Pakai Termos yang Sama 10 Tahun, Pria Ini Meninggal Akibat Keracunan Logam Berat

Sabtu, 21 Juni 2025 - 09:00 WIB
loading...
Pakai Termos yang Sama...
Seorang pria di Taiwan dilaporkan meninggal dunia akibat keracunan logam berat yang diduga berasal dari termos berkarat yang telah ia gunakan selama 10 tahun. Foto/iStock Photo Dmytro Melnyk
A A A
JAKARTA - Seorang pria di Taiwan dilaporkan meninggal dunia akibat keracunan logam berat yang diduga berasal dari termos berkarat yang telah ia gunakan setiap hari selama 10 tahun. Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan dijadikan peringatan serius oleh pakar kesehatan.

Dilansir dari Oddity Central, Sabtu (21/6/2025), menurut laporan media Taiwan, pria tersebut mulai merasakan gangguan kesehatan sekitar satu tahun sebelum meninggal dunia.

Ia mengalami penurunan kondisi yang signifikan hingga akhirnya didiagnosis mengalami infeksi paru-paru parah. Hasil tes darah menunjukkan bahwa tubuhnya telah terpapar kadar logam berat yang tinggi, salah satunya diduga timbal.

Dokter kemudian menyelidiki sumber kontaminasi logam berat tersebut. Hasilnya, mereka menemukan bahwa pria ini selama 10 tahun terakhir rutin menggunakan termos yang sama, meski sudah menunjukkan tanda-tanda karat dan kerusakan pada lapisan dalamnya.

Baca Juga: 5 Daun untuk Asam Lambung Tinggi, Nomor 2 Banyak Ditanam di Halaman Rumah

Pria yang tidak diketahui namanya itu dilaporkan tetap menggunakan termosnya untuk menyimpan minuman sehari-hari. Termasuk yang bersifat asam seperti teh, kopi, jus, bahkan minuman bersoda.

Ironisnya, meskipun menyadari adanya karat pada permukaan bagian dalam termos, pria tersebut hanya membersihkannya dengan membilas seperti biasa dan tidak mengganti wadahnya. Padahal, jenis termos tersebut kemungkinan tidak terbuat dari bahan tahan karat seperti baja stainless 304 yang aman untuk penggunaan jangka panjang.

Dokter menduga, racun dari logam berat seperti timbal mulai masuk ke tubuhnya secara perlahan melalui minuman yang dikonsumsi setiap hari. Minuman asam diketahui dapat mempercepat proses pelepasan logam dari permukaan berkarat, memperburuk kondisi paparan.

Pada saat pasien datang ke rumah sakit, kerusakan pada sistem imun sudah terlalu parah, dan ia akhirnya meninggal dunia akibat komplikasi dari pneumonia yang tidak dapat ditangani. Kasus ini kini dijadikan peringatan publik oleh otoritas kesehatan di Taiwan. Para ahli menyarankan masyarakat untuk:

Baca Juga: Benarkah Kentang Hijau dan Bertunas Itu Beracun? Pakar IPB Jelaskan Faktanya

1. Menghindari penggunaan termos yang sudah berkarat atau rusak.

2. Memastikan termos yang digunakan terbuat dari bahan aman seperti baja tahan karat 304.

3. Tidak menyimpan minuman asam atau berkarbonasi terlalu lama dalam termos.

4. Membersihkan termos secara menyeluruh dan teratur.

5. Mengganti termos setelah 2–3 tahun pemakaian intensif.

Tragedi ini menjadi pengingat penting bahwa benda sehari-hari seperti termos, jika tidak dirawat dan diganti sesuai kebutuhan, bisa menjadi sumber bahaya laten bagi kesehatan.

Baca Juga: 5 Cara Menikmati Sayuran agar Imun Tubuh Tetap Kuat Saat Musim Pancaroba
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Dokter Ungkap Penyebab...
Dokter Ungkap Penyebab Bau Kaki yang Sebenarnya, Ternyata Bukan Karena Keringat
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Keluarga Roy Suryo dan...
Keluarga Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ajukan Penangguhan Penahanan
Dilimpahkan ke Kejari...
Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Roy Suryo: Allahu Akbar, Terus Semangat!
Berita Terkini
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Gaya Hidup Sehat Masyarakat...
Gaya Hidup Sehat Masyarakat Urban: Intip Keseruan Summer Wellness Club 2026 di Kuningan City Mall
Pihak Ruben Onsu Pertanyakan...
Pihak Ruben Onsu Pertanyakan Klaim Rumah Sarwendah: Mengapa Cicilan Masih Dibayar Ruben?
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Tren Inside-Out Nutricosmetics,...
Tren Inside-Out Nutricosmetics, Solusi Cerdas Perempuan Modern Atasi Penuaan Dini
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Infografis
10 Pengusaha Sukses...
10 Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis di Usia 50 Tahun ke Atas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved