Makna Pencerahan dalam Karya Zeta Ranniry: Lukisan Emosional di Atas Keramik Glasir
Minggu, 29 Juni 2025 - 17:30 WIB
loading...
Sun Power Ceramics menggandeng perupa muda Zeta Ranniry dalam kolaborasi unik yang memadukan seni rupa dengan material keramik premium di ICE BSD. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sun Power Ceramics menggandeng perupa muda Zeta Ranniry dalam kolaborasi unik yang memadukan seni rupa dengan material keramik premium. Kolaborasi ini diwujudkan dalam program live painting dan sesi wicara seniman yang digelar di ICE BSD pada awal Juli 2025, dalam rangkaian acara Material, Architecture & Interior Exhibition 2025.
Zeta, yang dikenal lewat partisipasinya dalam pameran bergengsi seperti ArtJog dan Art Jakarta, serta pengalaman berpameran internasional di Taiwan dan Malaysia, kini membawa ekspresi artistiknya ke medium baru, keramik glasir.
"Saya seperti dipertemukan sesuatu yang besar dari semesta, sekaligus semacam pengenalan tentang material anyar tentang keramik glasir eksklusif," kata Zeta dikutip dari siaran resminya, Minggu (29/6/2025).
Kolaborasi ini menghadirkan karya-karya personal Zeta yang langsung dicetak di permukaan keramik, menciptakan interaksi antara seni dan ruang hidup. Melalui koleksi terbarunya, Zeta memperlihatkan perjalanan batin dan refleksi diri secara mendalam, membuka lapisan demi lapisan pencarian jati diri yang ia anggap sebagai proses menuju pencerahan.
Baca Juga: Science and Art 8.0 Pamerkan Lukisan Tokoh Ilmuwan Indonesia dan Dunia
![Makna Pencerahan dalam Karya Zeta Ranniry: Lukisan Emosional di Atas Keramik Glasir]()
Foto/istimewa
Salah satu karya kuncinya berjudul The State of Enlightments, merupakan representasi atas proses internal menuju kematangan emosional dan spiritual.
“Salah satu karya saya sebagai contoh, The State of Elightments, adalah proses pemantapan diri menuju kedewasaan. Yakni, pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri, yang bisa diartikan simbol tentang pencapaian atas konsentrasi yang menghasilkan keteguhan hati," jelas Zeta.
Sun Power Ceramics menyambut kolaborasi ini sebagai bentuk penyatuan antara nilai estetika dan fungsi.
"Setiap tile bukan hanya sekadar elemen interior, tapi juga karya seni yang membawa narasi, emosi, dan ekspresi. Kolaborasi dengan Zeta adalah bentuk nyata dari seni yang hidup dalam ruang, memperkuat pesan bahwa estetika dan fungsi bisa menyatu dalam sebuah karya," ujar tim manajemen Sun Power.
Baca Juga: Denny JA Ciptakan Genre Lukisan Imajinasi Nusantara, Tokoh Dunia Pakai Batik
Mereka juga menekankan bahwa keramik yang digunakan merupakan hasil teknologi glasir Italia berpadu dengan material Eropa berkualitas tinggi, menghasilkan desain eksklusif yang cocok untuk interior maupun eksterior.
Zeta, yang saat ini masih menempuh pendidikan seni di Bandung, kerap menyisipkan simbol-simbol reflektif dalam lukisannya. Ia mengeksplorasi mudra, gestur tangan dalam tradisi Buddha, sebagai bagian dari komposisi visual yang sarat makna.
Dalam beberapa karyanya, terlihat penggunaan Hakini Mudra untuk meningkatkan konsentrasi dan integrasi pikiran, Uttarabodhi Mudra untuk kepercayaan diri dan kesadaran, hingga Dhyana Mudra untuk pencapaian kondisi meditasi mendalam.
Melalui eksplorasi ini, Zeta tak hanya mengajak para apresian menyelami karya visualnya, tapi juga memperlihatkan proses kontemplatif yang ia jalani dalam keseharian.
