Angela Gilsha Suarakan Tagar #SaveRajaAmpat, Soroti Dampak Tambang Nikel yang Lukai Alam Papua
Minggu, 08 Juni 2025 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Ia berharap lebih banyak orang bisa melihat sendiri apa yang sedang terjadi. Pasalnya, melihat secara langsung sering kali menjadi kunci lahirnya rasa peduli.
"Saya hanya berharap lebih banyak orang dapat menyaksikannya, mungkin mereka akan cukup peduli untuk melindunginya," tandasnya.
Unggahan Angela Gilsha menuai respons hangat dan emosional dari ribuan warganet. Banyak yang merasa terwakili oleh kegelisahan yang ia sampaikan.
"#saverajaampat," tulis warganet.
"#saverajaampat dari tangan-tangan manusia yang kufur nikmat. Sudah dianugerahkan alam yang indah sama Tuhan, malah dirusak," kata warganet.
"Kak, jujur sedih banget liatnya. Tega sekali orang yang merusak alam Papua demi kepentingan sekelompok orang," komentar warganet.
Aktivitas pertambangan nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya, menuai sorotan publik karena dinilai mengancam kelestarian lingkungan. Kawasan seperti Pulau Gag, Kawe, dan Manuran yang dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati dunia kini terancam rusak akibat pembabatan hutan dan operasi alat berat.
Dampak ekologis dari tambang ini dikhawatirkan akan merusak ekosistem dan keindahan alam yang menjadi daya tarik utama wisata Raja Ampat.
"Saya hanya berharap lebih banyak orang dapat menyaksikannya, mungkin mereka akan cukup peduli untuk melindunginya," tandasnya.
Unggahan Angela Gilsha menuai respons hangat dan emosional dari ribuan warganet. Banyak yang merasa terwakili oleh kegelisahan yang ia sampaikan.
"#saverajaampat," tulis warganet.
"#saverajaampat dari tangan-tangan manusia yang kufur nikmat. Sudah dianugerahkan alam yang indah sama Tuhan, malah dirusak," kata warganet.
"Kak, jujur sedih banget liatnya. Tega sekali orang yang merusak alam Papua demi kepentingan sekelompok orang," komentar warganet.
Aktivitas pertambangan nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya, menuai sorotan publik karena dinilai mengancam kelestarian lingkungan. Kawasan seperti Pulau Gag, Kawe, dan Manuran yang dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati dunia kini terancam rusak akibat pembabatan hutan dan operasi alat berat.
Dampak ekologis dari tambang ini dikhawatirkan akan merusak ekosistem dan keindahan alam yang menjadi daya tarik utama wisata Raja Ampat.
(dra)
Lihat Juga :