Sinopsis Drama Korea Mercy for None, Kisah Balas Dendam Brutal So Ji Sub
Rabu, 11 Juni 2025 - 22:40 WIB
loading...
A
A
A
Namun, ketenangan itu hancur seketika saat sebuah kabar memilukan datang menghampirinya. Adik kandungnya, Nam Gi‑seok (Lee Jun‑hyuk), ditemukan tewas dengan cara mengenaskan, menjadi korban pembunuhan berdarah sekelompok preman bayaran di sebuah area parkir, yang belakangan diketahui merupakan bagian dari konspirasi internal antarkelompok mafia.
Peristiwa tragis tersebut memaksa Gi‑jun kembali turun ke medan konflik berdarah yang telah lama ia tinggalkan. Tanpa ragu, ia menarik kembali dirinya ke tengah-tengah pusaran kekuasaan dua sindikat besar, Juwoon Group dan Bongsan Group, yang dulunya pernah terlibat dalam gencatan senjata yang ia bantu jembatani.
Semakin dalam Gi-jun menyelidiki, ia menemukan kenyataan yang jauh lebih kelam. Di mana otak di balik pembunuhan tersebut ternyata adalah Gu Jun-mo, putra dari salah satu tokoh penting dalam Bongsan Group. Gi-jun juga menemukan bahwa Lee Geum-son, seorang jaksa ambisius sekaligus pewaris Juwoon Group, turut memainkan peran penting dalam memanipulasi situasi demi memperkuat kekuasaannya di balik layar.
Gi‑seok sendiri, sebelum kematiannya, sedang berada di jalur untuk menjadi pewaris kekuasaan Juwoon Group, posisi yang membuatnya terjebak dalam politik kotor dan pengkhianatan di tubuh organisasi. Marah dan diliputi rasa kehilangan mendalam, Gi‑jun menyatakan bahwa perjanjian damai yang dibuat 11 tahun silam kini telah berakhir.
Baca Juga: Sinopsis Drama Korea Tastefully Yours, Kisah Romansa di Balik Keajaiban Kuliner
Didorong oleh kehilangan, pengkhianatan, dan rasa bersalah yang belum sembuh, Gi-jun pun memulai rangkaian aksi balas dendam yang brutal dan tanpa kompromi. Ia menelusuri setiap pelaku, menghancurkan satu per satu pihak yang terlibat dalam konspirasi pembunuhan adiknya, mulai dari kaki tangan organisasi hingga para tokoh sentral seperti Geum-son dan Jun-mo.
Dalam salah satu adegan paling emosional dan penuh tekanan, Gi-jun menghadapi Geum-son dalam pertarungan akhir yang menandai babak penutup dari misinya. Setelah seluruh pihak yang menyebabkan penderitaannya berhasil ia tumbangkan, Gi-jun akhirnya menemui akhir hidupnya dalam kesendirian.
Peristiwa tragis tersebut memaksa Gi‑jun kembali turun ke medan konflik berdarah yang telah lama ia tinggalkan. Tanpa ragu, ia menarik kembali dirinya ke tengah-tengah pusaran kekuasaan dua sindikat besar, Juwoon Group dan Bongsan Group, yang dulunya pernah terlibat dalam gencatan senjata yang ia bantu jembatani.
Semakin dalam Gi-jun menyelidiki, ia menemukan kenyataan yang jauh lebih kelam. Di mana otak di balik pembunuhan tersebut ternyata adalah Gu Jun-mo, putra dari salah satu tokoh penting dalam Bongsan Group. Gi-jun juga menemukan bahwa Lee Geum-son, seorang jaksa ambisius sekaligus pewaris Juwoon Group, turut memainkan peran penting dalam memanipulasi situasi demi memperkuat kekuasaannya di balik layar.
Gi‑seok sendiri, sebelum kematiannya, sedang berada di jalur untuk menjadi pewaris kekuasaan Juwoon Group, posisi yang membuatnya terjebak dalam politik kotor dan pengkhianatan di tubuh organisasi. Marah dan diliputi rasa kehilangan mendalam, Gi‑jun menyatakan bahwa perjanjian damai yang dibuat 11 tahun silam kini telah berakhir.
Baca Juga: Sinopsis Drama Korea Tastefully Yours, Kisah Romansa di Balik Keajaiban Kuliner
Didorong oleh kehilangan, pengkhianatan, dan rasa bersalah yang belum sembuh, Gi-jun pun memulai rangkaian aksi balas dendam yang brutal dan tanpa kompromi. Ia menelusuri setiap pelaku, menghancurkan satu per satu pihak yang terlibat dalam konspirasi pembunuhan adiknya, mulai dari kaki tangan organisasi hingga para tokoh sentral seperti Geum-son dan Jun-mo.
Dalam salah satu adegan paling emosional dan penuh tekanan, Gi-jun menghadapi Geum-son dalam pertarungan akhir yang menandai babak penutup dari misinya. Setelah seluruh pihak yang menyebabkan penderitaannya berhasil ia tumbangkan, Gi-jun akhirnya menemui akhir hidupnya dalam kesendirian.
Lihat Juga :