7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Rebut Posisi KKN di Desa Penari

Rabu, 04 Juni 2025 - 07:00 WIB
loading...
A A A
Kengerian mulai memuncak ketika tragedi lift menewaskan banyak penghuni dan cuaca ekstrem memutus akses keluar masuk rumah susun. Arwah-arwah gentayangan bangkit, para penghuni dihantui dan diburu oleh makhluk tak kasat mata, sementara para pengabdi setan muncul di seluruh penjuru gedung. Puncaknya terjadi ketika Rini menemukan adiknya yang diculik, Ian, memimpin ritual sesat di lantai tersembunyi bersama sosok Raminom.

Bahri, ayah mereka, ternyata bagian dari sekte tersebut, dan mengorbankan dirinya demi membebaskan keluarganya. Dengan bantuan Budiman dan Wisnu, keluarga Rini akhirnya berhasil melarikan diri. Namun, misteri belum berakhir. Di akhir cerita, Darminah dan Batara, karakter ikonik dari film Pengabdi Setan klasik tahun 1980, muncul sebagai dalang tersembunyi, menunjukkan bahwa mereka tak pernah menua dan berada di balik semua kejadian.

6. Dilan 1990 - 6.315.664 Penonton

7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Rebut Posisi KKN di Desa Penari

Foto/IMDb

Dilan 1990 adalah film drama romantis Indonesia yang dirilis pada tahun 2018 dan disutradarai oleh Fajar Bustomi bersama penulis novelnya, Pidi Baiq. Diadaptasi dari novel populer Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990, film ini dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan sebagai Dilan dan Vanesha Prescilla sebagai Milea. Berlatar tahun 1990, film ini mengambil lokasi syuting di Bandung dan Jakarta, serta menampilkan nuansa nostalgia remaja era 90-an.

Kisah bermula saat Milea pindah dari Jakarta ke Bandung dan mulai bersekolah di SMA baru. Di sana, ia bertemu Dilan, siswa unik yang terkenal sebagai pemimpin geng motor. Dilan mendekati Milea dengan cara yang tidak biasa, meramal masa depan mereka dan memberi hadiah seperti teka-teki silang yang sudah diisi. Ketertarikan Dilan yang tidak biasa membuat Milea perlahan membuka hati, meski awalnya masih berpacaran dengan Benni, kekasih lamanya yang posesif.

Seiring waktu, hubungan Milea dan Dilan semakin dekat. Mereka sering menghabiskan waktu bersama, saling menelepon hingga larut malam, dan berbagi momen-momen manis seperti berboncengan motor dan saling memberi perhatian. Dilan bahkan rela mengurangi keterlibatannya dalam tawuran demi Milea. Ia juga memperkenalkan Milea kepada ibunya dan menunjukkan puisi-puisi cinta yang ditulis khusus untuknya, memperlihatkan sisi romantis di balik sikap keras Dilan.

Namun, hubungan mereka tidak selalu mulus. Konflik muncul saat Milea didekati oleh pria lain seperti Nandan dan Kang Adi. Ketika Dilan mengetahui Milea pergi dengan Kang Adi, ia kecewa dan menuliskan puisi yang menyentuh. Ketegangan memuncak ketika Milea ditampar oleh Anhar, teman Dilan, dan Dilan membalasnya dengan kekerasan. Meski dihantam berbagai rintangan, cerita cinta remaja ini ditutup dengan manis saat Dilan dan Milea akhirnya resmi berpacaran di warung Bi’ E’em, tempat favorit mereka.

Baca Juga: 7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Tahun, Nomor 1 Tembus 10 Juta Penonton

7. Miracle in Cell No. 7 - 5.852.916 Penonton

7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Rebut Posisi KKN di Desa Penari

Foto/IMDb

Miracle in Cell No. 7 adalah film drama keluarga Indonesia yang dirilis pada tahun 2022 dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film ini merupakan adaptasi dari film Korea Selatan berjudul sama yang dirilis pada 2013, dan dibintangi oleh Vino G. Bastian, Graciella Abigail, dan Indro Warkop. Cerita berfokus pada Dodo Rozak, seorang pria dengan disabilitas intelektual yang hidup sederhana bersama putrinya, Kartika. Hidup mereka berubah drastis ketika Dodo dituduh membunuh dan melecehkan seorang anak perempuan bernama Melati, putri dari seorang pejabat tinggi.

Di dalam penjara, Dodo mengalami berbagai perlakuan kejam, baik dari sipir maupun sesama napi. Namun perlahan, para tahanan di sel nomor 7 mulai melihat ketulusan Dodo dan membantunya untuk bertemu kembali dengan anaknya secara diam-diam. Kedekatan mereka semakin kuat setelah Dodo menyelamatkan kepala sipir, Hendro, dari kecelakaan saat terjadi kerusuhan di dalam lapas. Hendro yang tersentuh kemudian mulai percaya bahwa Dodo tidak bersalah dan membantu mempertemukan kembali Dodo dengan Kartika.

Seiring waktu, bukti-bukti dan kesaksian para napi mulai mengungkap bahwa Dodo tidak melakukan kejahatan tersebut. Namun, tekanan politik dari ayah Melati, yang kini menjabat sebagai gubernur, membuat perjuangan Dodo untuk mendapatkan keadilan menjadi sangat sulit. Dalam sidang, Dodo dipaksa mengaku bersalah demi keselamatan putrinya, dan akhirnya dijatuhi hukuman mati. Perpisahan tragis antara Dodo dan Kartika menjadi momen yang menguras emosi, diiringi kesedihan seluruh penghuni lapas yang sudah menganggap Dodo sebagai keluarga.

Tahun-tahun berlalu, dan Kartika yang telah dewasa menjadi seorang pengacara. Ia mengajukan peninjauan kembali atas kasus ayahnya, dibantu oleh para saksi yang dahulu mengenal Dodo dengan baik. Melalui kesaksian dan bukti baru, pengadilan akhirnya menyatakan Dodo tidak bersalah. Meskipun sang ayah sudah tiada, Kartika merasa lega karena berhasil membersihkan nama baiknya. Film ditutup dengan adegan simbolik di mana Dodo digambarkan “terbang” dengan balon udara.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Didukung BNN, Sarah...
Didukung BNN, Sarah Sechan Cegah Narkotika Masuk Dunia Anak lewat Film Maju
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Lagu-lagu Sheila On...
Lagu-lagu Sheila On 7 Jadi Jembatan Emosi di Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Berita Terkini
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Tiara Andini dan Alshad...
Tiara Andini dan Alshad Ahmad Sama-sama di Los Angeles, Warganet Ramai Berspekulasi
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Momen Celine Evangelista...
Momen Celine Evangelista Bimbing Anaknya Belajar Wudhu dan Salat Tuai Pujian Warganet
400 Ribu Anak Muda Idap...
400 Ribu Anak Muda Idap Diabetes, BPJS Kesehatan Gelar Fun Run untuk Kampanye Hidup Sehat
Denny Sumargo Klarifikasi...
Denny Sumargo Klarifikasi Rumor Selingkuh, Tegaskan Momen di CCTV Hanya Syuting
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Peristiwa Teknologi Paling Menonjol di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved