Ajak Bangkitkan Pariwisata, Kemenparekraf Luncurkan Protokol K4 di Daya Tarik Wisata

loading...
Ajak Bangkitkan Pariwisata, Kemenparekraf Luncurkan Protokol K4 di Daya Tarik Wisata
Tangkapan layar moderator webinar Lebih Jauh Kampanye Indonesia Care & Protokol K4 Di Daya Tarik Wisata. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan sekaligus mensosialisasikan Panduan Protokol K4 di Daya Tarik Wisata dan Homestay kepada asosiasi, pelaku industri, dan peserta webinar bertajuk “Lebih Jauh Kampanye Indonesia Care & Protokol K4 Di Daya Tarik Wisata” pada Jumat (4/9).

Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi KemenparekrafFrans Teguh menyampaikan, seiring mulai melonggarnya pembatasan sosial, pemerintah melihat fenomena baik di mana destinasi wisata dan taman-taman rekreasi sudah kembali dibuka dan menerima pengunjung, khususnya di akhir pekan, dan mulai ada pergerakan orang untuk berwisata. (Baca Juga: 10 Tips Melancong Aman, Protokol Kesehatan Terjaga)

"Oleh karenanya begitu penting untuk mencermati dan memastikan penerapan protokol kesehatan, kebersihan, dan keselamatan secara baik di tempat-tempat ini. Kami begitu mengapresiasi pengelola daya tarik wisatayang sudah memiliki kesadaran yang baik dalam menerapkan protokolnya," ujar Frans melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, kemarin (5/9).

Frans menambahkan bahwa kampanye Indonesia Care dalam penerapannya harus memperlihatkan bentuk kepedulian bangsa Indonesia kepada kesehatan, kebersihan, dan keselamatan masyarakat serta pelaku industri destinasi wisata itu sendiri. Pengelola taman rekreasi dan atraksi wisata diharapkan juga mampu untuk mengembangkan rekayasa teknis dan inovasi dalam pelayanan.



Sementara itu (PLT) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Bali, Cokorda Raka Darmawan mengatakan, Bali telah mempersiapkan diri untuk kehidupan dengan tatanan baru demi kembali bergeraknya ekonomi dan pariwisata serta upaya antisipasi penyebaran COVID-19 serta keselamatan masyarakat secara umum.

Kajian untuk mempersiapkan ini telah dilakukan sejak Juni lalu. Dan pada Juli 2020, untuk tahap awal Bali mulai membuka kegiatan pariwisatakhusus bagi masyarakat Bali sendiri, dan baru di akhir Juli lalu dibuka untuk wisatawan Nusantara.

Ada 11 daya tarik wisatadi wilayah Kabupaten Badung yang sudah menerapkan protokol K4, di antaranya Pantai Kuta, Garuda Wisnu Kencana, dan Beach Walk Shopping Center.



Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Bambang Soetanto menyampaikan, ada sekitar 900-1.000-an taman serta atraksi wisata di bawah asosiasi ini yang siap dan sudah menerapkan protokol kesehatan dalam lingkungan usahanya semenjak mulai boleh dibuka hingga kini.

"Pariwisata domestik memang kelihatan mulai bangkit dan perlu kita kawal dan cermati bersama penerapan protokol K4-nya dan juga keberlangsungan usahanya. Dukungan dan bantuan dari para pemegang kepentingan, khususnya pemerintah begitu dibutuhkan di tengah masa pandemi ini. Dalam semangat yang sama, asosiasi mendukung dan mensinergikan sekaligus mensosialisasikan dan mengkomunikasikan prinsip serta nilai yang ada di protokol K4 Indonesia Care," papar Bambang. (Baca Juga: Sheraton Hotels Buka Resor Tepi Pantai di Pulau Belitung)

Panduan protokol kesehatan, kebersihan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan hidup serta seluruh materi webinar ini dapat diunduh melalui tautan https://www.indonesia.travel/id/id/i-do-care-covid19.
(tsa)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top