Fiersa Besari Gunduli Rambut sebagai Nazar setelah Taklukkan Puncak Carstensz
Rabu, 05 Maret 2025 - 07:40 WIB
loading...
Fiersa Besari akhirnya menepati nazarnya dengan menggunduli rambut setelah sukses menaklukkan Puncak Carstensz, Papua, gunung tertinggi di Indonesia. Foto/Instagram Fiersa Besari
A
A
A
JAKARTA - Fiersa Besari akhirnya menepati nazarnya dengan menggunduli rambut setelah sukses menaklukkan Puncak Carstensz, Papua, gunung tertinggi di Indonesia. Fiersa sendiri saat ini sudah tiba di kediamannya di Bandung, Jawa Barat.
Momen kepulangan Fiersa Besari pada Selasa, 4 Maret 2025 dibagikan dalam video di media sosial pribadinya yang memperlihatkan perjalanan penyanyi 41 tahun itu dari basecamp Puncak Carstensz hingga akhirnya kembali ke rumah.
“Pergi dengan rasa bangga, pulang dengan rasa rindu,” tulis Fiersa dikutip Rabu (5/3/2025).
Sebelum mendaki, pelantun Celengan Rindu itu sempat menunjukkan sepatu hadiah dari istri dan anaknya, yang ia gunakan selama perjalanan ke puncak. Ia juga merayakan ulang tahunnya di Puncak Carstensz pada 3 Maret 2025.
Baca Juga: Fiersa Besari Pulang dari Timika Hari Ini usai Selamat dalam Pendakian Puncak Carstensz
![Fiersa Besari Gunduli Rambut sebagai Nazar setelah Taklukkan Puncak Carstensz]()
Foto/Instagram @fiersabesari
“Ibu Siti Aqia, neng Kinasih, Alhamdulillah sepatunya udah sampe sini. Semoga besok bisa sampai ke titik yang lebih tinggi, ke atas sana, Puncak Cartensz," kata Fiersa.
Setelah melalui insiden di Puncak Carstensz, penyanyi asal Bandung, Jawa Barat itu akhirnya berhasil kembali ke rumah. Kepulangannya disambut haru oleh putrinya, Kinasih, yang sedang tidur di kamar.
“Assalamulaikum,” tutur Fiersa saat membuka pintu kamar.
“Selamat pagi bapak,” ucap Kinasih.
“Selamat pagi sayang,” jawab Fiersa.
Baca Juga: 3 Penyebab Fiersa Besari Selamat dari Cuaca Buruk di Puncak Carstensz
Dalam momen mengharukan, Fiersa menunjukkan rambut botaknya, yang merupakan nazarnya setelah berhasil mencapai puncak tertinggi di Indonesia. Kinasih pun memberikan reaksi manis dan menyebut bahwa model rambut ayahnya tetap bagus.
“Rambut bapak dipotong?” tanya Kinasih.
“Iya dipotong dulu soalnya udah janji. Nanti tumbuh lagi nggak apa-apa?” tanya Fiersa ke anaknya.
“Nggak apa-apa? Nggak benci?” tanya Fiersa ke Kinasih.
“Iya nggak apa-apa. Model rambut bapak sekarang bagus kok,” jawab Kinasih.
Baca Juga: Mengenal Fiersa Besari: Profil, Biodata dan Perjalanan Karier sang Musisi dan Penulis
Pada kesempatan yang sama, sang musisi juga sempat meminta maaf kepada sang anak karena tidak memberitahukan sebelumnya tentang rencana menggunduli rambutnya.
“Maafin bapak ya enggak ngomong dulu,” papar Fiersa.
Sebelumnya, Fiersa sempat tertahan di basecamp Yellow Valley akibat cuaca buruk yang membuat helikopter tidak dapat beroperasi setelah turun dari Puncak Carstensz pada 28 Februari 2025.
Ia berada dalam rombongan dengan dua pendaki yang meninggal dunia di Puncak Cartstens, Lilie Wijayati Poegiono dan Elsa Laksono akibat hipotermia saat perjalanan turun pada 1 Maret 2025.
Momen kepulangan Fiersa Besari pada Selasa, 4 Maret 2025 dibagikan dalam video di media sosial pribadinya yang memperlihatkan perjalanan penyanyi 41 tahun itu dari basecamp Puncak Carstensz hingga akhirnya kembali ke rumah.
“Pergi dengan rasa bangga, pulang dengan rasa rindu,” tulis Fiersa dikutip Rabu (5/3/2025).
Sebelum mendaki, pelantun Celengan Rindu itu sempat menunjukkan sepatu hadiah dari istri dan anaknya, yang ia gunakan selama perjalanan ke puncak. Ia juga merayakan ulang tahunnya di Puncak Carstensz pada 3 Maret 2025.
Baca Juga: Fiersa Besari Pulang dari Timika Hari Ini usai Selamat dalam Pendakian Puncak Carstensz

Foto/Instagram @fiersabesari
“Ibu Siti Aqia, neng Kinasih, Alhamdulillah sepatunya udah sampe sini. Semoga besok bisa sampai ke titik yang lebih tinggi, ke atas sana, Puncak Cartensz," kata Fiersa.
Setelah melalui insiden di Puncak Carstensz, penyanyi asal Bandung, Jawa Barat itu akhirnya berhasil kembali ke rumah. Kepulangannya disambut haru oleh putrinya, Kinasih, yang sedang tidur di kamar.
“Assalamulaikum,” tutur Fiersa saat membuka pintu kamar.
“Selamat pagi bapak,” ucap Kinasih.
“Selamat pagi sayang,” jawab Fiersa.
Baca Juga: 3 Penyebab Fiersa Besari Selamat dari Cuaca Buruk di Puncak Carstensz
Dalam momen mengharukan, Fiersa menunjukkan rambut botaknya, yang merupakan nazarnya setelah berhasil mencapai puncak tertinggi di Indonesia. Kinasih pun memberikan reaksi manis dan menyebut bahwa model rambut ayahnya tetap bagus.
“Rambut bapak dipotong?” tanya Kinasih.
“Iya dipotong dulu soalnya udah janji. Nanti tumbuh lagi nggak apa-apa?” tanya Fiersa ke anaknya.
“Nggak apa-apa? Nggak benci?” tanya Fiersa ke Kinasih.
“Iya nggak apa-apa. Model rambut bapak sekarang bagus kok,” jawab Kinasih.
Baca Juga: Mengenal Fiersa Besari: Profil, Biodata dan Perjalanan Karier sang Musisi dan Penulis
Pada kesempatan yang sama, sang musisi juga sempat meminta maaf kepada sang anak karena tidak memberitahukan sebelumnya tentang rencana menggunduli rambutnya.
“Maafin bapak ya enggak ngomong dulu,” papar Fiersa.
Sebelumnya, Fiersa sempat tertahan di basecamp Yellow Valley akibat cuaca buruk yang membuat helikopter tidak dapat beroperasi setelah turun dari Puncak Carstensz pada 28 Februari 2025.
Ia berada dalam rombongan dengan dua pendaki yang meninggal dunia di Puncak Cartstens, Lilie Wijayati Poegiono dan Elsa Laksono akibat hipotermia saat perjalanan turun pada 1 Maret 2025.
(dra)
Lihat Juga :