Monica Kezia Raih Juara BWAP Asia-Oceania di Miss World 2025
Selasa, 27 Mei 2025 - 07:40 WIB
loading...
Monica Kezia Sembiring, wakil Indonesia di ajang Miss World Festival 2025, berhasil meraih gelar prestisius Beauty With A Purpose (BWAP) Asia-Oceania. Foto/Instagram Miss World.
A
A
A
JAKARTA - Monica Kezia Sembiring , wakil Indonesia di ajang Miss World Festival 2025, berhasil meraih gelar prestisius Beauty With A Purpose (BWAP) Asia-Oceania dalam Beauty With A Purpose Dinner Gala yang digelar di jantung kota Hyderabad, India.
Acara gala yang sarat emosi, inspirasi, dan semangat perubahan ini menghadirkan 108 proyek luar biasa dari para finalis Miss World 2025.
Baca juga: Miss Indonesia 2024 Monica Kezia Usung Misi Kemanusiaan dari Ciseke ke Dunia
Dari jumlah tersebut, dua proyek terbaik dari setiap benua diumumkan, yang kemudian mengerucut menjadi empat pemenang utama. Para pemenang BWAP secara otomatis melaju cepat ke 10 besar finalis Miss World di wilayah masing-masing.
Miss Indonesia 2024 Monica Kezia Sembiring mengharumkan nama Indonesia melalui proyek sosial bertajuk "Pipeline for Lifeline", sebuah inisiatif yang bertujuan menyediakan akses air bersih dan mengembalikan martabat hidup masyarakat di daerah terpencil dan rentan.
Baca juga: Monica Kezia Curi Perhatian di Miss World Top Model dengan Balutan Busana Tradisional India Lehenga
Proyek ini dinilai memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat.
Chairman and CEO Miss World, Julia Morley, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh finalis. “Saya sangat bangga dengan setiap wanita muda di sini—bukan hanya karena apa yang mereka lakukan, tetapi juga karena siapa mereka,” ujarnya, dikutip dari Instagram Miss World, Selasa (27/5/2025).
Baca juga: Memaparkan Project Beauty With Purpose Miliknya di Head To Head Challenge, Monica: They Didn't Need Our Pity, They Needed Our Action!
Selain Monica, tiga pemenang BWAP lainnya adalah Valeria Perez (Puerto Rico) dengan proyek “Communicating Without Limits”, yang mendorong inklusi bagi penyandang tunarungu, penyandang sindrom Down, dan keluarga penderita kanker.
Kemudian ada Natasha Nyonyozi (Uganda) lewat “The Nyonyozi Initiative”, yang fokus pada peningkatan kesadaran tentang autisme dan inklusi sosial.
Selanjutnya, Millie-Mae Adams (Wales) melalui proyek “First Aid Against Knife Crime”, yang mengedukasi generasi muda tentang pertolongan pertama dalam kasus kekerasan bersenjata tajam.
Acara gala yang sarat emosi, inspirasi, dan semangat perubahan ini menghadirkan 108 proyek luar biasa dari para finalis Miss World 2025.
Baca juga: Miss Indonesia 2024 Monica Kezia Usung Misi Kemanusiaan dari Ciseke ke Dunia
Dari jumlah tersebut, dua proyek terbaik dari setiap benua diumumkan, yang kemudian mengerucut menjadi empat pemenang utama. Para pemenang BWAP secara otomatis melaju cepat ke 10 besar finalis Miss World di wilayah masing-masing.
Miss Indonesia 2024 Monica Kezia Sembiring mengharumkan nama Indonesia melalui proyek sosial bertajuk "Pipeline for Lifeline", sebuah inisiatif yang bertujuan menyediakan akses air bersih dan mengembalikan martabat hidup masyarakat di daerah terpencil dan rentan.
Baca juga: Monica Kezia Curi Perhatian di Miss World Top Model dengan Balutan Busana Tradisional India Lehenga
Proyek ini dinilai memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat.
Chairman and CEO Miss World, Julia Morley, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh finalis. “Saya sangat bangga dengan setiap wanita muda di sini—bukan hanya karena apa yang mereka lakukan, tetapi juga karena siapa mereka,” ujarnya, dikutip dari Instagram Miss World, Selasa (27/5/2025).
Baca juga: Memaparkan Project Beauty With Purpose Miliknya di Head To Head Challenge, Monica: They Didn't Need Our Pity, They Needed Our Action!
Selain Monica, tiga pemenang BWAP lainnya adalah Valeria Perez (Puerto Rico) dengan proyek “Communicating Without Limits”, yang mendorong inklusi bagi penyandang tunarungu, penyandang sindrom Down, dan keluarga penderita kanker.
Kemudian ada Natasha Nyonyozi (Uganda) lewat “The Nyonyozi Initiative”, yang fokus pada peningkatan kesadaran tentang autisme dan inklusi sosial.
Selanjutnya, Millie-Mae Adams (Wales) melalui proyek “First Aid Against Knife Crime”, yang mengedukasi generasi muda tentang pertolongan pertama dalam kasus kekerasan bersenjata tajam.
(nnz)
Lihat Juga :