Dari Sepatu Legendaris hingga Kolektor Desainer Ternama
Sabtu, 05 September 2020 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
Hasil tangan dingin para desainer muslimah menjadi favoritnya sebagai penunjang penampilannya di momen tertentu. Menurut Indah, ada rasa bangga karena turut mendukung produk lokal dan para pengrajin dalam negeri.
"Desainer muslimah sekarang bagus-bagus kualitasnya, bahkan sampai terkenal ke luar negeri. Kebetulan juga, karya mereka pas sekali dengan selera saya," ujar Indah yang berprofesi sebagai dokter umum ini.
Jadi bukan hanya membeli Docmarc karena nama besar, para desainer muslimah ini itu menilai rancangan mereka variatif. "Bukan hanya untuk muslimah berhijab saja tapi bisa juga dipakai sama yang non-hijab asal mau berpakaian modest," tambahnya.
Awal mengoleksi busana muslim dan kerudung brand para desainer, itu karena para desainer tersebut masuk dalam Hijabers Community. Saat itu, Indah hanya ingin mendukung mereka secara langsung. Namun, ternyata lama kelamaan Indah semakin jatuh cinta dengan setiap koleksi terbaru dari para desainer muslimah tersebut. Sebut saja seperti Dian Pelangi, Ria Miranda, dan Restu Anggraini. Brand busana muslim seperti KIVITZ by Fitri Aulia, KAMI, juga Pelangi Asmara kolaborasi Dian Pelangi dengan mendiang desainer Barli Asmara. (Lihat videonya: Pekerja Diduga Lalai Dua Bangunan Ruko Roboh)
Memang tidak secara khusus menjadi member, namun karena dekat dengan beberapa desainer ditambah rajinnya Indah menggunggah dirinya saat mengenakan busana muslim hasil rancangan para desainer itu, dia pun kerap diundang untuk ikut hadir di fashion show atau event mereka. Beberapa desainer malah mengirim koleksi terbaru.
Brand dari desainer ini terbilang eksklusif karena tidak dibuat dalam jumlah yang banyak. Tidak heran harganya pun bisa lebih mahal dari busana muslim lainnya. Indah memang tidak menyebut angka nominal. Namun, brand desainer rata-rata untuk kerudung mulai dari Rp125.000, baju atasan atau bawahan lebih dari Rp200.000, sementara untuk dress mulai dari Rp400.000. (Ananda Nararya)
"Desainer muslimah sekarang bagus-bagus kualitasnya, bahkan sampai terkenal ke luar negeri. Kebetulan juga, karya mereka pas sekali dengan selera saya," ujar Indah yang berprofesi sebagai dokter umum ini.
Jadi bukan hanya membeli Docmarc karena nama besar, para desainer muslimah ini itu menilai rancangan mereka variatif. "Bukan hanya untuk muslimah berhijab saja tapi bisa juga dipakai sama yang non-hijab asal mau berpakaian modest," tambahnya.
Awal mengoleksi busana muslim dan kerudung brand para desainer, itu karena para desainer tersebut masuk dalam Hijabers Community. Saat itu, Indah hanya ingin mendukung mereka secara langsung. Namun, ternyata lama kelamaan Indah semakin jatuh cinta dengan setiap koleksi terbaru dari para desainer muslimah tersebut. Sebut saja seperti Dian Pelangi, Ria Miranda, dan Restu Anggraini. Brand busana muslim seperti KIVITZ by Fitri Aulia, KAMI, juga Pelangi Asmara kolaborasi Dian Pelangi dengan mendiang desainer Barli Asmara. (Lihat videonya: Pekerja Diduga Lalai Dua Bangunan Ruko Roboh)
Memang tidak secara khusus menjadi member, namun karena dekat dengan beberapa desainer ditambah rajinnya Indah menggunggah dirinya saat mengenakan busana muslim hasil rancangan para desainer itu, dia pun kerap diundang untuk ikut hadir di fashion show atau event mereka. Beberapa desainer malah mengirim koleksi terbaru.
Brand dari desainer ini terbilang eksklusif karena tidak dibuat dalam jumlah yang banyak. Tidak heran harganya pun bisa lebih mahal dari busana muslim lainnya. Indah memang tidak menyebut angka nominal. Namun, brand desainer rata-rata untuk kerudung mulai dari Rp125.000, baju atasan atau bawahan lebih dari Rp200.000, sementara untuk dress mulai dari Rp400.000. (Ananda Nararya)
(ysw)
Lihat Juga :