AstraZeneca dan Kemenkes Perkuat Sinergi Atasi Penyakit Tidak Menular

Rabu, 28 Mei 2025 - 08:00 WIB
loading...
A A A
Penyakit tidak menular tercatat sebagai penyebab utama kematian di Indonesia, dengan kontribusi sekitar 73 persen dari total kematian nasional. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa antara tahun 2017 hingga 2022, dari total 8,07 juta kematian yang tercatat, sekitar 7,03 juta di antaranya disebabkan oleh PTM. Penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit pernapasan kronis, dan diabetes melitus mendominasi angka tersebut.

Asma dan PPOK merupakan bagian dari penyakit saluran napas kronis yang memberikan beban kesehatan yang signifikan. Menurut data WHO, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) menjadi penyebab kematian keempat tertinggi di dunia, dengan 3,5 juta kematian pada tahun 2021—sekitar 5 persen dari total kematian global. Di Indonesia, survei BPJS tahun 2024 mencatat hampir 19 juta pasien PPOK yang secara rutin menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara itu, data Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan bahwa 58,3 persen penderita asma mengalami kekambuhan dalam 12 bulan terakhir.

Penanganan penyakit tidak menular seperti asma dan PPOK masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan sistem deteksi dini, kurangnya sumber daya manusia, serta belum meratanya akses layanan kesehatan, terutama di wilayah terpencil.

Di tengah tantangan tersebut, fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam edukasi, deteksi dini, dan pengelolaan PTM secara holistik. Untuk memperkuat respons nasional terhadap PTM, Kementerian Kesehatan telah meluncurkan berbagai inisiatif, termasuk penyediaan layanan skrining kesehatan gratis melalui BPJS Kesehatan untuk 14 jenis penyakit. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan mempercepat intervensi medis yang diperlukan.

Melalui kemitraan yang kuat antara AstraZeneca dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, diharapkan upaya penanganan penyakit tidak menular dapat berjalan lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini bukan sekadar memperkuat layanan kesehatan, tetapi juga menggerakkan perubahan positif dalam pola hidup masyarakat, menuju masa depan yang lebih sehat dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Pencegahan Penyakit...
Perkuat Pencegahan Penyakit Tidak Menular, AstraZeneca Lakukan Ini
Deteksi Kesehatan Dini...
Deteksi Kesehatan Dini di Cirebon, 6 dari 10 Peserta Berisiko Tinggi
Kemenkes Dukung Program...
Kemenkes Dukung Program SIHREN Perkuat Ekosistem Kesehatan Indonesia
Waspada, Penyakit Tidak...
Waspada, Penyakit Tidak Menular Mengancam Usia Produktif
Rekomendasi
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Berita Terkini
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
Tak Selalu Aman, Sendok...
Tak Selalu Aman, Sendok Kayu Juga Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Jamur
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Sah! Nathalie Holscher...
Sah! Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli, Jawaban Doa Umrah
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 20: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Menjadi Sorotan
Infografis
Perhatikan Ciri-ciri...
Perhatikan Ciri-ciri Daging Kurban Sehat dan Bebas Penyakit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved