Alami Tantangan dan Kesulitan, Ini Kisah dan Pengalaman Kreator Film Tenung
Senin, 02 Juni 2025 - 19:56 WIB
loading...
Tenung, salah satu film horor yang akan hadir di bioskop pada bulan Juni 2025.
A
A
A
JAKARTA - Salah satu film horor yang akan hadir di bioskop pada bulan Juni 2025 yaitu Tenung, yang disutradarai Rizal Mantovani. Film Tenung karya rumah produksi MD Pictures diadaptasi dari novel karya Risa Saraswati dan Dimas Tri Aditiyo, yang lebih dikenal dengan nama Dimasta.
Novel ini awalnya dicetak dalam jumlah terbatas sebagai souvenir untuk pernikahan Risa Saraswati dan Dimasta pada tahun 2019. Namun berkat sambutan yang positif, Tenung kemudian dirilis untuk publik dan akhirnya difilmkan MD Pictures. sutradara dan pemain film ini membagikan kisah, tantangan dan kesulitan ketika proses produksi film Tenung, seperti apa kisahnya?
Sutradara Rizal Mantovani menjelaskan film Tenung ini menarik karena mengangkat salah satu mitos kuno di Indonesia, yaitu jenazah dapat hidup kembali jika dilewati seekor kucing. Proses syuting film ini melibatkan kucing asli, yang tentunya bukanlah perkara yang mudah dan memberikan tantangan sendiri dalam produksi film ini.
"Saya enggak tahu itu take keberapa ya, karena kucing salah satu binatang yang paling sulit diatur, di rumah dan di film juga. Sebelum syuting kita sudah train, tetep enggak mau," cerita Rizal Mantovani disela sela gala premier film Tenung, Senin (2/6/2025) malam.
Rizal Mantovani mengungkapkan telah menemukan jalan keluar dengan melibatkan seseorang yang sangat akrab dengan kucing tersebut. Dengan cara ini, pencarian pun membuahkan hasil."Kita ada orang yang sangat dekat dengan kucing ini. Akhirnya caranya dia mengejar orang itu. Salah satu proses yang susah. Tapi untuk menghidupkan mitos legendaris ini, ayo kita berusaha walau susah," akunya.
Aktor Emir Mahira salah satu bintang film horor produksi MD Pictures berjudul Tenung juga menceritakan pengalamannya yang begitu menantang dan menguras tenaga, pikirannya. Dalam film garapan sutradara Rizal Mantovani ini, Emir beradu akting salah satunya dengan Aisyah Aqilah.
Emir mengungkap dirinya mengalami tantangan ketika melakoni adegan-adegan yang menguras fisik saat proses syuting.
Lantaran cuaca di lokasi syuting sangat dingin ditambah harus melakoni adegan dengan hujan buatan, Emir mengaku sempat masuk angin.
"Capek banget ya, karena kebetulan ini syutingnya di Sukabumi, which is dingin banget. Itu dengan hujan buatan, dan hujan buatan juga segala macam, enggak bisa dipungkiri aku masuk angin," kata Emir Mahira,
Ketika merasa kondisi kesehatannya menurun ketika syuting, Emir menjaga diri dengan minum vitamin dan istirahat, sehingga tidak mengganggu proses syuting.
"Kami kan juga harus tetap profesional ya, aku juga menjaga diriku, kalaupun aku sakit aku bisa mengontrol diriku dengan vitamin, segala macam. Tapi kalau pun sudah parah banget, break sehari syuting," kata Emir Mahira.
Meski menguras energi sampai sempat masuk angin, Emir pun merasa sangat senang dan bersyukur bisa memainkan peran Ari dalam film Tenung. Aktor alumnus UBC Sauder School of Business, The International School of Kuala Lumpur (ISKL) ini juga mengaku merasa bangga.
