Kylian Mbappe Dilarikan ke RS Akibat Gastroenteritis, Ini Gejala dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai
Jum'at, 20 Juni 2025 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
2. Diare berulang
3. Kram perut dan nyeri
4. Demam ringan hingga sedang
5. Kelelahan dan dehidrasi
Dalam kasus Mbappe, gejala mulai dirasakan sejak awal masa latihan di Madrid, ditandai dengan perut kembung, demam, serta hilangnya nafsu makan. Ia bahkan absen dalam sesi latihan terbuka pada hari Selasa.
Kondisinya terus menurun hingga akhirnya tim medis memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit pada Rabu malam, dan dipastikan absen dari pertandingan penyisihan grup melawan Pachuca.
Baca Juga: Usus Sehat, Hidup Lebih Kuat: 5 Alasan Mengapa Pencernaan Layak Jadi Prioritas
Bagi orang biasa, gastroenteritis umumnya sembuh dalam beberapa hari dengan cukup istirahat dan asupan cairan. Namun bagi atlet elit seperti Mbappe, gangguan ini bisa sangat mengganggu performa. Dehidrasi, kehilangan elektrolit, dan lemahnya daya tahan tubuh bisa berdampak langsung pada stamina, koordinasi otot, hingga konsentrasi di lapangan.
Penanganan gastroenteritis sebagian besar bersifat suportif:
3. Kram perut dan nyeri
4. Demam ringan hingga sedang
5. Kelelahan dan dehidrasi
Dalam kasus Mbappe, gejala mulai dirasakan sejak awal masa latihan di Madrid, ditandai dengan perut kembung, demam, serta hilangnya nafsu makan. Ia bahkan absen dalam sesi latihan terbuka pada hari Selasa.
Kondisinya terus menurun hingga akhirnya tim medis memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit pada Rabu malam, dan dipastikan absen dari pertandingan penyisihan grup melawan Pachuca.
Baca Juga: Usus Sehat, Hidup Lebih Kuat: 5 Alasan Mengapa Pencernaan Layak Jadi Prioritas
Mengapa Gastroenteritis Bisa Berbahaya bagi Atlet?
Bagi orang biasa, gastroenteritis umumnya sembuh dalam beberapa hari dengan cukup istirahat dan asupan cairan. Namun bagi atlet elit seperti Mbappe, gangguan ini bisa sangat mengganggu performa. Dehidrasi, kehilangan elektrolit, dan lemahnya daya tahan tubuh bisa berdampak langsung pada stamina, koordinasi otot, hingga konsentrasi di lapangan.
Cara Penanganan dan Pencegahan Gastroenteritis
Penanganan gastroenteritis sebagian besar bersifat suportif:
Lihat Juga :