Studi: Sepertiga Perempuan Usia 18 Tahun di Jepang Diprediksi Tidak Akan Punya Anak
Selasa, 10 Juni 2025 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, data terbaru pemerintah menunjukkan bahwa pada paruh pertama tahun ini, jumlah kelahiran bayi, termasuk dari ekspatriat Jepang menurun sebesar 3,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, hanya mencapai 371.052 kelahiran.
Banyak kalangan muda di Jepang mengaku ragu untuk membentuk keluarga karena tekanan ekonomi. “Dengan tingginya biaya hidup, saya merasa banyak orang tidak yakin sanggup punya anak,” kata perempuan 23 tahun, Anna Tanaka kepada Reuters.
Biaya pendidikan turut menjadi beban tersendiri. Data menunjukkan bahwa biaya kuliah di universitas swasta melonjak lima kali lipat sejak 1975, dan bahkan 19 kali lipat untuk universitas negeri. Hal ini membuat banyak pasangan mempertimbangkan ulang keinginan memiliki anak.
Baca Juga: 8 Rahasia Panjang Umur Orang Jepang yang Bikin Hidup Lebih Lama dan Sehat
Faktor Penyebab Angka Kelahiran di Jepang Menurun
Banyak kalangan muda di Jepang mengaku ragu untuk membentuk keluarga karena tekanan ekonomi. “Dengan tingginya biaya hidup, saya merasa banyak orang tidak yakin sanggup punya anak,” kata perempuan 23 tahun, Anna Tanaka kepada Reuters.
Biaya pendidikan turut menjadi beban tersendiri. Data menunjukkan bahwa biaya kuliah di universitas swasta melonjak lima kali lipat sejak 1975, dan bahkan 19 kali lipat untuk universitas negeri. Hal ini membuat banyak pasangan mempertimbangkan ulang keinginan memiliki anak.
Baca Juga: 8 Rahasia Panjang Umur Orang Jepang yang Bikin Hidup Lebih Lama dan Sehat
Populasi Jepang Diprediksi Anjlok Drastis
Lihat Juga :