Ifan Seventeen Buka Suara usai Penunjukannya sebagai Dirut PT PFN Dipertanyakan
Jum'at, 14 Maret 2025 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
“PFN bukan sekadar tentang siapa yang memimpinnya, melainkan tentang bagaimana industri perfilman dan konten di Indonesia kini mulai menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam upaya membangun sumber daya manusia kreatif, inovatif, berdaya saing tinggi hingga ke level internasional,” ujarnya.
Baca Juga: 5 Artis Protes Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN, Ada Luna Maya dan Fedi Nuril
Menurutnya, saat ini merupakan momentum penting bagi kebangkitan perfilman Indonesia. Ia optimistis bahwa dengan melangkah maju penuh keyakinan, film, konten, dan karya audiovisual dapat menjadi senjata ampuh dalam membangun karakter serta identitas bangsa.
Lebih dari itu, Ifan menyebut bahwa industri kreatif di bidang ini bisa menjadi credential asset yang bernilai tinggi di kancah global. "Saat ini momentum kebangkitan, melangkah maju penuh keyakinan; film, konten, karya audiovisual menjadi salah satu senjata terkuat membangun karakter identitas bangsa sekaligus menjadi credential asset," tuturnya.
Pernyataan Ifan tersebut diharapkan dapat meredam kritik yang mempertanyakan kapasitasnya sebagai pemimpin di PFN. Namun, masih menjadi tantangan bagi dirinya untuk membuktikan bahwa ia mampu membawa perubahan dan memberikan kontribusi nyata bagi industri perfilman nasional di bawah kepemimpinannya.
"Semoga PFN menjadi rumah besar bagi para sineas, kreator konten, pekerja industri kreatif di Indonesia. Bismillah," pungkasnya.
Baca Juga: 5 Artis Protes Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN, Ada Luna Maya dan Fedi Nuril
Menurutnya, saat ini merupakan momentum penting bagi kebangkitan perfilman Indonesia. Ia optimistis bahwa dengan melangkah maju penuh keyakinan, film, konten, dan karya audiovisual dapat menjadi senjata ampuh dalam membangun karakter serta identitas bangsa.
Lebih dari itu, Ifan menyebut bahwa industri kreatif di bidang ini bisa menjadi credential asset yang bernilai tinggi di kancah global. "Saat ini momentum kebangkitan, melangkah maju penuh keyakinan; film, konten, karya audiovisual menjadi salah satu senjata terkuat membangun karakter identitas bangsa sekaligus menjadi credential asset," tuturnya.
Pernyataan Ifan tersebut diharapkan dapat meredam kritik yang mempertanyakan kapasitasnya sebagai pemimpin di PFN. Namun, masih menjadi tantangan bagi dirinya untuk membuktikan bahwa ia mampu membawa perubahan dan memberikan kontribusi nyata bagi industri perfilman nasional di bawah kepemimpinannya.
"Semoga PFN menjadi rumah besar bagi para sineas, kreator konten, pekerja industri kreatif di Indonesia. Bismillah," pungkasnya.
(dra)
Lihat Juga :