"Menurut aku juga i think this things yang exciting (berperan) jadi orang lain, untuk merasakan hal-hal ini, untuk kesempatan untuk bahkan melakukan adegan di film tadi, itu sesuatu kebanggaan sih buat aku, sesuatu yang aku selalu bersyukur," kata Emir.
Aktor kelahiran Tangerang, 19 September 1997 ini pun menjelaskan bahwa film Tenung menyuguhkan cerita yang menarik, kemudian karakter Ari pun dirasa berbeda dari karakter-karakter yang pernah ia mainkan sebelumnya.
Bukan hanya itu, Emir juga mengaku selalu merinding setiap kali melihat penampilan Ony Seroja yang berperan sebagai ibu di film ini.
"Jujur kadang kebawa mimpi sih, pas syuting kadang-kadang gelisah dan gemeter, berhubung syuting sampai jam 2 pagi juga, ngelihat Mbak Ony dengan make up seperti itu jujur aku merinding sendiri," ucap Emir.
Sebagai informasi, film Tenung menceritakan tentang tiga saudara, yaitu Ira (Aisyah Aqilah), Ara (Sonia Alyssa), dan Ari (Emir Mahira) yang merasakan duka mendalam setelah kehilangan ibu mereka. Ketika proses penyelenggaraan jenazah akan dimulai, tiba-tiba mayat sang ibu bangkit karena dilompati oleh seekor kucing hitam.
Film ini diangkat dari novel T enun g karya Risa Saraswati dan suaminya, Dimas Tri Adityo (Dimasta). Berbeda dari karyanya yang lain, Dalam momen gala premier, Risa bercerita novel Tenung punya makna tersendiri baginya. Sebab, buku itu ditulis awalnya untuk kado pernikahan mereka tahun 2019,kemudian dijual bebas, hingga akhirnya diangkat ke layar lebar setelah enam tahun.
“Saya dan Dimasta, kami berdua penulis novel T enung, ini menjadi suatu kehormatan buat kami Karena novel yang kita bikin cuman jadi souvenir pernikahan, ternyata sekarang jadi karya film! Terima kasih untuk semuanya,
” ungkap Risa.
Film Tenung akan tayang di bioskop mulai 5 Juni 2025, dan dilengkapi dengan soundtrack berjudul Cerita Kertas dan Pena yang menampilkan duet antara Risa Saraswati dan Abimanyu Bhakti.
Novel ini awalnya dicetak dalam jumlah terbatas sebagai souvenir untuk pernikahan Risa Saraswati dan Dimasta pada tahun 2019. Namun berkat sambutan yang positif, Tenung kemudian dirilis untuk publik dan akhirnya difilmkan MD Pictures. sutradara dan pemain film ini membagikan kisah, tantangan dan kesulitan ketika proses produksi film Tenung, seperti apa kisahnya?
Sutradara Rizal Mantovani menjelaskan film Tenung ini menarik karena mengangkat salah satu mitos kuno di Indonesia, yaitu jenazah dapat hidup kembali jika dilewati seekor kucing. Proses syuting film ini melibatkan kucing asli, yang tentunya bukanlah perkara yang mudah dan memberikan tantangan sendiri dalam produksi film ini.
"Saya enggak tahu itu take keberapa ya, karena kucing salah satu binatang yang paling sulit diatur, di rumah dan di film juga. Sebelum syuting kita sudah train, tetep enggak mau," cerita Rizal Mantovani disela sela gala premier film Tenung, Senin (2/6/2025) malam.
Rizal Mantovani mengungkapkan telah menemukan jalan keluar dengan melibatkan seseorang yang sangat akrab dengan kucing tersebut. Dengan cara ini, pencarian pun membuahkan hasil."Kita ada orang yang sangat dekat dengan kucing ini. Akhirnya caranya dia mengejar orang itu. Salah satu proses yang susah. Tapi untuk menghidupkan mitos legendaris ini, ayo kita berusaha walau susah," akunya.