Baca Juga: Lukisan Raden Saleh Muncul di Video Musik Don't Say You Love Me Jin BTS, Ini Maknanya
Acara live painting pada 5 Juli 2025 mendatang menjadi momen istimewa bagi para pengunjung, mulai dari desainer interior, arsitek, hingga pecinta seni yang ingin menyaksikan langsung proses kreatif Zeta. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa keramik pun dapat menjadi kanvas emosional yang memuat refleksi diri dan energi spiritual seorang seniman muda yang tengah menapaki proses pencarian makna.
Zeta, yang dikenal lewat partisipasinya dalam pameran bergengsi seperti ArtJog dan Art Jakarta, serta pengalaman berpameran internasional di Taiwan dan Malaysia, kini membawa ekspresi artistiknya ke medium baru, keramik glasir.
"Saya seperti dipertemukan sesuatu yang besar dari semesta, sekaligus semacam pengenalan tentang material anyar tentang keramik glasir eksklusif," kata Zeta dikutip dari siaran resminya, Minggu (29/6/2025).
Kolaborasi ini menghadirkan karya-karya personal Zeta yang langsung dicetak di permukaan keramik, menciptakan interaksi antara seni dan ruang hidup. Melalui koleksi terbarunya, Zeta memperlihatkan perjalanan batin dan refleksi diri secara mendalam, membuka lapisan demi lapisan pencarian jati diri yang ia anggap sebagai proses menuju pencerahan.
Baca Juga: Science and Art 8.0 Pamerkan Lukisan Tokoh Ilmuwan Indonesia dan Dunia

Foto/istimewa
Salah satu karya kuncinya berjudul The State of Enlightments, merupakan representasi atas proses internal menuju kematangan emosional dan spiritual.
“Salah satu karya saya sebagai contoh, The State of Elightments, adalah proses pemantapan diri menuju kedewasaan. Yakni, pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri, yang bisa diartikan simbol tentang pencapaian atas konsentrasi yang menghasilkan keteguhan hati," jelas Zeta.
Sun Power Ceramics menyambut kolaborasi ini sebagai bentuk penyatuan antara nilai estetika dan fungsi.
"Setiap tile bukan hanya sekadar elemen interior, tapi juga karya seni yang membawa narasi, emosi, dan ekspresi. Kolaborasi dengan Zeta adalah bentuk nyata dari seni yang hidup dalam ruang, memperkuat pesan bahwa estetika dan fungsi bisa menyatu dalam sebuah karya," ujar tim manajemen Sun Power.
Baca Juga: Denny JA Ciptakan Genre Lukisan Imajinasi Nusantara, Tokoh Dunia Pakai Batik
Mereka juga menekankan bahwa keramik yang digunakan merupakan hasil teknologi glasir Italia berpadu dengan material Eropa berkualitas tinggi, menghasilkan desain eksklusif yang cocok untuk interior maupun eksterior.
Zeta, yang saat ini masih menempuh pendidikan seni di Bandung, kerap menyisipkan simbol-simbol reflektif dalam lukisannya. Ia mengeksplorasi mudra, gestur tangan dalam tradisi Buddha, sebagai bagian dari komposisi visual yang sarat makna.
Dalam beberapa karyanya, terlihat penggunaan Hakini Mudra untuk meningkatkan konsentrasi dan integrasi pikiran, Uttarabodhi Mudra untuk kepercayaan diri dan kesadaran, hingga Dhyana Mudra untuk pencapaian kondisi meditasi mendalam.
Melalui eksplorasi ini, Zeta tak hanya mengajak para apresian menyelami karya visualnya, tapi juga memperlihatkan proses kontemplatif yang ia jalani dalam keseharian.
Baca Juga: Lukisan Raden Saleh Muncul di Video Musik Don't Say You Love Me Jin BTS, Ini Maknanya
Acara live painting pada 5 Juli 2025 mendatang menjadi momen istimewa bagi para pengunjung, mulai dari desainer interior, arsitek, hingga pecinta seni yang ingin menyaksikan langsung proses kreatif Zeta. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa keramik pun dapat menjadi kanvas emosional yang memuat refleksi diri dan energi spiritual seorang seniman muda yang tengah menapaki proses pencarian makna.
(dra)
Lihat Juga :