Pangeran Harry-Meghan Markle Akan Dihapus dari Sejarah Kerajaan saat Raja Charles III Meninggal
Senin, 19 Mei 2025 - 04:30 WIB
loading...
A
A
A
“William ingin mengukuhkan kekuasaannya dan mempertegas batas antara keluarga inti kerajaan dan mereka yang telah memilih untuk mundur. Ia ingin memastikan bahwa Harry dan Meghan tidak lagi memiliki peran atau tempat dalam struktur kerajaan Inggris,” ujar sumber internal.
Meskipun penghapusan dari sejarah kerajaan secara hukum memerlukan campur tangan parlemen, laporan menyebutkan bahwa pembicaraan diam-diam antara pihak istana dan sejumlah anggota pemerintahan sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu.
Tujuannya adalah menyingkirkan nama Duke dan Duchess of Sussex dari narasi resmi sejarah dan dokumen penting kerajaan. Sejak keluar dari tugas-tugas kerajaan pada 2020 dan pindah ke Amerika Serikat, Harry dan Meghan telah menjadi sorotan tajam publik dan media.
Mereka kerap melontarkan kritik terhadap keluarga kerajaan, termasuk melalui wawancara eksklusif dan buku memoar Harry berjudul Spare. Keputusan mereka untuk bicara terbuka kerap dianggap memperburuk hubungan dengan istana.
Baca Juga: Bukan soal Meghan, Ini Penyebab Keluarga Kerajaan Sulit Maafkan Pangeran Harry
Perseteruan ini kian dalam ketika Harry dicabut haknya atas pengawalan keamanan saat berkunjung ke Inggris dan kalah dalam gugatan hukum terkait hal tersebut. Dalam wawancara terbarunya, ia mengungkapkan rasa kecewanya atas keputusan itu dan mengaku sulit membayangkan dirinya membawa keluarga kembali ke Inggris di masa depan.
Meskipun penghapusan dari sejarah kerajaan secara hukum memerlukan campur tangan parlemen, laporan menyebutkan bahwa pembicaraan diam-diam antara pihak istana dan sejumlah anggota pemerintahan sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu.
Tujuannya adalah menyingkirkan nama Duke dan Duchess of Sussex dari narasi resmi sejarah dan dokumen penting kerajaan. Sejak keluar dari tugas-tugas kerajaan pada 2020 dan pindah ke Amerika Serikat, Harry dan Meghan telah menjadi sorotan tajam publik dan media.
Mereka kerap melontarkan kritik terhadap keluarga kerajaan, termasuk melalui wawancara eksklusif dan buku memoar Harry berjudul Spare. Keputusan mereka untuk bicara terbuka kerap dianggap memperburuk hubungan dengan istana.
Baca Juga: Bukan soal Meghan, Ini Penyebab Keluarga Kerajaan Sulit Maafkan Pangeran Harry
Perseteruan ini kian dalam ketika Harry dicabut haknya atas pengawalan keamanan saat berkunjung ke Inggris dan kalah dalam gugatan hukum terkait hal tersebut. Dalam wawancara terbarunya, ia mengungkapkan rasa kecewanya atas keputusan itu dan mengaku sulit membayangkan dirinya membawa keluarga kembali ke Inggris di masa depan.
Lihat Juga :