Aktor Emir Mahira salah satu bintang film horor produksi MD Pictures berjudul Tenung juga menceritakan pengalamannya yang begitu menantang dan menguras tenaga, pikirannya. Dalam film garapan sutradara Rizal Mantovani ini, Emir beradu akting salah satunya dengan Aisyah Aqilah.
Emir mengungkap dirinya mengalami tantangan ketika melakoni adegan-adegan yang menguras fisik saat proses syuting.
Lantaran cuaca di lokasi syuting sangat dingin ditambah harus melakoni adegan dengan hujan buatan, Emir mengaku sempat masuk angin.
"Capek banget ya, karena kebetulan ini syutingnya di Sukabumi, which is dingin banget. Itu dengan hujan buatan, dan hujan buatan juga segala macam, enggak bisa dipungkiri aku masuk angin," kata Emir Mahira,
Ketika merasa kondisi kesehatannya menurun ketika syuting, Emir menjaga diri dengan minum vitamin dan istirahat, sehingga tidak mengganggu proses syuting.
"Kami kan juga harus tetap profesional ya, aku juga menjaga diriku, kalaupun aku sakit aku bisa mengontrol diriku dengan vitamin, segala macam. Tapi kalau pun sudah parah banget, break sehari syuting," kata Emir Mahira.
Meski menguras energi sampai sempat masuk angin, Emir pun merasa sangat senang dan bersyukur bisa memainkan peran Ari dalam film Tenung. Aktor alumnus UBC Sauder School of Business, The International School of Kuala Lumpur (ISKL) ini juga mengaku merasa bangga.
"Menurut aku juga i think this things yang exciting (berperan) jadi orang lain, untuk merasakan hal-hal ini, untuk kesempatan untuk bahkan melakukan adegan di film tadi, itu sesuatu kebanggaan sih buat aku, sesuatu yang aku selalu bersyukur," kata Emir.
Aktor kelahiran Tangerang, 19 September 1997 ini pun menjelaskan bahwa film Tenung menyuguhkan cerita yang menarik, kemudian karakter Ari pun dirasa berbeda dari karakter-karakter yang pernah ia mainkan sebelumnya.
Bukan hanya itu, Emir juga mengaku selalu merinding setiap kali melihat penampilan Ony Seroja yang berperan sebagai ibu di film ini.
"Jujur kadang kebawa mimpi sih, pas syuting kadang-kadang gelisah dan gemeter, berhubung syuting sampai jam 2 pagi juga, ngelihat Mbak Ony dengan make up seperti itu jujur aku merinding sendiri," ucap Emir.
Sebagai informasi, film Tenung menceritakan tentang tiga saudara, yaitu Ira (Aisyah Aqilah), Ara (Sonia Alyssa), dan Ari (Emir Mahira) yang merasakan duka mendalam setelah kehilangan ibu mereka. Ketika proses penyelenggaraan jenazah akan dimulai, tiba-tiba mayat sang ibu bangkit karena dilompati oleh seekor kucing hitam.
Film ini diangkat dari novel T enun g karya Risa Saraswati dan suaminya, Dimas Tri Adityo (Dimasta). Berbeda dari karyanya yang lain, Dalam momen gala premier, Risa bercerita novel Tenung punya makna tersendiri baginya. Sebab, buku itu ditulis awalnya untuk kado pernikahan mereka tahun 2019,kemudian dijual bebas, hingga akhirnya diangkat ke layar lebar setelah enam tahun.
“Saya dan Dimasta, kami berdua penulis novel T enung, ini menjadi suatu kehormatan buat kami Karena novel yang kita bikin cuman jadi souvenir pernikahan, ternyata sekarang jadi karya film! Terima kasih untuk semuanya,
” ungkap Risa.
Film Tenung akan tayang di bioskop mulai 5 Juni 2025, dan dilengkapi dengan soundtrack berjudul Cerita Kertas dan Pena yang menampilkan duet antara Risa Saraswati dan Abimanyu Bhakti.
(unt)
Lihat Juga :