Kanye West Kecanduan Gas Tertawa hingga Sulit Mengingat Nama Orang
Kamis, 13 Maret 2025 - 20:20 WIB
loading...
Kanye West dilaporkan mengalami kecanduan gas tertawa atau nitrous oxide, yang disebut-sebut telah memengaruhi daya ingatnya hingga kesulitan mengenali orang. Foto/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Kanye West dilaporkan mengalami kecanduan gas tertawa atau nitrous oxide, yang disebut-sebut telah memengaruhi daya ingatnya hingga kesulitan mengenali orang-orang yang telah lama dikenalnya.
Menurut sumber dari Radar Online, kebiasaan ini membuat Kanye West kehilangan hambatan dalam berbicara dan bertindak, Sehingga sering kali mengatakan atau melakukan sesuatu tanpa filter, bahkan tak jarang ia sendiri tidak mengingatnya setelahnya.
"Saat Kanye menghirup gas tertawa, dia kehilangan semua hambatannya dan hanya mengatakan dan melakukan apa pun yang terlintas di benaknya pada saat itu," kata seorang sumber kepada Radar Online.
"Separuh waktunya, dia bahkan tidak ingat setelahnya," sambungnya dilansir dari Geo TV, Kamis (13/3/2025).
Baca Juga: Kanye West dan Bianca Censori Cerai usai Kontroversi Nyaris Telanjang di Grammy Awards 2025
![Kanye West Kecanduan Gas Tertawa hingga Sulit Mengingat Nama Orang]()
Foto/Getty Images
Dikabarkan bahwa kecanduannya pada gas tertawa bukan hanya berdampak pada perilaku spontan yang tidak terkendali, tetapi juga menyebabkan penurunan kognitif yang signifikan.
Seorang sumber yang dekat dengan rapper tersebut mengungkapkan bahwa mantan suami Kim Kardashian ini kembali terjerumus dalam kebiasaan merusak diri sendiri, yang kini semakin menggerogoti dirinya.
Selain melupakan ucapan-ucapannya sendiri, rapper sekaligus desainer ini juga mulai mengalami kesulitan dalam mengingat nama-nama orang yang sudah lama ada di sekitarnya.
"Ia kembali pada kebiasaan lamanya yang merusak diri sendiri dan hal itu menggerogoti apa pun yang tersisa darinya," jelas seorang sumber yang dekat dengan ayah empat anak itu.
Baca Juga: Kanye West Ngaku sebagai Seorang Nazi, Kagumi Sosok Hitler
"Ia tidak hanya lupa apa yang telah dikatakannya, ia juga kesulitan mengingat nama-nama orang yang telah dikenalnya selama bertahun-tahun," tambahnya.
Sumber tersebut juga menyatakan bahwa suami Bianca Censori ini sempat berhenti menggunakan gas tertawa pada Agustus lalu. Namun, ia kembali mengonsumsinya pada Januari, yang diduga menjadi salah satu faktor di balik perilakunya yang kontroversial.
Termasuk saat ia tampil dengan aksi vulgar di Grammy bersama sang istri. Seorang dokter spesialis, Dr. Gabe Mirkin, yang tidak menangani Kanye secara langsung, menjelaskan bahwa nitrogen oksida dapat menyebabkan ketergantungan psikologis, karena pengguna cenderung ingin terus mengejar sensasi euforia yang diberikan.
Namun, efek sampingnya sangat berbahaya. Pasalnya, zat ini dapat merusak sel-sel otak dan meningkatkan risiko terkena demensia secara drastis.
Baca Juga: Kanye West Diusir dari Grammy Awards 2025, Diduga Tak Diundang
"Membuat ketagihan secara mental karena pengguna akan ingin terus mengejar euforia yang mereka rasakan, tetapi zat itu merusak sel-sel otak dan sangat meningkatkan risiko terkena demensia," ujar Dr. Gabe.
Situasi artis 47 tahun ini membuat banyak orang di sekitarnya khawatir akan kondisi mental dan kesehatannya di masa depan. Sumber lainnya bahkan menyebut bahwa kebiasaannya menghirup gas tertawa telah menyeretnya ke dalam situasi yang dapat berujung pada bencana.
