Raja Charles III Kesal dengan Reaksi Lebay Pangeran Harry soal Keamanan Kerajaan

Rabu, 07 Mei 2025 - 09:00 WIB
loading...
Raja Charles III Kesal...
Raja Charles III dikabarkan merasa kesal dengan reaksi Pangeran Harry soal keamanan kerajaan yang gagal didapat kembali setelah bandingnya di pengadilan kalah. Goto/People
A A A
INGGRIS - Raja Charles III dikabarkan merasa kesal dengan reaksi Pangeran Harry soal keamanan kerajaan yang gagal didapat kembali setelah bandingnya di pengadilan kalah. Setelah mengalami kekalahan telak, Harry kembali menjadi sorotan usai menyampaikan keluhan tajam terhadap Kerajaan Inggris dalam sebuah wawancara televisi terbaru.

Dalam percakapannya yang disiarkan dari California, Pangeran Harry menyuarakan rasa kecewanya terhadap keputusan pengadilan yang menolak permohonannya untuk mendapatkan kembali perlindungan bersenjata saat berada di Inggris. Ia juga menyatakan bahwa ayahnya, Raja Charles III, enggan berbicara dengannya terkait persoalan tersebut.

Meskipun Harry mengaku masih berharap untuk berdamai dengan keluarganya, reaksi Charles disebut jauh dari positif. Menurut sumber dekat Istana, sang raja merasa marah dan jenuh atas pernyataan putra bungsunya itu yang dinilai menyudutkan kerajaan serta menimbulkan beban tambahan bagi pemerintah dan rakyat Inggris.

Dilansir dari News, Rabu, (7/5/2025), teman dekat Charles menegaskan bahwa raja 76 tahun itu tidak bisa campur tangan dalam urusan pengadilan demi menjaga netralitas konstitusional. Namun justru merasa kecewa karena putranya tidak menghormati prinsip tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta Usaha Rujuk Pangeran Harry dan Raja Charles III, Keluarga Kerajaan di Ujung Damai?

Raja Charles III Kesal dengan Reaksi Lebay Pangeran Harry soal Keamanan Kerajaan

Foto/People

“Yang membuatnya kesal secara pribadi bukan hanya soal keamanan, tapi karena ada kesan bahwa ia sebagai ayah tak peduli terhadap keluarganya. Padahal, ia sangat mencemaskan dampak keuangan dan sumber daya yang terkuras akibat kasus ini,” kata sumber tersebut.

Dalam wawancara berdurasi 30 menit itu, adik Pangeran William ini menyalahkan sistem kerajaan, menuding adanya campur tangan dalam keputusan pengurangan keamanannya setelah mundur dari tugas kerajaan tahun 2020. Ia menyebut situasi ini sebagai "rekayasa institusional", dan menuding perwakilan keluarga kerajaan di komite RAVEC telah ikut memengaruhi keputusan keamanan.

Suami Meghan Markle ini juga mengungkapkan bahwa dirinya tak bisa kembali ke Inggris bersama istri dan anak-anak karena merasa situasi tidak aman. Ia mengatakan kehilangan akses perlindungan membuatnya ragu menunjukkan tanah kelahirannya kepada anak-anaknya, meskipun ia menegaskan rasa cintanya kepada Inggris.

“Saya tidak ingin terus terjebak dalam pertikaian ini. Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dalam konflik, apalagi saya bahkan tidak tahu berapa lama lagi ayah saya bisa hidup,” ujarnya dengan nada emosional.

Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Buat Raja Charles III Hidup seperti di Neraka, Penuh Penderitaan

Namun, narasi sang Duke dinilai memperkeruh situasi internal kerajaan. Beberapa jam sebelum wawancara ditayangkan, sumber istana sempat mengutarakan harapan akan adanya rekonsiliasi. Tapi harapan itu memudar seiring serangkaian tudingan yang dilontarkan Harry terhadap Charles, William, dan ibu sambungnya, Ratu Camilla.

“Raja adalah sosok yang penuh kasih dan selalu menginginkan perdamaian, tapi semua ini telah menguji kesabarannya. Ia melihat persoalan ini sebagai ranah hukum, bukan sesuatu yang bisa diselesaikan dengan campur tangan pribadi,” lanjut sumber tersebut.

Harry menutup wawancaranya dengan menyinggung kekhawatirannya soal keselamatan keluarganya. Ia mengaku takut sejarah kelam keluarganya, merujuk pada kematian mendiang ibunya, Putri Diana terulang kembali, dan ia merasa sistem yang seharusnya melindunginya justru gagal menjalankan tanggung jawab.

“Saya tak hanya kehilangan perlindungan, tapi juga kehilangan rasa aman dari orang-orang yang seharusnya paling saya percayai,” ucap Harry, seraya memperingatkan bahwa jika sesuatu terjadi pada dirinya, Meghan, atau anak-anaknya, tanggung jawab moral akan jatuh pada sistem yang telah mengabaikan mereka.

Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Buat Raja Charles III Hidup seperti di Neraka, Penuh Penderitaan
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Rekomendasi
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
Kapal Induk Nuklir Harry...
Kapal Induk Nuklir Harry S Truman AS Tabrakan dengan Kapal Kargo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved