telah lama ada, Raja berkenan menganugerahkan gelar ‘Yang Mulia’ kepada Aga Khan yang baru.Dikutip royal.uk, gelar ini awalnya diberikan kepada Aga Khan I sebagai pengakuan atas perannya sebagai pemimpin spiritual komunitas Ismailiyah dan sebagai pemimpin agama yang penting di dunia. Banyak komunitas Ismailiyah juga tinggal di negara-negara Persemakmuran.
Tradisi ini berlanjut dan kini juga mengakui karya para Imam Ismailiyah di bidang dialog antaragama, pendidikan, perawatan kesehatan, dan bentuk-bentuk pembangunan sosial-ekonomi lainnya yang memberikan kontribusi yang sangat positif bagi masyarakat di seluruh dunia.
Gelar ‘Yang Mulia’ telah diberikan oleh Raja Inggris kepada para Imam Ismailiyah sejak Aga Khan pertama, yang bermukim di India dan berlanjut hingga hari ini, dan ditegaskan kembali setelah setiap pergantian.
Lihat Juga :