Gizi Optimal, Anak Sehat: World Milk Day 2025 Ajak Gaya Hidup Sehat Minimalkan Stunting
Minggu, 25 Mei 2025 - 11:56 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan tersebut KIN Dairy turut memperkenalkan KIN Dairy Farm sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perseroan terhadap pemenuhan produksi susu A2 untuk masyarakat Indonesia. Lokasi KIN Dairy Farm terletak di ketinggian 1.350 meter di atas permukaan laut (mpdl) di Garut.
Peternakan ini menggunakan teknologi otomatis sepenuhnya dari pemerahan hingga pengemasan, tanpa sentuhan tangan manusia, serta mempraktikkan kesejahteraan hewan dan pengelolaan limbah berkelanjutan.
"Melalui inovasi produk susu berbasis protein A2 dan pembangunan KIN Dairy Farm sebagai pusat produksi dan edukasi bertaraf internasional, kami berkomitmen untuk menjadi mitra jangka panjang keluarga Indonesia dalam membangun masa depan yang lebih sehat, aktif, dan berkelanjutan," tutur Anton Budiharjo.
Astrid Widyasanti, Head Of Marketing PT ABC Kogen Dairy menambahkan, “Sejak 2017, KIN Dairy terus berinovasi menghadirkan produk Susu berbasis A2 yang lebih mudah dicerna dan alami. KIN Dairy menghadirkan susu A2 sebagai kebaikan untuk generasi modern yang ingin hidup lebih sehat dan aktif.
“Melalui kolaborasi dengan RANS Simba Basketball, kami ingin menginspirasi anak muda dan keluarga Indonesia bahwa gaya hidup sehat dimulai dari pilihan susu dengan nutrisi terbaik – yaitu mengkonsumsi susu A2 setiap hari,” ungkapnya.
Sebagai informasi, setiap tanggal 1 Juni, masyarakat dunia memperingati World Milk Day atau Hari Susu Sedunia, yang dicanangkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak tahun 2001.
Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya susu sebagai bagian dari pola makan sehat dan sumber gizi yang esensial bagi semua usia.
Susu sendiri dikenal sebagai sumber utama kalsium, protein, dan berbagai vitamin penting yang berperan dalam pertumbuhan, kekebalan tubuh, serta kesehatan tulang dan gigi.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, rata-rata konsumsi susu masyarakat Indonesia adalah sekitar 16,9 kilogram per kapita per tahun, setara dengan susu segar. Angka ini masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Thailand.
Peternakan ini menggunakan teknologi otomatis sepenuhnya dari pemerahan hingga pengemasan, tanpa sentuhan tangan manusia, serta mempraktikkan kesejahteraan hewan dan pengelolaan limbah berkelanjutan.
"Melalui inovasi produk susu berbasis protein A2 dan pembangunan KIN Dairy Farm sebagai pusat produksi dan edukasi bertaraf internasional, kami berkomitmen untuk menjadi mitra jangka panjang keluarga Indonesia dalam membangun masa depan yang lebih sehat, aktif, dan berkelanjutan," tutur Anton Budiharjo.
Astrid Widyasanti, Head Of Marketing PT ABC Kogen Dairy menambahkan, “Sejak 2017, KIN Dairy terus berinovasi menghadirkan produk Susu berbasis A2 yang lebih mudah dicerna dan alami. KIN Dairy menghadirkan susu A2 sebagai kebaikan untuk generasi modern yang ingin hidup lebih sehat dan aktif.
“Melalui kolaborasi dengan RANS Simba Basketball, kami ingin menginspirasi anak muda dan keluarga Indonesia bahwa gaya hidup sehat dimulai dari pilihan susu dengan nutrisi terbaik – yaitu mengkonsumsi susu A2 setiap hari,” ungkapnya.
Sebagai informasi, setiap tanggal 1 Juni, masyarakat dunia memperingati World Milk Day atau Hari Susu Sedunia, yang dicanangkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak tahun 2001.
Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya susu sebagai bagian dari pola makan sehat dan sumber gizi yang esensial bagi semua usia.
Susu sendiri dikenal sebagai sumber utama kalsium, protein, dan berbagai vitamin penting yang berperan dalam pertumbuhan, kekebalan tubuh, serta kesehatan tulang dan gigi.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, rata-rata konsumsi susu masyarakat Indonesia adalah sekitar 16,9 kilogram per kapita per tahun, setara dengan susu segar. Angka ini masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Thailand.
(tar)
Lihat Juga :