Rencana Kejam Pangeran William untuk Gelar Harry dan Meghan Markle Terungkap
Senin, 31 Maret 2025 - 06:00 WIB
loading...
Pangeran William dikabarkan telah menyusun langkah kejam untuk mencabut gelar bangsawan milik Pangeran Harry dan Meghan Markle jika kembali mengkritik. Foto/People
A
A
A
INGGRIS - Pangeran William dikabarkan telah menyusun langkah kejam untuk mencabut gelar bangsawan milik Pangeran Harry dan Meghan Markle jika pasangan tersebut kembali mengkritik Keluarga Kerajaan secara terbuka. Terutama setelah ia kelak naik takhta menjadi Raja Inggris.
Menurut laporan yang diungkap Radar Online, Pangeran William disebut belum benar-benar memaafkan Pangeran Harry dan Meghan Markle atas berbagai pernyataan kontroversial yang mereka sampaikan sejak keluar dari tugas-tugas kerajaan pada 2020.
Dilansir dari Geo TV, Senin (31/3/2025), salah satu yang paling membekas adalah isi buku memoar Spare karya Harry. Di mana ia secara gamblang menggambarkan ayahnya, Raja Charles III, sebagai sosok yang dingin secara emosional.
Sumber dalam kerajaan menyebutkan bahwa Charles sangat terganggu dengan narasi tersebut. "Sang raja merasa sakit hati karena disebut sebagai ayah yang emosionalnya tertutup dalam buku Spare," kata sumber tersebut.
Baca Juga: 6 Penyebab Pertikaian Pangeran William dan Harry, dari Keluarga Jadi Musuh Bebuyutan
![Rencana Kejam Pangeran William untuk Gelar Harry dan Meghan Markle Terungkap]()
Foto/People
Namun, meskipun merasa tersinggung, raja 76 tahun itu diyakini enggan mengambil langkah pencabutan gelar putra bungsu dan menantunya itu karena mempertimbangkan citranya di mata publik.
"Charles sangat peduli dengan reputasinya. Ia takut langkah mencabut gelar akan dianggap sebagai tindakan balas dendam atau picik, terutama karena gelar Sussex tersebut diberikan langsung oleh mendiang Ratu Elizabeth II pada hari pernikahan Harry dan Meghan," jelasnya.
Berbeda dengan ayahnya, William disebut memiliki pendekatan yang lebih tegas. Putra mahkota yang juga bergelar Pangeran Wales ini dikabarkan tidak ragu mempertimbangkan pencabutan gelar jika adiknya kembali menyerang kerajaan secara publik.
Menurut sumber yang sama, beberapa pertemuan tertutup telah dilakukan di lingkungan istana untuk membahas kemungkinan tersebut.
Baca Juga: Kate Middleton Dorong Pangeran William Buka Hati untuk Harry demi Keluarga Kerajaan
“William tidak ingin melihat institusi kerajaan terus-menerus diserang dari luar oleh orang-orang yang pernah menjadi bagian dari dalamnya," ujarnya.
"Ia dikabarkan mendukung opsi pencabutan gelar, dan telah ada diskusi internal mengenai skenario tersebut, meskipun secara hukum hal ini harus melalui proses di Parlemen," pungkasnya.
Jika benar dilaksanakan, rencana tersebut akan menjadi langkah besar dan berani yang bisa memperkuat posisi suami Kate Middleton ini sebagai pemimpin yang berkomitmen menjaga wibawa Kerajaan Inggris.
Namun di sisi lain, langkah itu juga berpotensi memperuncing jurang antara dua bersaudara yang dulunya sangat dekat ini.
Baca Juga: Pangeran William Menyelamatkan Nyawa Harry dan Meghan Markle di AS
Menurut laporan yang diungkap Radar Online, Pangeran William disebut belum benar-benar memaafkan Pangeran Harry dan Meghan Markle atas berbagai pernyataan kontroversial yang mereka sampaikan sejak keluar dari tugas-tugas kerajaan pada 2020.
Dilansir dari Geo TV, Senin (31/3/2025), salah satu yang paling membekas adalah isi buku memoar Spare karya Harry. Di mana ia secara gamblang menggambarkan ayahnya, Raja Charles III, sebagai sosok yang dingin secara emosional.
Sumber dalam kerajaan menyebutkan bahwa Charles sangat terganggu dengan narasi tersebut. "Sang raja merasa sakit hati karena disebut sebagai ayah yang emosionalnya tertutup dalam buku Spare," kata sumber tersebut.
Baca Juga: 6 Penyebab Pertikaian Pangeran William dan Harry, dari Keluarga Jadi Musuh Bebuyutan

Foto/People
Namun, meskipun merasa tersinggung, raja 76 tahun itu diyakini enggan mengambil langkah pencabutan gelar putra bungsu dan menantunya itu karena mempertimbangkan citranya di mata publik.
"Charles sangat peduli dengan reputasinya. Ia takut langkah mencabut gelar akan dianggap sebagai tindakan balas dendam atau picik, terutama karena gelar Sussex tersebut diberikan langsung oleh mendiang Ratu Elizabeth II pada hari pernikahan Harry dan Meghan," jelasnya.
Berbeda dengan ayahnya, William disebut memiliki pendekatan yang lebih tegas. Putra mahkota yang juga bergelar Pangeran Wales ini dikabarkan tidak ragu mempertimbangkan pencabutan gelar jika adiknya kembali menyerang kerajaan secara publik.
Menurut sumber yang sama, beberapa pertemuan tertutup telah dilakukan di lingkungan istana untuk membahas kemungkinan tersebut.
Baca Juga: Kate Middleton Dorong Pangeran William Buka Hati untuk Harry demi Keluarga Kerajaan
“William tidak ingin melihat institusi kerajaan terus-menerus diserang dari luar oleh orang-orang yang pernah menjadi bagian dari dalamnya," ujarnya.
"Ia dikabarkan mendukung opsi pencabutan gelar, dan telah ada diskusi internal mengenai skenario tersebut, meskipun secara hukum hal ini harus melalui proses di Parlemen," pungkasnya.
Jika benar dilaksanakan, rencana tersebut akan menjadi langkah besar dan berani yang bisa memperkuat posisi suami Kate Middleton ini sebagai pemimpin yang berkomitmen menjaga wibawa Kerajaan Inggris.
Namun di sisi lain, langkah itu juga berpotensi memperuncing jurang antara dua bersaudara yang dulunya sangat dekat ini.
Baca Juga: Pangeran William Menyelamatkan Nyawa Harry dan Meghan Markle di AS
(dra)
Lihat Juga :