Leher Pria Ini Bengkok Akibat Kecanduan Main Game di HP, Tak Bisa Angkat Kepala Sendiri
Senin, 19 Mei 2025 - 10:20 WIB
loading...
A
A
A
Riwayat hidup pasien turut menjadi sorotan. Dokter mencatat bahwa ia sebelumnya adalah anak aktif. Namun mulai menarik diri saat masa remaja setelah menjadi korban perundungan berat di sekolah.
Sejak itu, ia mengurung diri di kamar dan menghabiskan sebagian besar waktunya bermain ponsel dalam posisi menunduk. Kebiasaan tersebut menyebabkan tonjolan besar terbentuk di bagian belakang leher.
Di mana hasil pemeriksaan menunjukkan adanya distorsi pada tulang belakang leher, peregangan abnormal, serta jaringan parut di area tulang belakang bagian atas. Awalnya, tim medis mencoba menggunakan penyangga leher sebagai solusi non-bedah.
Namun setelah pasien mengalami mati rasa, mereka akhirnya memutuskan melakukan prosedur operasi. Dalam operasi tersebut, dokter mengangkat sebagian tulang leher yang rusak serta jaringan parut, lalu memasukkan batang logam dan sekrup untuk menopang dan menstabilkan lehernya.
Baca Juga: Perlukah Indonesia Vaksin TBC? Ini Penjelasan Siti Fadilah Supari dan Guru Besar FKUI
![Leher Pria Ini Bengkok Akibat Kecanduan Main Game di HP, Tak Bisa Angkat Kepala Sendiri]()
Foto/Oddity Central
Sejak itu, ia mengurung diri di kamar dan menghabiskan sebagian besar waktunya bermain ponsel dalam posisi menunduk. Kebiasaan tersebut menyebabkan tonjolan besar terbentuk di bagian belakang leher.
Di mana hasil pemeriksaan menunjukkan adanya distorsi pada tulang belakang leher, peregangan abnormal, serta jaringan parut di area tulang belakang bagian atas. Awalnya, tim medis mencoba menggunakan penyangga leher sebagai solusi non-bedah.
Namun setelah pasien mengalami mati rasa, mereka akhirnya memutuskan melakukan prosedur operasi. Dalam operasi tersebut, dokter mengangkat sebagian tulang leher yang rusak serta jaringan parut, lalu memasukkan batang logam dan sekrup untuk menopang dan menstabilkan lehernya.
Baca Juga: Perlukah Indonesia Vaksin TBC? Ini Penjelasan Siti Fadilah Supari dan Guru Besar FKUI

Foto/Oddity Central
Lihat Juga :