Raja Charles III Tidak Percaya Sama Sekali pada Pangeran Harry, Hubungan Kian Memburuk
Kamis, 15 Mei 2025 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
“Tak ada lagi rasa percaya. Bagi keluarga, percakapan pribadi dengan Harry tak bisa lagi dianggap aman,” ujarnya.
Meski demikian, sejumlah tokoh kerajaan seperti penulis biografi Robert Jobson melihat masih adanya jalan untuk rekonsiliasi. Ia menyarankan agar suami Meghan Markle tersebut mengambil langkah awal dan mengakui kesalahannya.
“Seharusnya Harry mengatakan, ‘Ayah, saya minta maaf. Saya membuat kesalahan dan ingin memperbaiki hubungan kita,’” tutur Jobson.
Menurutnya, raja 76 tahun itu adalah sosok yang memahami makna pengampunan, karena ia pun memiliki masa lalu yang tidak sempurna. “Jika ada orang yang dapat menjadi pribadi yang lebih besar dalam situasi ini, itu adalah Charles. Namun, ucapan terakhir Harry membuat kesempatan itu tertutup,” tambah Jobson.
Baca Juga: Raja Charles III Tolak Angkat Telepon, Pangeran Harry Rindu Keluarga Kerajaan
Dalam wawancaranya, adik ipar Kate Middleton itu mengutarakan keinginannya untuk memperbaiki hubungan dengan keluarganya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya ingin berdamai dan tidak ingin menghabiskan sisa hidupnya dalam pertikaian.
Meski demikian, sejumlah tokoh kerajaan seperti penulis biografi Robert Jobson melihat masih adanya jalan untuk rekonsiliasi. Ia menyarankan agar suami Meghan Markle tersebut mengambil langkah awal dan mengakui kesalahannya.
“Seharusnya Harry mengatakan, ‘Ayah, saya minta maaf. Saya membuat kesalahan dan ingin memperbaiki hubungan kita,’” tutur Jobson.
Menurutnya, raja 76 tahun itu adalah sosok yang memahami makna pengampunan, karena ia pun memiliki masa lalu yang tidak sempurna. “Jika ada orang yang dapat menjadi pribadi yang lebih besar dalam situasi ini, itu adalah Charles. Namun, ucapan terakhir Harry membuat kesempatan itu tertutup,” tambah Jobson.
Baca Juga: Raja Charles III Tolak Angkat Telepon, Pangeran Harry Rindu Keluarga Kerajaan
Dalam wawancaranya, adik ipar Kate Middleton itu mengutarakan keinginannya untuk memperbaiki hubungan dengan keluarganya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya ingin berdamai dan tidak ingin menghabiskan sisa hidupnya dalam pertikaian.
Lihat Juga :