Profil GlaxoSmithKline, Raksasa Biofarmasi di Balik Vaksin TBC Bill Gates untuk Indonesia
Minggu, 18 Mei 2025 - 10:00 WIB
loading...
GlaxoSmithKline (GSK), perusahaan biofarmasi asal Inggris, menjadi sorotan publik setelah terlibat dalam pengembangan vaksin TBC Bill Gates di Indonesia. Foto/Fortune
A
A
A
JAKARTA - GlaxoSmithKline (GSK), perusahaan biofarmasi kelas dunia asal Inggris, menjadi sorotan publik setelah terlibat dalam pengembangan vaksin TBC Bill Gates yang akan diuji klinis di Indonesia.
Vaksin TBC tersebut merupakan hasil kolaborasi antara GSK dan Bill & Melinda Gates Foundation, dengan tujuan menghadirkan solusi inovatif untuk penyakit tuberkulosis yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia.
Pengembangan vaksin TBC ini menggunakan teknologi protein rekombinan canggih dan dirancang untuk memberikan perlindungan yang lebih efektif dibanding vaksin BCG konvensional. Uji klinis vaksin M72 Bill Gates di Indonesia menuai reaksi beragam dari masyarakat.
Beberapa pihak menyuarakan kekhawatiran tentang keselamatan dan transparansi proses uji klinis, bahkan menuduh bahwa masyarakat dijadikan kelinci percobaan. Menanggapi isu tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa klaim-klaim tersebut tidak berdasar.
Baca Juga: Indonesia Jadi Lokasi Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates, Siti Fadilah: Partisipan dengan Kelinci Percobaan Sama Aja
"Infomasi yang mengatakan bahwa uji klinis vaksin TBC M72 bertujuan untuk membunuh masyarakat Indonesia adalah tidak benar. Proses uji klinis vaksin ini telah melalui tahapan riset yang ketat dan pengawasan untuk memastikan vaksin aman," kata Kemenkes dikutip dari akun Instagram resminya, Minggu (18/5/2025).
"Indonesia dipilih karena tingginya angka kasus TBC, dan vaksin ini bisa menjadi solusi untuk menyelamatkan nyawa. Jangan terjebak hoaks, dukung upaya mengatasi TBC di Indonesia," tambahnya.
Vaksin TBC tersebut merupakan hasil kolaborasi antara GSK dan Bill & Melinda Gates Foundation, dengan tujuan menghadirkan solusi inovatif untuk penyakit tuberkulosis yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia.
Pengembangan vaksin TBC ini menggunakan teknologi protein rekombinan canggih dan dirancang untuk memberikan perlindungan yang lebih efektif dibanding vaksin BCG konvensional. Uji klinis vaksin M72 Bill Gates di Indonesia menuai reaksi beragam dari masyarakat.
Beberapa pihak menyuarakan kekhawatiran tentang keselamatan dan transparansi proses uji klinis, bahkan menuduh bahwa masyarakat dijadikan kelinci percobaan. Menanggapi isu tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa klaim-klaim tersebut tidak berdasar.
Baca Juga: Indonesia Jadi Lokasi Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates, Siti Fadilah: Partisipan dengan Kelinci Percobaan Sama Aja
"Infomasi yang mengatakan bahwa uji klinis vaksin TBC M72 bertujuan untuk membunuh masyarakat Indonesia adalah tidak benar. Proses uji klinis vaksin ini telah melalui tahapan riset yang ketat dan pengawasan untuk memastikan vaksin aman," kata Kemenkes dikutip dari akun Instagram resminya, Minggu (18/5/2025).
"Indonesia dipilih karena tingginya angka kasus TBC, dan vaksin ini bisa menjadi solusi untuk menyelamatkan nyawa. Jangan terjebak hoaks, dukung upaya mengatasi TBC di Indonesia," tambahnya.
Lihat Juga :