Club Culture Indonesia Naik Level Berkat Musik Lokal yang Kompetitif
Senin, 23 Juni 2025 - 20:55 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Deretan musik lokal Indonesia kini tidak hanya mengisi panggung festival dan tangga lagu digital, tapi juga mulai mendominasi serta mengambil ruang paling dinamis dalam dunia hiburan malam.
Hal ini tak lepas dari hadirnya musik elektronik lokal yang makin kompetitif, dengan Whisnu Santika sebagai salah satu motor penggeraknya.
Sebagai DJ dan produser, Whisnu Santika dikenal sebagai pionir genre Indonesian Bounce, gaya musik elektronik yang memadukan baile funk, breakbeat, dan sentuhan ritmis khas Indonesia jadi ciri khas panggungnya.
Melalui genre ini, dia pun ingin membuktikan bahwa karya lokal bisa berdiri sejajar dengan produksi internasional dan membentuk identitas sendiri di dalam club culture yang selama ini lebih banyak diwarnai oleh musik luar negeri.
“Jaman dulu, klub di Indonesia banyak dipenuhi lagu dari luar. Tapi sekarang, lagu-lagu kita sendiri mulai jadi andalan DJ. Dan itu terjadi karena kualitas produksinya sudah naik level,” kata Whisnu kepada SINDOnews, belum lama ini.
Dia menambahkan bahwa kunci dari perubahan ini adalah keberanian musisi lokal untuk bereksperimen dan berkolaborasi lintas genre.
Hal ini tak lepas dari hadirnya musik elektronik lokal yang makin kompetitif, dengan Whisnu Santika sebagai salah satu motor penggeraknya.
Sebagai DJ dan produser, Whisnu Santika dikenal sebagai pionir genre Indonesian Bounce, gaya musik elektronik yang memadukan baile funk, breakbeat, dan sentuhan ritmis khas Indonesia jadi ciri khas panggungnya.
Melalui genre ini, dia pun ingin membuktikan bahwa karya lokal bisa berdiri sejajar dengan produksi internasional dan membentuk identitas sendiri di dalam club culture yang selama ini lebih banyak diwarnai oleh musik luar negeri.
“Jaman dulu, klub di Indonesia banyak dipenuhi lagu dari luar. Tapi sekarang, lagu-lagu kita sendiri mulai jadi andalan DJ. Dan itu terjadi karena kualitas produksinya sudah naik level,” kata Whisnu kepada SINDOnews, belum lama ini.
Dia menambahkan bahwa kunci dari perubahan ini adalah keberanian musisi lokal untuk bereksperimen dan berkolaborasi lintas genre.
Lihat Juga :