10 Negara dengan Jumlah Laki-laki Lebih Banyak daripada Perempuan

Sabtu, 28 Juni 2025 - 07:00 WIB
loading...
10 Negara dengan Jumlah...
Negara dengan jumlah laki-laki lebih banyak daripada perempuan ternyata tidak hanya dipengaruhi oleh rasio kelahiran alami. Tetapi juga imigrasi tenaga kerja. Foto/iStock Photo Rawpixel
A A A
JAKARTA - Negara dengan jumlah laki-laki lebih banyak daripada perempuan ternyata tidak hanya dipengaruhi oleh rasio kelahiran alami. Tetapi juga oleh arus besar imigrasi tenaga kerja.

Beberapa negara mencatat ketimpangan gender yang signifikan karena banyaknya laki-laki dewasa yang datang untuk bekerja. Terutama di sektor konstruksi, pariwisata, dan industri berat.

Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Maladewa menjadi contoh negara dengan persentase laki-laki tertinggi di dunia. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai lebih dari 60 persen dari total populasi.

Berikut daftar negara dengan jumlah laki-laki lebih banyak ketimbang perempuan dilansir dari World Atlas, Sabtu (28/6/2025).

10 Negara dengan Jumlah Laki-laki Lebih Banyak daripada Perempuan



Baca Juga: 10 Negara dengan Jumlah Perempuan Lebih Banyak daripada Laki-laki

1. Qatar – 71,52 Persen


Qatar menempati posisi teratas dengan lebih dari 71 persen penduduknya adalah laki-laki. Ketidakseimbangan ini didorong oleh masuknya ratusan ribu pekerja asing, utamanya dari India dan Nepal, yang datang untuk mengisi pekerjaan sektor konstruksi dan layanan.

Persiapan besar-besaran untuk Piala Dunia 2022 mempercepat arus masuk tenaga kerja pria. Namun, banyak dari mereka mengalami masalah ketenagakerjaan seperti penahanan paspor dan pencurian upah.

2. Uni Emirat Arab – 64,01 Persen


Dengan 64,01 persen penduduk berjenis kelamin laki-laki, Uni Emirat Arab (UEA) menjadi negara kedua dengan ketimpangan gender tertinggi. Sekitar 88 persen populasinya adalah imigran, mayoritas pria usia produktif yang bekerja di berbagai sektor, terutama konstruksi dan layanan.

Penduduk laki-laki juga lebih dominan dalam angkatan kerja, yaitu 93 persen dibandingkan hanya 55 persen perempuan.

3. Maladewa – 62,10 Persen


Negara kepulauan ini mengalami lonjakan populasi pria karena masuknya tenaga kerja asing. Tahun 2021 mencatat lebih dari 180.000 migran, di mana 89 persen di antaranya adalah pria.

Selain angka kelahiran yang sedikit condong ke laki-laki, sektor pariwisata, konstruksi, dan perikanan terus menarik imigran laki-laki dari negara tetangga.

4. Oman – 62,08 Persen


Oman mengalami lonjakan besar dalam jumlah pria sejak dua dekade terakhir. Proyek-proyek besar infrastruktur dan eksplorasi energi menarik imigran dari Bangladesh, India, dan Pakistan.

Meski kini Oman mulai membatasi tenaga kerja asing demi memprioritaskan warganya, warisan demografisnya masih terlihat jelas.

5. Bahrain – 62,08 Persen


Bahrain mencatat rasio gender yang hampir identik dengan Oman. Hampir setengah dari populasinya merupakan imigran, dan mayoritas dari mereka adalah pria dewasa tanpa keluarga.

Kondisi kerja bagi pekerja migran kerap menjadi sorotan karena adanya laporan penyalahgunaan hingga penahanan dokumen.

Baca Juga: 10 Negara dengan Jumlah Perempuan Pekerja Terbanyak di Dunia

6. Kuwait – 61,16 Persen


Sebanyak 78 persen tenaga kerja di Kuwait adalah imigran, dan mereka mendominasi komposisi gender di negara ini. Dari industri minyak hingga infrastruktur, Kuwait telah lama bergantung pada migran pria.

Namun, reformasi kebijakan keimigrasian belakangan ini mungkin akan memengaruhi tren gender di masa mendatang.

7. Arab Saudi – 60,65 Persen


Seiring ambisi besar dalam pembangunan ekonomi dan transformasi infrastruktur, Arab Saudi menyerap banyak tenaga kerja asing. Terutama dari negara-negara Arab lain.

Migran laki-laki membentuk sekitar 76 persen dari total populasi asing di sana, menjadikan negara ini salah satu dengan ketimpangan gender terbesar di dunia.

8. Seychelles – 55,18 Persen


Di negara kepulauan kecil ini, imigrasi berpengaruh besar terhadap struktur penduduk. Dengan populasi hanya sekitar 120.000 jiwa, masuknya lebih dari 13.000 imigran, 70 persen di antaranya pria, menciptakan rasio gender yang timpang. Pariwisata dan perikanan adalah sektor penyerapan tenaga kerja utama di sini.

9. Palau – 53,90 Persen


Palau, negara kecil di Oseania, memiliki salah satu rasio pria tertinggi. Sebanyak 28 persen dari penduduknya adalah imigran, dengan mayoritas bekerja di sektor perikanan dan pariwisata.

Daya tarik ekonomi negara ini dibanding negara tetangga seperti Filipina mendorong kedatangan pria pencari kerja.

10. Bhutan – 53,50 Persen


Meskipun Bhutan relatif tertutup dan terpencil, negara ini tetap mengalami ketimpangan gender. Dari sekitar 54.000 imigran di negara tersebut, hanya sekitar 8.000 yang perempuan. Sebagian besar migran pria terlibat dalam proyek-proyek pembangunan dan pertanian.

Baca Juga: 10 Negara dengan Ukuran Kaki Terbesar di Dunia, Jerman Nomor Satu
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sentuhan Empati Pemimpin...
Sentuhan Empati Pemimpin Perempuan dalam Transformasi Industri Keuangan
Percaya Wanita, Ruang...
Percaya Wanita, Ruang Aman Perempuan Indonesia
Sentuhan Kemanusiaan...
Sentuhan Kemanusiaan di Wilayah Bencana: Fokus pada Kesehatan Mental dan Kebangkitan Usaha Perempuan
Arsitek Narasi: Mendefinisikan...
Arsitek Narasi: Mendefinisikan Ulang Makna Ruang Aman bagi Perempuan
Menikah Tak Lagi Prioritas,...
Menikah Tak Lagi Prioritas, Morgan Stanley: 45% Perempuan Pilih Single dan Child Free pada 2023
Semifinal Ready, Set,...
Semifinal Ready, Set, Slay Tegaskan Kecantikan Bukan Hanya dari Penampilan Luar
Timnas Qatar Hancur-hancuran...
Timnas Qatar Hancur-hancuran di Piala Dunia 2026, Netizen Indonesia Singgung Hukum Karma
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Rekomendasi
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Berita Terkini
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Ultah ke-34, Ayu Ting...
Ultah ke-34, Ayu Ting Ting Pamer Momen Romantis Bareng Kevin Gusnadi
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV Buka Jalan Penyanyi Dangdut Daerah Menuju Panggung Nasional
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved