Inovator Muda Bergandengan Tangan Atasi Krisis Iklim di Climate Hack 2024

Senin, 03 Maret 2025 - 18:00 WIB
loading...
A A A
Keempat tim akan mengunjungi Singapura pada bulan Maret tahun ini untuk mempelajari lebih lanjut mengenai Singapore Green Plan 2030 – sebuah gerakan untuk memajukan agenda nasional Singapura dalam pembangunan berkelanjutan.

Ms Carla Gomez Briones, Spesialis Iklim dan Keberlanjutan, United Nations Development Program Global Centre for Technology, Innovation, and Sustainable Development (Singapura) merupakan salah satu juri di Pitch Day. Ia mengatakan: “Kecerdikan dan pemahaman mendalam yang ditunjukkan oleh para tim benar-benar menginspirasi. Mulai dari mengatasi berbagai tantangan seperti pengelolaan sumber daya alam hingga memikirkan kembali sistem pengelolaan limbah, para inovator muda ini telah menunjukkan kemampuan yang luar biasa dalam berinovasi untuk tujuan dan dampak yang besar. Solusi mereka tidak hanya mengatasi masalah iklim yang mendesak, tetapi juga mencerminkan kekuatan kolaborasi lintas negara untuk menciptakan masa depan yang berkesinambungan.”

Ms Sheena Joy Palcis, anggota E-Connect dari Filipina mengatakan: “Climate Hack telah membantu saya mendapatkan wawasan untuk mengubah ide dan gagasan saya tentang ketahanan iklim menjadi aksi nyata. Melalui lokakarya ini, saya mendapatkan keterampilan untuk mengembangkan solusi yang berdampak dan praktis. Masukan dan sumber daya yang saya terima dari para mentor dan pelatih juga membantu memastikan bahwa solusi tim kami tetap relevan di tengah lanskap global yang berkembang pesat. Masih banyak yang harus dilakukan untuk membangun masyarakat yang lebih berkelanjutan, tetapi saya berharap untuk masa depan yang lebih cerah dengan semua inovasi yang dipimpin oleh kaum muda yang dipresentasikan di Pitch Day!”

Climate Hack 2024 diselenggarakan atas kerja sama dengan mitra-mitra utama yaitu Action for Change in Southeast Asia (ActSEA), Kidzstarter, dan Temporary Local. Program ini didukung oleh para pelatih dan mentor sukarelawan dari konsultan TI Cognizant, organisasi dampak sosial DataKind Singapore, dan platform sukarelawan TheOneHourProject, serta para profesional yang menjadi sukarelawan dalam kapasitas individual.

Sejak tahun 2021, Climate Hack telah melatih hampir 1.000 anak muda dari 24 negara di Asia. Secara kolektif, para peserta program ini telah mengembangkan 130 prototipe dan solusi digital untuk mengatasi tantangan terkait iklim.

Baca Juga: Barbie Hsu Bayarkan Utang Wang Xiaofei Rp506 Juta Tiap Bulan
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Gelar Aksi Draw...
Aktivis Gelar Aksi Draw The Line, Tuntut Partisipasi Publik dalam Kebijakan Iklim
Aksi Generasi Muda Peduli...
Aksi Generasi Muda Peduli Iklim
5 Pemicu Dunia Tak Mampu...
5 Pemicu Dunia Tak Mampu Menghentikan Perubahan Iklim
Rekomendasi
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Berita Terkini
Aletha Abew Ajak Anak...
Aletha Abew Ajak Anak Rajin Mandi Lewat Lagu Ceria yang Sarat Pesan Positif
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Trisno Pas Band Kritis,...
Trisno Pas Band Kritis, Gagal Ginjal dan Alami Sumbatan di Otak
Infografis
10 Bandara InJourney...
10 Bandara InJourney Airports Terbaik di Asia Pasifik 2024!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved