Arab Saudi Luncurkan Tourise, Platform Global Transformasi Pariwisata
Jum'at, 23 Mei 2025 - 20:15 WIB
loading...
Arab Saudi resmi meluncurkan Tourise, sebuah platform global visioner yang dirancang untuk merumuskan masa depan industri pariwisata dunia dalam lima dekade ke depan. Foto/Istimewa.
A
A
A
RIYADH - Arab Saudi resmi meluncurkan Tourise, sebuah platform global visioner yang dirancang untuk merumuskan masa depan industri pariwisata dunia dalam lima dekade ke depan.
Diperkenalkan langsung oleh Menteri Pariwisata sekaligus Ketua Tourise, YM Ahmed Al-Khateeb, pada Kamis (22/5/2025), platform ini menyatukan pemimpin sektor publik dan swasta dari seluruh dunia dalam kolaborasi lintas sektor yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Baca juga: Tingkatkan Pengunjung, Pelaku Wisata di Bali Sasar Wisatawan Rusia dan Timur Tengah
Peluncuran yang disiarkan dari Riyadh ini dihadiri Presiden & CEO World Travel & Tourism Council (WTTC) Julia Simpson dan CEO Tourise, Jean-Philippe Cosse.
“Pariwisata adalah kekuatan penggerak ekonomi global. Tapi untuk tetap relevan, kita harus bertransformasi,” tegas Al-Khateeb.
Tourise dirancang sebagai jawaban atas tantangan global seperti disrupsi teknologi, tuntutan keberlanjutan, dan perubahan preferensi wisatawan.
Baca juga: Anak Muda Lokal Mengubah Wajah Pariwisata Bali lewat Nakula
Dengan dukungan dewan penasihat internasional yang terdiri atas tokoh-tokoh industri global, Tourise mengusung pendekatan holistik. Platform ini akan menghadirkan alur kesepakatan strategis baru, peluang investasi bernilai tinggi, serta inisiatif berkelanjutan dalam bidang teknologi, budaya, dan pengembangan SDM.
Julia Simpson menyebut Tourise sebagai sarana penting membangun masa depan pariwisata yang lebih inklusif dan inovatif melalui sinergi lintas sektor.
KTT perdana Tourise akan digelar di Riyadh pada 11–13 November 2025 dan menyoroti empat tema kunci: pariwisata berbasis AI, model bisnis disruptif, pengalaman perjalanan baru, serta keberlanjutan.
Acara ini juga akan memperkenalkan Innovation Zone yang menampilkan solusi dari UKM hingga perusahaan besar dalam bidang mobilitas, keberlanjutan, dan teknologi canggih.
Akan diluncurkan pula Tourise Awards sebagai ajang penghargaan kepada destinasi dan inisiatif yang unggul dalam transformasi digital, pelestarian budaya, dan pariwisata inklusif. Nominasi dibuka mulai 2 Juni 2025 dan pemenang akan diumumkan pada malam pembukaan KTT Tourise.
Langkah ambisius ini mempertegas posisi Arab Saudi sebagai motor penggerak pariwisata global. Setelah sukses mencapai target 100 juta kunjungan pada 2024—tujuh tahun lebih cepat dari target Visi 2030—Arab Saudi kini menjadikan pariwisata sebagai pilar ekonomi kedua setelah minyak, menyumbang hampir 5% terhadap PDB nasional.
Diperkenalkan langsung oleh Menteri Pariwisata sekaligus Ketua Tourise, YM Ahmed Al-Khateeb, pada Kamis (22/5/2025), platform ini menyatukan pemimpin sektor publik dan swasta dari seluruh dunia dalam kolaborasi lintas sektor yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Baca juga: Tingkatkan Pengunjung, Pelaku Wisata di Bali Sasar Wisatawan Rusia dan Timur Tengah
Peluncuran yang disiarkan dari Riyadh ini dihadiri Presiden & CEO World Travel & Tourism Council (WTTC) Julia Simpson dan CEO Tourise, Jean-Philippe Cosse.
“Pariwisata adalah kekuatan penggerak ekonomi global. Tapi untuk tetap relevan, kita harus bertransformasi,” tegas Al-Khateeb.
Tourise dirancang sebagai jawaban atas tantangan global seperti disrupsi teknologi, tuntutan keberlanjutan, dan perubahan preferensi wisatawan.
Baca juga: Anak Muda Lokal Mengubah Wajah Pariwisata Bali lewat Nakula
Dengan dukungan dewan penasihat internasional yang terdiri atas tokoh-tokoh industri global, Tourise mengusung pendekatan holistik. Platform ini akan menghadirkan alur kesepakatan strategis baru, peluang investasi bernilai tinggi, serta inisiatif berkelanjutan dalam bidang teknologi, budaya, dan pengembangan SDM.
Julia Simpson menyebut Tourise sebagai sarana penting membangun masa depan pariwisata yang lebih inklusif dan inovatif melalui sinergi lintas sektor.
KTT perdana Tourise akan digelar di Riyadh pada 11–13 November 2025 dan menyoroti empat tema kunci: pariwisata berbasis AI, model bisnis disruptif, pengalaman perjalanan baru, serta keberlanjutan.
Acara ini juga akan memperkenalkan Innovation Zone yang menampilkan solusi dari UKM hingga perusahaan besar dalam bidang mobilitas, keberlanjutan, dan teknologi canggih.
Akan diluncurkan pula Tourise Awards sebagai ajang penghargaan kepada destinasi dan inisiatif yang unggul dalam transformasi digital, pelestarian budaya, dan pariwisata inklusif. Nominasi dibuka mulai 2 Juni 2025 dan pemenang akan diumumkan pada malam pembukaan KTT Tourise.
Langkah ambisius ini mempertegas posisi Arab Saudi sebagai motor penggerak pariwisata global. Setelah sukses mencapai target 100 juta kunjungan pada 2024—tujuh tahun lebih cepat dari target Visi 2030—Arab Saudi kini menjadikan pariwisata sebagai pilar ekonomi kedua setelah minyak, menyumbang hampir 5% terhadap PDB nasional.
(nnz)
Lihat Juga :