Dukung Industri Perikanan Berkelanjutan, Wahaha Seafood Perkuat Standar Kualitas
Senin, 10 Maret 2025 - 16:00 WIB
loading...
Data dari KKP menunjukkan bahwa potensi perikanan tangkap laut Indonesia mencapai 9,3 juta ton per tahun, sementara potensi budidaya mencapai 56,8 juta ton. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan bahwa potensi perikanan tangkap laut Indonesia mencapai 9,3 juta ton per tahun, sementara potensi perikanan budidaya bisa mencapai 56,8 juta ton per tahun. Namun, lebih dari 70% potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Pada 2022, konsumsi ikan per kapita di Indonesia tercatat mencapai 56,48 kilogram, yang merupakan angka tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Meskipun demikian, angka ini masih berada di bawah target pemerintah yang berharap konsumsi ikan dapat mencapai 60 kilogram per kapita pada 2024.
“Sektor kelautan dan perikanan memainkan peran penting sebagai penggerak perekonomian di Provinsi Lampung," kata Gubernur Lampung Samsudin.
Sebagai daerah yang kaya akan hasil laut, Lampung merupakan pusat perikanan tangkap dan budidaya. Namun, nelayan dan petambak di wilayah ini masih menghadapi tantangan terkait akses pasar dan harga jual yang kompetitif.
Baca Juga: Ratu Camilla Menangis, Dokter Prediksi Umur Raja Charles III Tinggal 1 Tahun
Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, termasuk kerja sama dengan sektor kuliner yang mendukung penggunaan bahan baku lokal dan berkelanjutan.
Restoran Wahaha Seafood, yang berdiri sejak 2021, menjadi salah satu contoh bisnis kuliner yang memanfaatkan potensi hasil laut Lampung secara maksimal. Bermula dari sebuah tempat kecil di pinggir jalan dengan delapan meja, kini Wahaha Seafood telah dikenal sebagai restoran seafood terkemuka di Lampung.
Pada 2022, konsumsi ikan per kapita di Indonesia tercatat mencapai 56,48 kilogram, yang merupakan angka tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Meskipun demikian, angka ini masih berada di bawah target pemerintah yang berharap konsumsi ikan dapat mencapai 60 kilogram per kapita pada 2024.
“Sektor kelautan dan perikanan memainkan peran penting sebagai penggerak perekonomian di Provinsi Lampung," kata Gubernur Lampung Samsudin.
Sebagai daerah yang kaya akan hasil laut, Lampung merupakan pusat perikanan tangkap dan budidaya. Namun, nelayan dan petambak di wilayah ini masih menghadapi tantangan terkait akses pasar dan harga jual yang kompetitif.
Baca Juga: Ratu Camilla Menangis, Dokter Prediksi Umur Raja Charles III Tinggal 1 Tahun
Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, termasuk kerja sama dengan sektor kuliner yang mendukung penggunaan bahan baku lokal dan berkelanjutan.
Restoran Wahaha Seafood, yang berdiri sejak 2021, menjadi salah satu contoh bisnis kuliner yang memanfaatkan potensi hasil laut Lampung secara maksimal. Bermula dari sebuah tempat kecil di pinggir jalan dengan delapan meja, kini Wahaha Seafood telah dikenal sebagai restoran seafood terkemuka di Lampung.
Lihat Juga :