Mengenal Moluskum Kontagiosum, Penyakit Kulit Akibat Pakai Baju Thrifting Tanpa Dicuci

Senin, 21 April 2025 - 12:20 WIB
loading...
Mengenal Moluskum Kontagiosum,...
Moluskum kontagiosum merupakan penyakit kulit menular akibat memakai baju thrifting tanpa dicuci, penting diketahui di tengah tren belanja pakaian bekas. Foto/TikTok @oneonevertwo
A A A
JAKARTA - Moluskum kontagiosum merupakan penyakit kulit menular akibat memakai baju thrifting tanpa dicuci, penting diketahui di tengah tren belanja pakaian bekas yang semakin populer. Terutama di kalangan anak muda.

Selain ramah kantong dan lingkungan, baju thrifting sering kali unik dan berbeda dari pakaian di pasaran. Namun di balik popularitasnya, ada potensi risiko kesehatan yang perlu diwaspadai, terutama jika pakaian tidak dibersihkan dengan benar sebelum dikenakan.

Dilansir dari Health, Senin (21/4/2025), salah satu penyakit kulit yang dapat muncul akibat mengenakan pakaian bekas yang tidak dicuci adalah moluskum kontagiosum.

Mengenal Moluskum Kontagiosum



Baca Juga: Pria Ini Idap Penyakit Kulit Akibat Pakai Baju Thrifting Tanpa Dicuci, Kenali Gejalanya

Apa Itu Moluskum Kontagiosum?



Moluskum kontagiosum adalah infeksi kulit menular yang disebabkan oleh virus molluscum contagiosum virus (MCV), yang termasuk dalam kelompok poxvirus. Penyakit ini menyebabkan munculnya benjolan kecil, bulat, dan padat di kulit yang biasanya berwarna putih, merah muda, atau mengilat dengan lekukan kecil di bagian tengahnya.

Meski tidak menimbulkan rasa sakit, moluskum bisa menyebar dengan mudah ke area tubuh lain atau ke orang lain. Terutama melalui kontak langsung kulit ke kulit atau melalui benda yang terkontaminasi, seperti pakaian, handuk, atau peralatan mandi.

Penularan Melalui Pakaian Bekas



Salah satu cara penyebaran moluskum kontagiosum adalah melalui kontak tidak langsung, termasuk menggunakan pakaian bekas yang belum dicuci bersih. Pakaian yang terkontaminasi virus dari pengguna sebelumnya berisiko menularkan infeksi ke pemakainya.

Apalagi jika dipakai langsung tanpa dibersihkan terlebih dahulu. Oleh karena itu, belanja thrift tanpa kebiasaan mencuci pakaian sebelum dipakai bisa menjadi jalan masuk virus ke kulit.

Gejala Moluskum Kontagiosum



Gejala utama moluskum kontagiosum adalah munculnya benjolan-benjolan kecil di kulit, yang memiliki ciri khas sebagai berikut:

1. Ukuran kecil, sekitar 2–5 mm
2. Permukaan halus dan mengilap
3. Ada lekukan kecil di bagian tengah
4. Umumnya tidak terasa nyeri, namun bisa gatal
5. Bisa muncul secara tunggal atau berkelompok
6. Paling sering muncul di wajah, leher, lengan, kaki, atau perut

Jika benjolan tergores atau terluka, virus bisa menyebar lebih cepat ke bagian tubuh lain.

Baca Juga: Kenali Ringworm, Penyakit Kulit yang Belakangan Viral di Kalangan Anggota Gym

Siapa yang Berisiko?



Moluskum kontagiosum bisa menyerang siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada:

1. Anak-anak (karena imunitas yang belum sepenuhnya matang)
2. Orang dengan kulit sensitif atau luka terbuka
3. Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah
4. Individu yang melakukan kontak fisik atau berbagi barang pribadi dengan penderita

Pengobatan dan Penanganan



Moluskum kontagiosum sebenarnya bisa sembuh sendiri dalam beberapa bulan hingga satu tahun, tergantung pada daya tahan tubuh penderita. Namun, pada beberapa kasus, terutama jika jumlah benjolan banyak atau menyebabkan gangguan estetika, pengobatan bisa dilakukan melalui:

1. Kuretase: mengangkat benjolan dengan alat khusus
2. Krioterapi: membekukan benjolan dengan nitrogen cair
3. Laser: membakar jaringan terinfeksi
4. Krim topikal antivirus atau pengelupasan kimia

Konsultasi ke dokter kulit penting dilakukan agar penanganan disesuaikan dengan kondisi dan tingkat keparahan infeksi.

Pencegahan Moluskum Kontagiosum



Agar terhindar dari moluskum, berikut langkah-langkah pencegahan yang disarankan:

1. Cuci bersih semua pakaian thrift sebelum dikenakan, sebaiknya dengan air panas dan detergen.

2. Hindari berbagi barang pribadi, seperti handuk, pakaian dalam, dan alat mandi.

3. Gunakan pakaian bersih dan kering, terutama jika kulit memiliki luka atau iritasi.

4. Jaga kebersihan kulit dengan mandi secara teratur dan menggunakan sabun antibakteri.

5. Hindari menyentuh benjolan jika sudah terinfeksi agar tidak menyebar ke area lain.

Baca Juga: 2 Penyakit Kulit yang Menyerang Wajah di Musim Hujan, Ini Penyebabnya
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Sepelekan Saluran...
Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini demi Cegah Penyakit Serius
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Tren Inside-Out Nutricosmetics,...
Tren Inside-Out Nutricosmetics, Solusi Cerdas Perempuan Modern Atasi Penuaan Dini
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Peringatan Hari Menstruasi...
Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara: Kolaborasi Lintas Sektor Serukan Dunia yang Ramah Menstruasi
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Rekomendasi
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 4: Tingkah Lucu Warga Kampung Sindang Barang Tetap Mewarnai Suasana
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Infografis
Mengenal Brain Freeze, Sakit...
Mengenal Brain Freeze, Sakit Kepala Akibat Rangsangan Dingin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved