Studi: Sepertiga Perempuan Usia 18 Tahun di Jepang Diprediksi Tidak Akan Punya Anak
Selasa, 10 Juni 2025 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Jumlah penduduk Jepang yang mencapai sekitar 126 juta jiwa pada tahun 2020, diperkirakan akan menyusut menjadi 87 juta jiwa pada 2070. Penurunan ini akan mengubah struktur masyarakat secara drastis, terutama dengan meningkatnya proporsi warga lanjut usia dan berkurangnya angkatan kerja muda.
Lebih mengejutkan lagi, pada tahun 2022, Jepang mencatat kurang dari 800.000 kelahiran. Ini merupakan angka terendah dalam sejarah modern negara tersebut. Saat ini, tingkat kelahiran di Jepang berada di angka 1,34, jauh dari angka ideal 2,07 yang dibutuhkan untuk menjaga kestabilan populasi.
Dengan tren kelahiran yang terus merosot dan jumlah penduduk yang diperkirakan menurun tajam, Jepang sedang memasuki masa krisis demografi besar. Apabila tidak segera ditangani secara menyeluruh, melalui reformasi kebijakan, dukungan sosial, dan perubahan budaya, masa depan Jepang sebagai negara dengan populasi produktif bisa berada dalam bahaya serius.
Baca Juga: Populasi Menurun, Warga Jepang Diprediksi Akan Bermarga Sato pada 2531
Lebih mengejutkan lagi, pada tahun 2022, Jepang mencatat kurang dari 800.000 kelahiran. Ini merupakan angka terendah dalam sejarah modern negara tersebut. Saat ini, tingkat kelahiran di Jepang berada di angka 1,34, jauh dari angka ideal 2,07 yang dibutuhkan untuk menjaga kestabilan populasi.
Jepang Hadapi Fase Krisis Demografi
Dengan tren kelahiran yang terus merosot dan jumlah penduduk yang diperkirakan menurun tajam, Jepang sedang memasuki masa krisis demografi besar. Apabila tidak segera ditangani secara menyeluruh, melalui reformasi kebijakan, dukungan sosial, dan perubahan budaya, masa depan Jepang sebagai negara dengan populasi produktif bisa berada dalam bahaya serius.
Baca Juga: Populasi Menurun, Warga Jepang Diprediksi Akan Bermarga Sato pada 2531
(dra)
Lihat Juga :