Gelar Press Conference Series Culture Shock, VISION+ Hadirkan Series Humor Sekaligus Edukasi
Senin, 24 Februari 2025 - 11:55 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, CEO Ideosource Entertainment Andi Boediman, yang juga mewakili Paragon Pictures mengatakan bahwa series ini membawa genre yang berbeda dibandingkan dengan konten-konten sebelumnya.
"Waktu kita merancang konten ini bersama VISION+, misinya juga sama, bagaimana mengangged teman-teman gen Z agar lebih relate. Sebelumnya kita buat
genre remaja ini, romance, cinta, kali ini lebih ke sesuatu yang baru. Dengan cara apa? kita masukkan unsur godaan ke para remaja,” ujar Andi dalam konferensi pers dan pemutaran perdana series Culture Shock.
Beralih ke kerja sama yang telah terjalin, Andi menambahkan bahwa bekerja sama dengan VISION+ sudah kedua kalinya, karena sebelumnya juga ada kolaborasi untuk series Catatan Akhir Sekolah.
Di sisi lain, Ajil Ditto sebagai pemeran Riko mengungkapkan bahwa karakternya kali ini cukup menantang. “Jujur ini karakter yang sangat menantang dan cukup sulit buat aku, karena meranin anak umur 16 tahun. Dimana di sini disuruh menjadi anak yang polos lagi, yang ke depannya bakal diisi sama jajaran cast disini yang berperan sebagai keluarga dan teman Riko. Sempat khawatir juga,” ujarnya.
Series Culture Shock mengangkat kisah Riko (AJil Ditto), seorang remaja dari daerah yang polos. Ia memiliki pantangan seksual, semua hal berbau seks membuat dia panik berat. Demi masa depan yang lebih baik, sang Ibu, memboyong Riko ke Ibukota untuk belajar di sebuah SMA bergengsi.
Di sana, Riko bertemu Sabrina (Davina Karamoy), satu-satunya gadis yang mau menerimanya. Tak hanya menghibur, series Culture Shock menghadirkan cara untuk mendiskusikan topik yang tabu dan mengajak penonton untuk menyaksikan dan mendiskusikannya bersama, baik dengan orang tua, maupun teman sebaya. Dengan alur cerita yang kuat, humor yang fresh, serta pesan sosial yang relevan, series Culture Shock siap menjadi tontonan yang menghibur sekaligus
edukatif.
"Waktu kita merancang konten ini bersama VISION+, misinya juga sama, bagaimana mengangged teman-teman gen Z agar lebih relate. Sebelumnya kita buat
genre remaja ini, romance, cinta, kali ini lebih ke sesuatu yang baru. Dengan cara apa? kita masukkan unsur godaan ke para remaja,” ujar Andi dalam konferensi pers dan pemutaran perdana series Culture Shock.
Beralih ke kerja sama yang telah terjalin, Andi menambahkan bahwa bekerja sama dengan VISION+ sudah kedua kalinya, karena sebelumnya juga ada kolaborasi untuk series Catatan Akhir Sekolah.
Di sisi lain, Ajil Ditto sebagai pemeran Riko mengungkapkan bahwa karakternya kali ini cukup menantang. “Jujur ini karakter yang sangat menantang dan cukup sulit buat aku, karena meranin anak umur 16 tahun. Dimana di sini disuruh menjadi anak yang polos lagi, yang ke depannya bakal diisi sama jajaran cast disini yang berperan sebagai keluarga dan teman Riko. Sempat khawatir juga,” ujarnya.
Series Culture Shock mengangkat kisah Riko (AJil Ditto), seorang remaja dari daerah yang polos. Ia memiliki pantangan seksual, semua hal berbau seks membuat dia panik berat. Demi masa depan yang lebih baik, sang Ibu, memboyong Riko ke Ibukota untuk belajar di sebuah SMA bergengsi.
Di sana, Riko bertemu Sabrina (Davina Karamoy), satu-satunya gadis yang mau menerimanya. Tak hanya menghibur, series Culture Shock menghadirkan cara untuk mendiskusikan topik yang tabu dan mengajak penonton untuk menyaksikan dan mendiskusikannya bersama, baik dengan orang tua, maupun teman sebaya. Dengan alur cerita yang kuat, humor yang fresh, serta pesan sosial yang relevan, series Culture Shock siap menjadi tontonan yang menghibur sekaligus
edukatif.
Lihat Juga :