Kekhawatiran ini semakin besar mengingat pola perilakunya yang semakin tidak stabil dan kecenderungannya untuk kembali ke kebiasaan destruktif yang pernah ia tinggalkan sebelumnya.
"Kau berharap yang terbaik, tetapi takut yang terburuk dengan Kanye. Gas tersebut telah membawanya menuju bencana yang hampir pasti," tutur sumber lainnya.
Menurut sumber dari Radar Online, kebiasaan ini membuat Kanye West kehilangan hambatan dalam berbicara dan bertindak, Sehingga sering kali mengatakan atau melakukan sesuatu tanpa filter, bahkan tak jarang ia sendiri tidak mengingatnya setelahnya.
"Saat Kanye menghirup gas tertawa, dia kehilangan semua hambatannya dan hanya mengatakan dan melakukan apa pun yang terlintas di benaknya pada saat itu," kata seorang sumber kepada Radar Online.
"Separuh waktunya, dia bahkan tidak ingat setelahnya," sambungnya dilansir dari Geo TV, Kamis (13/3/2025).
Baca Juga: Kanye West dan Bianca Censori Cerai usai Kontroversi Nyaris Telanjang di Grammy Awards 2025

Foto/Getty Images
Dikabarkan bahwa kecanduannya pada gas tertawa bukan hanya berdampak pada perilaku spontan yang tidak terkendali, tetapi juga menyebabkan penurunan kognitif yang signifikan.
Seorang sumber yang dekat dengan rapper tersebut mengungkapkan bahwa mantan suami Kim Kardashian ini kembali terjerumus dalam kebiasaan merusak diri sendiri, yang kini semakin menggerogoti dirinya.
Selain melupakan ucapan-ucapannya sendiri, rapper sekaligus desainer ini juga mulai mengalami kesulitan dalam mengingat nama-nama orang yang sudah lama ada di sekitarnya.
"Ia kembali pada kebiasaan lamanya yang merusak diri sendiri dan hal itu menggerogoti apa pun yang tersisa darinya," jelas seorang sumber yang dekat dengan ayah empat anak itu.
Baca Juga: Kanye West Ngaku sebagai Seorang Nazi, Kagumi Sosok Hitler
"Ia tidak hanya lupa apa yang telah dikatakannya, ia juga kesulitan mengingat nama-nama orang yang telah dikenalnya selama bertahun-tahun," tambahnya.
Sumber tersebut juga menyatakan bahwa suami Bianca Censori ini sempat berhenti menggunakan gas tertawa pada Agustus lalu. Namun, ia kembali mengonsumsinya pada Januari, yang diduga menjadi salah satu faktor di balik perilakunya yang kontroversial.
Termasuk saat ia tampil dengan aksi vulgar di Grammy bersama sang istri. Seorang dokter spesialis, Dr. Gabe Mirkin, yang tidak menangani Kanye secara langsung, menjelaskan bahwa nitrogen oksida dapat menyebabkan ketergantungan psikologis, karena pengguna cenderung ingin terus mengejar sensasi euforia yang diberikan.
Namun, efek sampingnya sangat berbahaya. Pasalnya, zat ini dapat merusak sel-sel otak dan meningkatkan risiko terkena demensia secara drastis.
Baca Juga: Kanye West Diusir dari Grammy Awards 2025, Diduga Tak Diundang
"Membuat ketagihan secara mental karena pengguna akan ingin terus mengejar euforia yang mereka rasakan, tetapi zat itu merusak sel-sel otak dan sangat meningkatkan risiko terkena demensia," ujar Dr. Gabe.
Situasi artis 47 tahun ini membuat banyak orang di sekitarnya khawatir akan kondisi mental dan kesehatannya di masa depan. Sumber lainnya bahkan menyebut bahwa kebiasaannya menghirup gas tertawa telah menyeretnya ke dalam situasi yang dapat berujung pada bencana.
Kekhawatiran ini semakin besar mengingat pola perilakunya yang semakin tidak stabil dan kecenderungannya untuk kembali ke kebiasaan destruktif yang pernah ia tinggalkan sebelumnya.
"Kau berharap yang terbaik, tetapi takut yang terburuk dengan Kanye. Gas tersebut telah membawanya menuju bencana yang hampir pasti," tutur sumber lainnya.
(dra)
Lihat Juga :