Profil Arafah Rianti, Pacar Steven Wongso
Senin, 24 Maret 2025 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2016, Arafah mulai meniti karier komedinya dengan bergabung ke dalam komunitas Stand Up Indo Depok, sebuah forum bagi para komika pemula untuk belajar dan mengembangkan kemampuan mereka.
Melalui komunitas ini, ia aktif mengikuti berbagai kompetisi lokal dan berhasil meraih sejumlah kemenangan. Sekaligus menemukan ruang yang membebaskannya bereksplorasi dengan gaya materi yang absurd serta narasi-narasi personal, yang kemudian menjadi ciri khas dan kekuatan utama dalam setiap penampilannya di panggung stand-up comedy.
![Profil Arafah Rianti, Pacar Steven Wongso]()
Foto/Instagram @arafahrianti
Keikutsertaan Arafah dalam ajang Stand Up Comedy Academy (SUCA) musim kedua pada tahun 2016 menjadi titik balik penting dalam kariernya. Di mana meskipun awalnya ia sempat diremehkan karena gaya panggung yang dianggap hanya mengandalkan suara khas dan ekspresi polos tanpa kekuatan materi, di bawah bimbingan mentor Mo Sidik, Arafah berhasil menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa.
Di atas panggung, ia menghadirkan materi-materi komedi dari pengalaman pribadinya. Mulai dari kisah sebagai mahasiswa hingga dinamika keluarga yang disampaikan lewat sudut pandang unik dan menghibur. Perjuangannya mengantarkannya ke babak grand final bersama Aci Resti dan Hernawan Yoga, dan meskipun ia hanya meraih posisi runner-up, penampilannya sukses mencuri perhatian publik dan membukakan jalan menuju dunia hiburan arus utama.
Baca Juga: Arafah Rianti Minta Maaf Kasus Dilabrak Tetangga Parkir Mobil di Jalan
![Profil Arafah Rianti, Pacar Steven Wongso]()
Foto/Instagram @arafahrianti
Arafah membentuk identitas komedinya melalui gaya yang dikenal sebagai komedi absurd, yaitu dengan mengangkat situasi sehari-hari yang tampak biasa lalu membingkainya kembali menggunakan logika yang tak terduga dan unik.
Seperti saat ia membahas fenomena antre dalam budaya Indonesia dengan pendekatan filosofis yang jenaka. Gaya ini dipengaruhi oleh sosok-sosok komika yang menjadi inspirasinya, seperti Raditya Dika dan Indra Frimawan, yang piawai dalam mengolah pengalaman pribadi menjadi humor yang dapat diterima secara luas oleh berbagai kalangan.
![Profil Arafah Rianti, Pacar Steven Wongso]()
Foto/Instagram @arafahrianti
Kesuksesan Arafah di ajang SUCA menjadi gerbang masuknya ke dunia akting. Dimulai dari debut perdananya di film Cek Toko Sebelah (2016), di mana ia menunjukkan kemampuan berakting yang natural saat memerankan karakter karyawan toko yang polos dan menghibur.
Beradu peran dengan komedian kenamaan seperti Ernest Prakasa, peran tersebut membuktikan keluwesan Arafah di depan kamera dan menjadi awal dari keterlibatannya dalam lebih dari selusin film layar lebar. Termasuk Generasi Kocak: 90an Vs Komika dan D.O.A.: Cari Jodoh.
Melalui komunitas ini, ia aktif mengikuti berbagai kompetisi lokal dan berhasil meraih sejumlah kemenangan. Sekaligus menemukan ruang yang membebaskannya bereksplorasi dengan gaya materi yang absurd serta narasi-narasi personal, yang kemudian menjadi ciri khas dan kekuatan utama dalam setiap penampilannya di panggung stand-up comedy.
Terobosan di Stand Up Comedy Academy

Foto/Instagram @arafahrianti
Keikutsertaan Arafah dalam ajang Stand Up Comedy Academy (SUCA) musim kedua pada tahun 2016 menjadi titik balik penting dalam kariernya. Di mana meskipun awalnya ia sempat diremehkan karena gaya panggung yang dianggap hanya mengandalkan suara khas dan ekspresi polos tanpa kekuatan materi, di bawah bimbingan mentor Mo Sidik, Arafah berhasil menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa.
Di atas panggung, ia menghadirkan materi-materi komedi dari pengalaman pribadinya. Mulai dari kisah sebagai mahasiswa hingga dinamika keluarga yang disampaikan lewat sudut pandang unik dan menghibur. Perjuangannya mengantarkannya ke babak grand final bersama Aci Resti dan Hernawan Yoga, dan meskipun ia hanya meraih posisi runner-up, penampilannya sukses mencuri perhatian publik dan membukakan jalan menuju dunia hiburan arus utama.
Baca Juga: Arafah Rianti Minta Maaf Kasus Dilabrak Tetangga Parkir Mobil di Jalan
Gaya Komedi Absurd

Foto/Instagram @arafahrianti
Arafah membentuk identitas komedinya melalui gaya yang dikenal sebagai komedi absurd, yaitu dengan mengangkat situasi sehari-hari yang tampak biasa lalu membingkainya kembali menggunakan logika yang tak terduga dan unik.
Seperti saat ia membahas fenomena antre dalam budaya Indonesia dengan pendekatan filosofis yang jenaka. Gaya ini dipengaruhi oleh sosok-sosok komika yang menjadi inspirasinya, seperti Raditya Dika dan Indra Frimawan, yang piawai dalam mengolah pengalaman pribadi menjadi humor yang dapat diterima secara luas oleh berbagai kalangan.
Terjun ke Dunia Akting

Foto/Instagram @arafahrianti
Kesuksesan Arafah di ajang SUCA menjadi gerbang masuknya ke dunia akting. Dimulai dari debut perdananya di film Cek Toko Sebelah (2016), di mana ia menunjukkan kemampuan berakting yang natural saat memerankan karakter karyawan toko yang polos dan menghibur.
Beradu peran dengan komedian kenamaan seperti Ernest Prakasa, peran tersebut membuktikan keluwesan Arafah di depan kamera dan menjadi awal dari keterlibatannya dalam lebih dari selusin film layar lebar. Termasuk Generasi Kocak: 90an Vs Komika dan D.O.A.: Cari Jodoh.
Lihat Juga :