Inovator Muda Bergandengan Tangan Atasi Krisis Iklim di Climate Hack 2024

Senin, 03 Maret 2025 - 18:00 WIB
loading...
Inovator Muda Bergandengan...
Tiga tim lintas negara keluar sebagai pemenang Climate Hack 2024 Pitch Day dari Singapore International Foundation (SIF) pada tanggal 22 Februari 2025. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Tiga tim lintas negara keluar sebagai pemenang Climate Hack 2024 Pitch Day dari Singapore International Foundation (SIF) pada tanggal 22 Februari 2025, yang merupakan puncak kegiatan dari program lima bulan yang telah berlangsung sejak September 2024. Pertama kali diluncurkan pada tahun 2021, Climate Hack bertujuan untuk membekali orang-orang di Asia dengan keterampilan digital untuk mengembangkan dan mempercepat solusi berbasis teknologi untuk perubahan iklim.

Tim pemenang diwakili oleh 13 pemuda dari India, Indonesia, Malaysia, Pakistan, dan Filipina.

Ide-ide yang menang termasuk kemitraan lintas sektor strategis untuk memastikan skalabilitas, pengalaman pengguna yang dipersonalisasi untuk memenuhi kebutuhan yang unik, dan alternatif yang lebih hemat biaya untuk solusi yang sudah ada.

Lebih dari 300 pemuda dari 27 negara berpartisipasi dalam program ini untuk mengembangkan solusi iklim. Mereka menerima pelatihan dari para pakar industri terkemuka di berbagai bidang seperti kecakapan digital, keterampilan memecahkan masalah, pola pikir kewirausahaan, serta praktik terbaik dalam mempresentasikan dan memasarkan ide-ide mereka. Sembilan dari sepuluh tim yang terpilih terdiri dari para pemuda dari berbagai negara, mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam mengatasi tantangan iklim.

Mr Wan Muhamad Asyrad Wan Zaki, anggota Sustainloop dan pemenang Climate Hack 2024 dari Malaysia mengatakan: “Kami membentuk tim lintas negara – mewakili India, Malaysia, dan Filipina – guna memanfaatkan jaringan ASEAN dan mengembangkan bisnis kami ke berbagai pasar. Bekerja dengan orang dari berbagai budaya telah mengajarkan kami untuk menghargai sudut pandang yang beragam, berkomunikasi dengan baik untuk menghindari kesalahpahaman, dan menghormati adat istiadat serta tradisi setempat. Pendekatan ini membantu kami berinovasi lebih cepat, membangun kemitraan yang lebih kuat, dan menyesuaikan strategi kami untuk setiap pasar.”

Mr Jaryll Chan, Direktur Eksekutif SIF, Divisi Program, mengatakan: “Perubahan iklim memengaruhi setiap orang karena kita hidup di dunia yang saling terhubung. Di SIF, kami percaya dapat menciptakan kolaborasi untuk menghasilkan solusi bagi dunia yang lebih baik.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Gelar Aksi Draw...
Aktivis Gelar Aksi Draw The Line, Tuntut Partisipasi Publik dalam Kebijakan Iklim
Aksi Generasi Muda Peduli...
Aksi Generasi Muda Peduli Iklim
5 Pemicu Dunia Tak Mampu...
5 Pemicu Dunia Tak Mampu Menghentikan Perubahan Iklim
Rekomendasi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Berita Terkini
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
PRJ 2026 Jadi Ruang...
PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Infografis
Perjuangan Garuda Muda...
Perjuangan Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 Dimulai!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved