Ortuseight Angkat Kilas Balik Atlet Lewat #GiveitAll
Kamis, 15 Mei 2025 - 08:20 WIB
loading...
A
A
A
Namun, berbeda dengan campaign pertama yang mengekspolari esensi totalitas para atlet kolaborator serta campaign kedua yang mengajak audiens menemukan semangat atlet dalam diri mereka masing-masing, campaign ketiga kali ini menekankan sisi nostalgia dari cerita perjuangan para atlet lintas cabor. “Campaign #GiveItAll kali ini mengajak puluhan atlet dari olahraga sepakbola, futsal, lari, pencak silat dan lainnya,” sambung Yuda.
Kisah yang diangkat di antaranya perjuangan atlet sepak bola kelahiran Kota Bandung, Beckham Putra, yang mengenang kilas balik perjuangannya ketika membela Tim Nasional U-22 Indonesia menjadi juara SEA Games 2023 di Kamboja.
“Saya ingat betul jelang pertandingan saya sempat cedera, namun saya paksakan untuk tetap berjuang, fisioterapi sebelum dan sesudah berlatih saya lewati, sampai akhirnya jerih payah membuahkan hasil, pulang bisa bawa emas,” tuturnya.
Kemudian ada pula kisah Suci Wulandari Jambak, atlet Pencak Silat asal Sumatera Barat yang menceritakan jalan panjang dirinya menempuh tantangan hingga sampai ke titik berdiri saat ini.
Dari fase terpuruk sempat kalah PON Papua hingga berulang kali kalah seleksi, semua sudah ia rasakan. “Saat itu saya kecewa dengan diri saya, sampai berhenti latihan satu bulan. Namun setelahnya saya berpikir, tidak mau gagal begitu saja. Jadi saya mulai latihan lagi, walau tanpa tujuan yang penting saya latihan.” ujar dara kelahiran Desember 1994 ini. Hasil persistensi berlatih itu membuat dirinya berhasil membawa pulang emas untuk Indonesia dalam laga SEA Games Manila, Filipina.
Sekilas pula kisah dari Rio Pangestu Putra, atlet futsal Indonesia. Berawal dari kecil sangat menyukai olahraga sepakbola, dirinya bergabung di sekolah bola. “Dulu saking sukanya main bola, saya jalani latihan futsal dan sepakbola hampir setiap hari,” kenangnya.
Kisah yang diangkat di antaranya perjuangan atlet sepak bola kelahiran Kota Bandung, Beckham Putra, yang mengenang kilas balik perjuangannya ketika membela Tim Nasional U-22 Indonesia menjadi juara SEA Games 2023 di Kamboja.
“Saya ingat betul jelang pertandingan saya sempat cedera, namun saya paksakan untuk tetap berjuang, fisioterapi sebelum dan sesudah berlatih saya lewati, sampai akhirnya jerih payah membuahkan hasil, pulang bisa bawa emas,” tuturnya.
Kemudian ada pula kisah Suci Wulandari Jambak, atlet Pencak Silat asal Sumatera Barat yang menceritakan jalan panjang dirinya menempuh tantangan hingga sampai ke titik berdiri saat ini.
Dari fase terpuruk sempat kalah PON Papua hingga berulang kali kalah seleksi, semua sudah ia rasakan. “Saat itu saya kecewa dengan diri saya, sampai berhenti latihan satu bulan. Namun setelahnya saya berpikir, tidak mau gagal begitu saja. Jadi saya mulai latihan lagi, walau tanpa tujuan yang penting saya latihan.” ujar dara kelahiran Desember 1994 ini. Hasil persistensi berlatih itu membuat dirinya berhasil membawa pulang emas untuk Indonesia dalam laga SEA Games Manila, Filipina.
Sekilas pula kisah dari Rio Pangestu Putra, atlet futsal Indonesia. Berawal dari kecil sangat menyukai olahraga sepakbola, dirinya bergabung di sekolah bola. “Dulu saking sukanya main bola, saya jalani latihan futsal dan sepakbola hampir setiap hari,” kenangnya.
Lihat Juga :