Fiersa Besari Sempat Tertahan Beberapa Hari di Yellow Valley Akibat Cuaca Buruk
Senin, 03 Maret 2025 - 12:20 WIB
loading...
A
A
A
Setelah beberapa hari tertahan, akhirnya pada Senin (3/3/2025), cuaca mulai membaik dan memungkinkan helikopter untuk beroperasi kembali. Penyanyi 41 tahun itu dan Furky berhasil diterbangkan ke Timika dalam keadaan selamat dan stabil.
Meskipun sempat menghadapi tantangan berat, pelantun Celengan Rindu itu memastikan bahwa kondisinya tidak mengalami gangguan kesehatan yang serius. "Kondisi kami Alhamdulillah stabil," jelasnya.
Selama masa penantian tersebut, Fiersa mengaku bahwa dirinya dan tim di YV turut mengikuti perkembangan proses evakuasi terhadap para pendaki yang masih terjebak di jalur turun, termasuk Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono yang meninggal dunia akibat hipotermia.
Ia bersama tim lain di basecamp berupaya memberikan dukungan dengan menghubungi korban yang masih bertahan di medan pendakian melalui radio komunikasi.
Baca Juga: Fiersa Besari Tiba di Timika setelah Evakuasi, Pastikan Keadaannya Baik
"Kaget dan sedih, tapi bersama orang-orang di YV, mengontak korban yang terjebak dengan menggunakan HT agar tetap merespons, sampai akhirnya mereka dijemput oleh para relawan - baik lokal ataupun internasional - pada tanggal 1 Maret 2025. Alhamdulillah ketiganya selamat, meski sempat kritis," ucapnya.
Meskipun sempat menghadapi tantangan berat, pelantun Celengan Rindu itu memastikan bahwa kondisinya tidak mengalami gangguan kesehatan yang serius. "Kondisi kami Alhamdulillah stabil," jelasnya.
Selama masa penantian tersebut, Fiersa mengaku bahwa dirinya dan tim di YV turut mengikuti perkembangan proses evakuasi terhadap para pendaki yang masih terjebak di jalur turun, termasuk Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono yang meninggal dunia akibat hipotermia.
Ia bersama tim lain di basecamp berupaya memberikan dukungan dengan menghubungi korban yang masih bertahan di medan pendakian melalui radio komunikasi.
Baca Juga: Fiersa Besari Tiba di Timika setelah Evakuasi, Pastikan Keadaannya Baik
"Kaget dan sedih, tapi bersama orang-orang di YV, mengontak korban yang terjebak dengan menggunakan HT agar tetap merespons, sampai akhirnya mereka dijemput oleh para relawan - baik lokal ataupun internasional - pada tanggal 1 Maret 2025. Alhamdulillah ketiganya selamat, meski sempat kritis," ucapnya.
Lihat Juga :