Cegah Corona, 200 Jurnalis dan Budayawan di Surabaya Ikuti Rapid Test
Kamis, 03 September 2020 - 20:30 WIB
loading...
Siloam Hospitals Surabaya bersama Kantor Staf Presiden dan Persatuan Wartawan Indonesia Jatim menggelar rapid test massal di Gedung PWI Jatim, Surabaya, Kamis (3/9/2020). / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Mengusung semangat solidaritas memutus rantai penyebaran Covid-19 , Siloam Hospitals Surabaya bersama Kantor Staf Presiden dan Persatuan Wartawan Indonesia Jatim menggelar rapid test massal . Kegiatan yang berlangsung di Gedung Persatuan Wartawan Indonesia Jatim, Surabaya , Kamis (3/9), itu menyasar 200 anggota komunitas jurnalis dan budayawan beserta keluarga.
(Baca juga: Musisi Terdampak Covid-19, Promotor Musik Harry Koko: Mari Kita Bangkit! )
Kegiatan rapid test ini turut dihadiri Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Moeldoko dan CEO Siloam Hospitals Surabaya, dr. Maria M. Padmidewi, Sp.PK. Dalam sambutannya, Moeldoko memberikan apresiasi atas inisiatif dan kerja sama dari Siloam Hospitals untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 .
Menurut Moeldoko, kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M) dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dijalankan pemerintah. "Budaya 3M ini perlu dibangun atas kesadaran bersama karena memastikan diri untuk tidak menularkan Covid-19 ke orang lain juga menjaga diri agar tidak tertular adalah tanggung jawab bersama," ungkap Moeldoko melalui pernyataan resmi yang diterima SINDOnews , Kamis.
"Memakai masker bukan hanya melindungi orang lain supaya tidak tertular, tetapi juga melindungi diri supaya tidak tertular. Demikian pula dengan disiplin diri menjaga jarak dan mencuci tangan. Ini perlu kerja sama kita semua," tambahnya.
(Baca juga: Musisi Terdampak Covid-19, Promotor Musik Harry Koko: Mari Kita Bangkit! )
Kegiatan rapid test ini turut dihadiri Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Moeldoko dan CEO Siloam Hospitals Surabaya, dr. Maria M. Padmidewi, Sp.PK. Dalam sambutannya, Moeldoko memberikan apresiasi atas inisiatif dan kerja sama dari Siloam Hospitals untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 .
Menurut Moeldoko, kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M) dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dijalankan pemerintah. "Budaya 3M ini perlu dibangun atas kesadaran bersama karena memastikan diri untuk tidak menularkan Covid-19 ke orang lain juga menjaga diri agar tidak tertular adalah tanggung jawab bersama," ungkap Moeldoko melalui pernyataan resmi yang diterima SINDOnews , Kamis.
"Memakai masker bukan hanya melindungi orang lain supaya tidak tertular, tetapi juga melindungi diri supaya tidak tertular. Demikian pula dengan disiplin diri menjaga jarak dan mencuci tangan. Ini perlu kerja sama kita semua," tambahnya.
Lihat Juga :