Tupai dan Bajing Serupa Tapi Tak Sama? Begini Cara Membedakannya

Jum'at, 13 Juni 2025 - 04:30 WIB
loading...
Tupai dan Bajing Serupa...
Tupai dan Bajing berasal dari ordo yang berbeda dan memiliki perilaku serta karakteristik fisik yang cukup kontras. Foto/vetmed.wisc.edu.
A A A
JAKARTA - Meski kerap disamakan karena bentuk tubuh yang serupa dan sama-sama hidup di pepohonan, tupai dan bajing ternyata berasal dari ordo yang berbeda dan memiliki perilaku serta karakteristik fisik yang cukup kontras.

Koordinator Laboratorium Mikrobiologi dan Imunologi yang juga sebagai Peneliti Pusat Studi Satwa Primata (PSSP) IPB University Maryati Surya, mengungkap secara rinci perbedaan antara dua hewan kecil ini yang sering disalahpahami masyarakat.

Baca juga: Spesies Baru Tupai Pemakan Daging Ditemukan

Maryati menjelaskan bahwa tupai atau treeshrew (Tupaia) adalah mamalia kecil dari ordo Scandentia. Hewan ini memiliki tubuh menyerupai bajing, tetapi merupakan omnivora yang memangsa serangga, kutu, hewan kecil lainnya, serta buah dan biji-bijian.

“Secara taksonomi, Tupai berbeda jauh dari bajing. Tupai berasal dari ordo Scandentia yang terdiri dari dua famili, yaitu Tupaiidae yang aktif di siang hari (diurnal) dan Ptilocercidae yang aktif di malam hari (nokturnal),” jelasnya, melalui siaran pers, Jumat (13/6/2025).

Tupai, lanjutnya, menyebar di wilayah tropis mulai dari India hingga Filipina, termasuk Indonesia, dari Sumatera, Jawa, Bali sampai Kalimantan. Mereka dapat hidup secara arboreal (di pohon) maupun terestrial (di tanah), dan lebih suka lingkungan hutan tropis serta area perkebunan.

Baca juga: Tupai Pelangi Raksasa Asal India Punya Bulu Warna-warni, Disebut Spesies Terbesar di Dunia

Secara fisik, tupai memiliki tubuh kecil dengan berat antara 45 hingga 350 gram dan panjang tubuh 12 sampai 21 cm. “Tupai memiliki moncong yang lebih menonjol dan wajah yang lebih tirus dibanding bajing, mirip celurut,” kata Dr Maryati. Ia juga menambahkan bahwa tupai bersifat soliter dan monogami, serta jarang mendekati manusia.

Sementara itu, bajing berasal dari ordo Rodentia, famili Sciuridae, yang mencakup hewan pengerat kecil hingga sedang. Tidak seperti tupai yang omnivora, bajing bersifat herbivora, mengonsumsi kacang-kacangan, buah, dan biji-bijian.

Baca juga: Punya Rumbai Ekor Indah, Tupai dari Kalimantan Ini Dijuluki Vampir Pembunuh Rusa

“Bajing lebih mudah ditemukan di lingkungan yang dekat dengan manusia dan sering dianggap sebagai hama karena makanannya,” ujar Dr Maryati. Ia menyebutkan bahwa bajing memiliki ciri khas ekor panjang dan lebat yang melengkung ke atas, serta kepala bulat dengan pipi dan mata besar.

Bajing juga hidup dalam kelompok dan aktif secara sosial, berbeda dari tupai yang cenderung menyendiri. Ukuran bajing pun bervariasi, dari jenis terkecil dengan panjang sekitar 10–14 cm hingga bajing besar seperti marmot yang beratnya bisa mencapai lebih dari 8 kilogram.

Melalui penjelasan ini, Dr Maryati berharap masyarakat dapat lebih memahami dan membedakan antara tupai dan bajing, sehingga tidak salah kaprah dalam mengenali dan memperlakukan kedua spesies ini.

“Kita perlu memahami perbedaan ini, apalagi dalam konteks konservasi dan interaksi dengan satwa liar,” ucapnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Tidak Semua Daging Wagyu...
Tidak Semua Daging Wagyu di Indonesia Asli Jepang, Pakar Beberkan Ciri dan Cara Ceknya
Jangan Asal Tinggal!...
Jangan Asal Tinggal! Ini 5 Tips Menjaga Hewan Peliharaan Tetap Aman Saat Mudik Lebaran
Viral! Wanita di China...
Viral! Wanita di China Ini Kumpulkan Sisa Makanan Pernikahan untuk Ratusan Kucing Liar
Bahaya Mikroplastik...
Bahaya Mikroplastik Mengintai Ibu Hamil: Penelitian Ungkap Paparan Hingga ke Janin
Tempe hingga Kimchi,...
Tempe hingga Kimchi, Ini Alasan Makanan Fermentasi Baik untuk Tubuh
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Distribusi MBG Dinilai...
Distribusi MBG Dinilai Bermasalah, Pakar IPB Tawarkan Solusi Berbasis KIP dan KIS
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Rekomendasi
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Berita Terkini
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
Sinopsis The Fallen...
Sinopsis The Fallen Fighter Returns, Kisah Petinju yang Bangkit Setelah Dikhianati
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved