Anji Sindir Sistem Royalti Musik: Piyu Dapat Rp100 Ribu, Saya Nol
Jum'at, 27 Juni 2025 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
“Piyu aja masih dapat Rp100 ribu. Saya nol rupiah,” jelasnya.
Anji mengungkapkan bahwa lagu-lagu ciptaannya, seperti Merindukanmu yang dipopulerkan D’Masiv, Berpisah Itu Mudah yang dibawakan Rizky Febian dan Mikha Tambayong, hingga karya-karya lain yang dinyanyikan oleh Lyodra, Cynthia Gabriela, dan Judika, sejauh ini tidak pernah memberikan penghasilan royalti performing rights kepadanya.
“Dapat nol dari lagu yang waktu sama Drive, terus Merindukanmu sama D'Masiv, Berpisah Itu Mudah sama Rizky Febian yang Mikha Tambayong, lalu juga yang dari Lyodra, dari Cynthia Gabriela, dari Judika yang Putus Satu Terus, dan lain-lain. Saya dapat nol rupiah, cuma-cuma," ujarnya.
Ia menilai bahwa permasalahan ini bukan sekadar soal regulasi yang tidak jelas, melainkan juga soal etika, komunikasi, dan penghargaan terhadap pencipta karya. Bagi Anji, solusi bukan hanya berada di meja hukum, tetapi juga di ruang dialog antar pelaku industri musik.
Baca Juga: Rilis 'Selamat Datang di Realita', Anji Hadirkan Video Klip dan Lirik nan Menyentuh Hati
“Ada empati, etika, pengertian, gitu. Kalau misalnya kita bicara dari sisi undang-undang, dari sisi aturan, nggak ketemu. Karena memang aturannya abu-abu," ungkapnya.
Anji mengungkapkan bahwa lagu-lagu ciptaannya, seperti Merindukanmu yang dipopulerkan D’Masiv, Berpisah Itu Mudah yang dibawakan Rizky Febian dan Mikha Tambayong, hingga karya-karya lain yang dinyanyikan oleh Lyodra, Cynthia Gabriela, dan Judika, sejauh ini tidak pernah memberikan penghasilan royalti performing rights kepadanya.
“Dapat nol dari lagu yang waktu sama Drive, terus Merindukanmu sama D'Masiv, Berpisah Itu Mudah sama Rizky Febian yang Mikha Tambayong, lalu juga yang dari Lyodra, dari Cynthia Gabriela, dari Judika yang Putus Satu Terus, dan lain-lain. Saya dapat nol rupiah, cuma-cuma," ujarnya.
Ia menilai bahwa permasalahan ini bukan sekadar soal regulasi yang tidak jelas, melainkan juga soal etika, komunikasi, dan penghargaan terhadap pencipta karya. Bagi Anji, solusi bukan hanya berada di meja hukum, tetapi juga di ruang dialog antar pelaku industri musik.
Baca Juga: Rilis 'Selamat Datang di Realita', Anji Hadirkan Video Klip dan Lirik nan Menyentuh Hati
“Ada empati, etika, pengertian, gitu. Kalau misalnya kita bicara dari sisi undang-undang, dari sisi aturan, nggak ketemu. Karena memang aturannya abu-abu," ungkapnya.
Lihat Juga :