4 Anggota Kerajaan yang Menentang Aturan Ratu Elizabeth II, Salah Satunya Camilla
Selasa, 04 Maret 2025 - 07:00 WIB
loading...
Tidak semua aturan kerajaan dipatuhi. Saat Ratu Elizabeth II membuat aturan mengenai rokok, Camilla menentangnya. Foto/ getty
A
A
A
JAKARTA - Tidak semua aturan kerajaan dipatuhi. Sebagian anggota ada yang melanggar. Salah satunya saat Ratu Elizabeth II membuat aturan mengenai rokok. Namun, Camilla yang sekarang menjadi istri Raja Charles menentangnya.
Penentangan Ratu Elizabeth II terhadap rokok bukan tanpa alasan. Aturan ini dibuat setelah ayah dan saudara perempuannya meninggal karena asap beracun. Mendiang Ratu bahkan melarangnya di rumah tangganya, tetapi dia ditentang.
Baca Juga: 6 Fakta Mengejutkan Pangeran Harry dan Meghan Meghan, Viral Dicap Buruk Mantan Staf
Dikutip Geo TV, ayahnya, Raja George VI, meninggal pada 1952 setelah berjuang melawan kanker paru-paru yang disebabkan oleh kebiasaan merokok dan saudara perempuannya, Putri Margaret, juga menghadapi konsekuensi dari merokok, menjalani operasi paru-paru pada 1985 sebelum meninggal karena stroke pada 2002.
Sementara kematian raja-raja lainnya, termasuk Raja George V dan Edward VIII, orang-orang yang dikenalnya, juga dikaitkan dengan penyakit yang berhubungan dengan merokok. Jadi, dalam upaya melindungi citra kerajaan, Ratu Elizabeth II mendorong keluarganya untuk berhenti merokok.
Raja Charles III, yang saat itu masih menjadi Pangeran Charles, menanggapi hal ini dengan mencabut surat perintah kerajaan untuk perusahaan tembakau Gallaher pada 1998. Meski ada upaya-upaya ini, banyak anggota keluarga kerajaan tetap merokok secara diam-diam, menentang keinginan Ratu.
Penentangan Ratu Elizabeth II terhadap rokok bukan tanpa alasan. Aturan ini dibuat setelah ayah dan saudara perempuannya meninggal karena asap beracun. Mendiang Ratu bahkan melarangnya di rumah tangganya, tetapi dia ditentang.
Baca Juga: 6 Fakta Mengejutkan Pangeran Harry dan Meghan Meghan, Viral Dicap Buruk Mantan Staf
Dikutip Geo TV, ayahnya, Raja George VI, meninggal pada 1952 setelah berjuang melawan kanker paru-paru yang disebabkan oleh kebiasaan merokok dan saudara perempuannya, Putri Margaret, juga menghadapi konsekuensi dari merokok, menjalani operasi paru-paru pada 1985 sebelum meninggal karena stroke pada 2002.
Sementara kematian raja-raja lainnya, termasuk Raja George V dan Edward VIII, orang-orang yang dikenalnya, juga dikaitkan dengan penyakit yang berhubungan dengan merokok. Jadi, dalam upaya melindungi citra kerajaan, Ratu Elizabeth II mendorong keluarganya untuk berhenti merokok.
Raja Charles III, yang saat itu masih menjadi Pangeran Charles, menanggapi hal ini dengan mencabut surat perintah kerajaan untuk perusahaan tembakau Gallaher pada 1998. Meski ada upaya-upaya ini, banyak anggota keluarga kerajaan tetap merokok secara diam-diam, menentang keinginan Ratu.
Lihat Juga :