Kaukus Kesehatan DPR RI Fokus Tekan Kematian Akibat DBD Lewat Strategi Terpadu
Senin, 26 Mei 2025 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
FGD ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, drg. Putih Sari, Koordinator Presidium Kaukus Kesehatan DPR RI, Netty Prasetiyani Heryawan, perwakilan lintas kementerian dan lembaga, organisasi profesi, mitra swasta, serta unsur masyarakat sipil.
Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, Andreas Gutknecht, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. “Dengue merupakan ancaman sepanjang tahun yang dapat menyerang siapa saja—tanpa memandang usia, tempat tinggal, maupun gaya hidup. Karena itu, pendekatan pencegahan yang komprehensif, berkelanjutan, dan inklusif menjadi semakin penting. Kami menyambut baik inisiatif seperti KOBAR Lawan Dengue yang mendorong sinergi lintas sektor dalam membangun strategi pencegahan dengue yang lebih kuat. Upaya bersama seperti ini sangat penting untuk mempercepat pencapaian target nol kematian akibat dengue di Indonesia. Sebagai bagian dari ekosistem kesehatan, Takeda mendukung penuh seluruh upaya pencegahan dengue di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra jangka panjang bagi para pemangku kepentingan dalam menciptakan masa depan yang lebih sehat dan bebas dari dengue.”
Sementara itu, Presiden Direktur PT Bio Farma, Shadiq Akasya, menambahkan bahwa KOBAR mencerminkan semangat gotong royong dalam penanggulangan dengue. “Kami melihat KOBAR Lawan Dengue sebagai langkah penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk bersama-sama menghadapi tantangan dengue di Indonesia. Inisiatif ini mencerminkan semangat gotong royong yang sangat dibutuhkan untuk menciptakan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat. Bio Farma berkomitmen untuk terus menjadi mitra aktif dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian dengue—mulai dari peningkatan edukasi masyarakat hingga mendorong adopsi berbagai inovasi pencegahan yang relevan. Kami percaya bahwa kerja bersama seperti inilah yang akan mempercepat tercapainya target nol kematian akibat dengue pada tahun 2030,” tegasnya.
Melalui kolaborasi strategis dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat, DPR RI terus mendorong penguatan kebijakan dan implementasi program-program kesehatan berbasis bukti. Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, tangguh, dan bebas dari ancaman penyakit menular, termasuk dengue.
Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, Andreas Gutknecht, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. “Dengue merupakan ancaman sepanjang tahun yang dapat menyerang siapa saja—tanpa memandang usia, tempat tinggal, maupun gaya hidup. Karena itu, pendekatan pencegahan yang komprehensif, berkelanjutan, dan inklusif menjadi semakin penting. Kami menyambut baik inisiatif seperti KOBAR Lawan Dengue yang mendorong sinergi lintas sektor dalam membangun strategi pencegahan dengue yang lebih kuat. Upaya bersama seperti ini sangat penting untuk mempercepat pencapaian target nol kematian akibat dengue di Indonesia. Sebagai bagian dari ekosistem kesehatan, Takeda mendukung penuh seluruh upaya pencegahan dengue di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra jangka panjang bagi para pemangku kepentingan dalam menciptakan masa depan yang lebih sehat dan bebas dari dengue.”
Sementara itu, Presiden Direktur PT Bio Farma, Shadiq Akasya, menambahkan bahwa KOBAR mencerminkan semangat gotong royong dalam penanggulangan dengue. “Kami melihat KOBAR Lawan Dengue sebagai langkah penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk bersama-sama menghadapi tantangan dengue di Indonesia. Inisiatif ini mencerminkan semangat gotong royong yang sangat dibutuhkan untuk menciptakan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat. Bio Farma berkomitmen untuk terus menjadi mitra aktif dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian dengue—mulai dari peningkatan edukasi masyarakat hingga mendorong adopsi berbagai inovasi pencegahan yang relevan. Kami percaya bahwa kerja bersama seperti inilah yang akan mempercepat tercapainya target nol kematian akibat dengue pada tahun 2030,” tegasnya.
Melalui kolaborasi strategis dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat, DPR RI terus mendorong penguatan kebijakan dan implementasi program-program kesehatan berbasis bukti. Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, tangguh, dan bebas dari ancaman penyakit menular, termasuk dengue.
(dra)
Lihat Juga :